(3)

22.1K 641 20
                                        

"Brakkk."
terdengar tangan seorang memukul meja.

"splaasshhh"
dilanjutkan dengan menyiram air mineral ke cowok di depannya.

*
"kring ring."
Bunyi lonceng menandakan ada orang yang masuk.

"Selamat datang di Central Florist. Ada yang bisa saya bantu?"

"Ah, ya, saya mau beli bucket bunga untuk kencan. Jangan norak, tapi elegant."

"Kalau begitu, bagaimana kalau mawar dengan beberapa tulip seperti ini , Bu?"

"Boleh juga. Saya ambil yang itu."

Kira-kira begitulah kerja Posica setiap hari. Biasanya orang lebih cenderung memesan lewat telpon daripada datang ke toko, jadi dia bisa lebih bebas dengan stylenya.

*
Sebuah mobil BMW terbaru melaju kencang di jalan tidak memperdulikan keadaan sekitarnya. Bunyi ban yang bergesekan dengan aspal terdengar memekakkan. Glenn tidak memperdulikan keadaan sekitarnya yang terpenting sampai ke rumah orangtuanya sebelum jam 6 malam, tepatnya 10 menit lagi. Glenn sebenarnya malas pergi ke rumah orangtuanya, dia lebih senang sendiri di apartmentnya. Namun apartment di kawasan "elite" itu masih atas nama orangtuanya jadi terkadang dia harus menuruti keinginan orangtuanya seperti sekarang.

"Mom, Glenn udah pulang, jadi jangan jual apartmenny."
teriak Glenn dari ambang pintu dan hendak segera pergi lagi, tapi ibunya sudah ada di depannya, tepat di depan pintu.

"Kamu pikir sudah selesai? Kamu harus menemui cewek ini di Haagen Cafe jam 7 nanti. Jangan sampai telat. Cewek ini cantik , pintar juga anak teman mama.
Dan ini, mama udah beliin bunga, nanti kamu kasih dia ."

"Ma, Glenn udah besar bisa cari pacar sendiri. Ga usah jodoh-jodohin gini."

"Kalau nggak nanti kamu jadi ga nikah nikah. Selama 27 tahun kamu ga pernah tertarik dengan cewek apalagi nikah. Kamu itu sudah umurnya. Ga usah banyak abcd, sekarang kamu pergi kesana temui dia."

"Blamm"
Pintu rumah ditutup. Tidak ada kesempatan lagi untuk beragumentasi bagi Glenn. Memang dia selama ini kurang tertarik untuk pacaran apalagi menikah. Dia lebih tertarik sendiri. Baginya orang lain itu hanya menyusahkan.

Terlambat memberi kesan pertama yang buruk. Oleh karena itu, Glenn sengaja memperlambat kedatangannya di tempat yang sudah dijanjikan.

Cafe yang elegance dengan kursi dan meja yang di tata rapi dan wallpaper pastel yang memberi kesan "calm". Mamanya memang pintar memilih tempat untuk kencan buta. Glenn suka kesini dulu, tapi sekarang ia lebih memilih diam di apartmentnya menyelesaikan tugas kantor.

Saat ia masuk, hampir seluruh pengunjung cafe itu menoleh ke arahnya , apalagi kaum hawa.
Glenn rapi di balutan kemeja putih yang digulung setengah tangan dengan celana kantornya. Ditambah ia sedang membawa bucket bunga yang dititip mommynya tadi. Sambil berjalan, Glenn berusaha mencari cewek yang akan kencan dengannya hari ini. Tak lama, ia langsung menemukan seorang wanita yang melambaikan tangan ke arahnya.

"Hai."
"Hi." sapa Glenn sambil menarik kursi.
"Kamu Glenn kan?"
"sudah tau kan. Ngapain nanya lagi."
"ehm. Kamu tinggal di mana?"
"Gue tinggal di apartment , daerah Rajawali.
Loe juga sudah tau kan kalo gue tinggal di sana."
"itu.."
"Maaf ya, kita langsung to the point aja. Gue 27 tahun udah ada apartment mewah, mobil mewah, pekerjaan menjanjikan. Apa keuntungan yang bisa loe berikan ke gue seandainya kita nikah nanti?"
"...."

Tiba-tiba Handphone Glenn bergetar.

*DRTTTT*
from : Galih
- Bro, lu di mana? bantuin gue dong, urgent banget.
-Gue di Cafe Hagen ni. Lagi kencan buta. bantuin apaan?

-Kebetulan banget nih. Gue jg lg di Hagen lantai 2. Cepet lu naik ke sini aja bro.
-Yaelah. Lu kasih gue apa kalau gue bantuin lu?

-Gratis makan di resto gue 1 tahun.
-Bro
-1.5 tahun deh
-Oke deal.

"Maaf lagi, gue harus menemui gadis lain. Dan ini bucket bunga titipan dari nyokap.Kurasa kita nggak perlu ketemu lagi."

"Brakkk."
terdengar tangan seorang memukul meja.
"splaasshhh"
dilanjutkan dengan menyiram air tepat ke wajah Glenn. Sontak hal ini menjadi perhatian pelanggan lainnya.
Kejadian ini juga menarik perhatian seorang gadis berambut panjang yang merupakan pelanggan di cafe ini sebelum akhirnya dia masuk ke toilet.

Hai Readers !! Gimana ni ceritanya kira-kira ? menarik ga?

Like dan comments kalian sngat berarti
thankyou
xoxo

Suddenly Married {SM}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang