iya saya baru saja selesai nonton conan movie 25.
👮👮👮
"kereeennn banget barusan, terutama matsuda" kata drake yang berjalan paling depan
"ah, kenapa di conan bagian publik bisa keren gitu ya, di kita nyebelin" sahut janhae
"namanya juga dunia nyata, beda lah" sela chimon
"apa bukan kamu nge fans sama zero jadi kelihatan nya keren?" kata puimek
"kayaknya memang zero nya yang keren bukan bagian publik nya" tambah fiat setuju
"btw, tadi aku nggak nangkep yang pakai bahasa rusia" frank berpaling pada teman temannya "teks nya ketutupan subtitle"
"ya baca sub nya aja frank, susah amat" ciize menyahut
drake tertawa melihat frank menatap tidak suka pada ciize, namun jawaban meluncur keluar dari pluem
"frank paling nggak suka baca subtitles kalau bisa bahasa nya"
"lha? kenapa?"
"terjemahan nya ngaco" sahut frank asal
"bukan terjemahan nya yang ngaco frank, tapi kamunya lebih prefer mengartikan pakai kalimat yang lain" drake melingkarkan lengannya pada bahu frank
"ah, aku paham" oaujun yang berjalan paling belakang dan sejak keluar dari studio diam saja akhirnya ikut buka suara "aku juga kadang sering begitu, masalah diksi dan susunan kalimat sih sebenarnya"
"ya di ignore aja kalau nonton film yang bisa bahasa nya, anggep aja nggak ada sub nya" saran puimek
"nggak bisa, mataku reflek baca kalau lihat tulisan"
"ah, ribet kamu frank"
"mau kemana habis ini? makan? masih jam segini belum terlalu malam" tanya chimon
"makan boleh, aku lapar" sahut drake
"aku langsung pulang ya, lagian, kalian semua pasangan, aku doang yang sendiri mending pulang aja lah" ciize melambaikan tangan sebelum memisahkan diri
hari itu kebetulan mereka semua memiliki waktu kosong dan atas usulan absurb dari oaujun, mereka justru menggunakan nya untuk pergi ke bioskop bersama.
conan movie 25 menjadi pilihan karena oaujun yang membayar tiket mereka. mereka semua tahu oaujun yang meski di usia nya yang sudah kepala tiga masih tetap setia mengikuti cerita detective conan hanya bisa setuju.
"mau makan dimana?" tanya janhae
sebelum sempat ada yang memberikan pendapat, ponsel puimek terlebih dahulu bersuara. mereka semua menunggu sampai puimek selesai berbicara dengan entah siapapun yang menghubungi nya
"sorry, aku harus ke rumah sakit. ada pasien yang perlu kutangani. barusan telfon dari suster jaga"
"hmm, okay" kata janhae memperhatikan puimek yang bergegas pergi
"beli oden di minimarket aja apa?" kata pluem karena member mereka sudah berkurang dua orang
"ah, bentar" sela oaujun sembari membaca pesan yang baru saja masuk ke ponselnya
"oh please, jangan bilang itu kerjaan" guman drake yang memperhatikan perubahan raut wajah oaujun
menyeringai sembari memasukkan ponsel ke dalam saku oaujun berkata "yup, sorry. ada perkembangan baru, kita harus ke kantor sekarang"
"tapi ini kan sudah malam, sudah di luar jam kerja" protes frank
"jam kerja polisi itu 24 jam, sorry frank. aku butuh mereka semua" tanpa menunggu sahutan oaujun segera menuju stasiun untuk kembali ke kantor
KAMU SEDANG MEMBACA
spesial chapter
Fanficcompilation untold story from my au. here is just some hidden story like fake chat, just in paragraphs. contain story from: 1. the kid ship (KS) 2. fake love (FL)
