"dimana katanya?" tanya oaujun sembari membuka pintu "udah pada datang semua kan?"
fiat mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan dengan ponsel menempel pada telinga
"harusnya sih, kita telat gara gara pesawat delay soalnya. ini anak ngapain sih, nggak di angkat angkat"
setelah tujuh tahun meninggalkan tanah air karena pekerjaan akhirnya oaujun dan fiat bisa kembali ke negara tercinta.
untuk menyambut kedatangan mereka, chimon mengadakan semacam reuni. hanya saja karena masalah pekerjaan mendadak oaujun dan fiat terpaksa memundurkan tanggal mereka pulang yang mengakibatkan mereka harus langsung menuju ke tempat dimana chimon mengadakan pertemuan.
"jump, jangan lari nanti jat..."
oaujun menoleh saat mendengar suara yang sedikit familiar, tepat saat seorang anak kecil yang berlari ke arahnya menabrak kakinya dan sedikit terhuyung
"ups" oaujun menyambar tubuh anak itu agar tidak jatuh menggeblak ke belakang
fiat yang ikut menoleh mengerutkan kening saat melihat wajah anak itu dan merasa seperti pernah melihatnya
"jump!!"
sebuah suara membuat oaujun dan fiat mengalihkan tatapan pada seorang laki laki yang berjalan menghampiri mereka, sementara anak yang di panggil jump segera melepaskan diri dari tangan oaujun dan bersembunyi di balik kaki oaujun
"maaf, anak i... lho, kak fiat, kak oau"
oaujun memiringkan kepala berusaha mengingat karena meski wajahnya tidak asing tapi oaujun lupa siapa nama orang yang berdiri di hadapan mereka
"kamu... nanon kan?" kata fiat
"iya kak, lama tidak ketemu. sudah di tunggu sejak tadi, chimon sudah ribut itu di sana"
oaujun membulatkan mulutnya saat menyadari jika orang di hadapannya adalah nanon, sahabat baik chimon.
meski mereka pergi selama 7 tahun, namun oaujun memang jarang bertemu dengan nanon sebelum nya. seingat oaujun mereka terakhir bertemu di pernikahan pluem dan chimon.
"dimana? si pluem daritadi ku telfon nggak di angkat"
"oh, tadi kak pluem kayaknya keluar sebentar. hp nya di tinggal. ayo kak, yang lain udah ngumpul semua"
nanon mengalihkan tatapan nya pada anak yang masih berusaha bersembunyi di balik oaujun
"jump, jangan berdiri di situ. sini!"
"anakmu?" tanya oaujun memperhatikan jump yang sedikit takut berjalan ke arah nanon
"iya, bandel banget. susah di atur, turunan bapaknya" nanon meraih tangan jump sembari memeriksa "nggak ada yang luka kan, dibilang jangan lari lari, kubilangin papa ya kalau nggak nurut"
"jangan, papa serem kalau marah" pinta jump sembari memasang wajah memelas
fiat tersenyum sembari berjongkok untuk berbicara dengan jump
"kenalan dulu sama temannya papa chimon" kata nanon pada jump yang sedikit malu saat bertatapan dengan fiat
"lha, dia anakmu sama chimon?" tanya oaujun terkejut
"iya, kakak udah cerai sama chimon pas kak oau di luar negeri"
fiat mendongak dan melihat frank menghampiri mereka sembari memamerkan senyum iseng nya yang sudah lama tidak fiat lihat
"serius?! yang bener frank" seru oaujun sementara nanon hanya memutar kedua matanya menanggapi kalimat frank
"iya, mereka cerai terus si chimon nikah sama nanon" lanjut frank
KAMU SEDANG MEMBACA
spesial chapter
Fanfictioncompilation untold story from my au. here is just some hidden story like fake chat, just in paragraphs. contain story from: 1. the kid ship (KS) 2. fake love (FL)
