"diangkat ke mana pluem, ku bantu"
pluem menoleh saat mendengar suara yang tidak asing namun juga tidak begitu di kenalinya.
meletakkan kembali kardus yang hendak diangkatnya, pluem berusaha mengingat siapa anak yang sedang berjalan menghampirinya itu
"lupa denganku? baru juga aku lulus belum ada setahun, pluem"
"ah, kak ... luke?"
"joss"
"oh, kak joss, sorry. sering ketuker kalian berdua"
"perasaan aku sama luke beda jauh deh"
pluem hanya tersenyum sembari menunjuk beberapa kotak "itu di angkat ke sana kak. kak joss bisa bawa tiga sekaligus kan? makasih kak"
pluem kembali membungkuk, mengangkat satu kotak yang tersisa kemudian berjalan mendahului.
joss hanya bisa menghela nafas sebelum akhirnya mengikuti pluem dengan tiga kotak yang lumayan berat di tangannya.
"lho, kak joss" sapa fluke "sorry kak, jadi harus bantuin"
"hmm"
"kalau begitu, meja yang itu sekalian di pindah ke dalam ya kak, terus kursi yang di depan pintu itu dibawa dan disusun sekalian di aula"
joss mengangkat satu alisnya memperhatikan fluke yang berseru pada mike mengenai perlengkapan lain. joss jarang berinteraksi dengan angkatan yang pernah di ospeknya itu, tapi ingatannya akan masalah yang bermunculan saat ospek karena tingkah laku beberapa anak yang termasuk di dalamnya masih segar
"pantesan angkatan ini pada nge-fan sama si oau, kelakuannya kayak gini semua"
berdecak sedikit kesal, joss akhirnya mengerjakan permintaan fluke. setelah mendorong meja, dia masih harus bolak balik beberapa kali untuk membawa kursi ke aula untuk acara besok.
festival tahunan untuk memperingati hari ulang tahun universitas itu sudah beberapa kali joss ikuti saat menjadi mahasiswa. dan memang banyak alumni, terutama yang baru saja lulus dan masih belum bekerja biasanya akan datang untuk membantu persiapan.
meskipun biasanya alumni yang sukarela seperti ini adalah mantan pengurus kampus atau mantan hazer.
joss sendiri merupakan mantan hazer
"lho, kak joss disini? dicariin sama kak guy padahal di depan"
joss yang masih sibuk mengatur kursi menghentikan kegiatannya untuk melihat siapa yang datang
"oh, kamu, guin"
"hmm, aku di suruh pluem ngurusin yang di aula. kukira nggak ada orang, ada kak joss ternyata"
"hmm" guman joss sembari mengumpat pluem di dalam hati.
anak itu, tampilan luarnya saja kalem dan alim. tapi ternyata kalau sudah kenal sifatnya sangat menguji kesabaran orang.
"sialan si pluem. katanya nggak marah, ini balas dendam pasti" kata joss pada dirinya sendiri
"apa kak?"
"hah? oh, nggak. nggak papa. oiya, kamu lihat oaujun? daritadi aku belum ketemu dia"
"kak oau, tadi sempat papasan sih, tapi nggak tahu tuh dimana sekarang. mau kupanggilkan?"
"nggak usah" sahut joss segera "ntar juga paling ketemu habis ini. aku selesaikan ini dulu, ntar tak ke base"
gawin tersenyum melihat joss kembali mengatur kursi tanpa protes. sebagai salah satu anak yang pernah di ospek oleh joss, image seniornya itu terkesan galak. bahkan dulu joss sempat terpilih sebagai senior yang paling menakutkan bahkan melebihi guy yang menjabat sebagai ketua hazer.
KAMU SEDANG MEMBACA
spesial chapter
Fanfictioncompilation untold story from my au. here is just some hidden story like fake chat, just in paragraphs. contain story from: 1. the kid ship (KS) 2. fake love (FL)
