32

38 1 0
                                        

Rain, Winter dan Yoohan masuk ke dalam rumah. Seperti pembicaraan mereka, Winter akan merayakan tahun baru bersama keluarga Rain. Mereka berjalan menuju ruang tamu lalu duduk disana.

Sebelum pergi ke rumah Rain, Winter sudah mengabari Jina terlebih dahulu kepada manager. Karena itu dia sembari meminta supaya keesokan hari Jina dan Soo menjemputnya ke rumah Rain saja dan bukan ke apartemennya.

Begitu juga dengan Rain, dia sudah mengabari ayahnya kalau mereka akan merayakan tahun baru bersama dengan Winter juga.

"Kenapa rumah terasa sangat sepi?" Tanya Rain sambil melihat ke sekitarnya.

"Apakah bibi Ahn sudah pulang?" Kata Yoohan mencari bibi yang mengurusi rumah mereka.

"Aku akan melihat ke belakang dulu." Kata Yoohan lalu pergi setelah meletakkan ponselnya di atas meja.

Setelah kepergian Yoohan, ponselnya berbunyi beberapa kali karena menerima beberapa pesan. Rain mengambil ponsel Yoohan lalu melihat pesan yang masuk. Rain tersenyum senang.

"Ada apa?" Tanya Winter penasaran.

"Sepertinya Yoohan oppa sudah memikirkan keturunan keluarga kami." Kata Rain tersenyum senang.

Winter ikut tersenyum karena tahu maksud dari perkataan Rain, soalnya dia juga tahu kalau Yoohan hampir tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengan siapa pun.

"Benarkah? Apakah dia cantik?" Tanya Winter semangat.

"Iya, cantik. Sepertinya orangnya lucu juga." Kata Rain lalu menunjukkan foto profil orang yang mengirimkan pesan pada Yoohan.

"Tunggu dulu..." Kata Winter tertahan karena ia ingin memastikan orang pada foto itu yang tampaknya cukup familiar baginya.

"Bukankah ini senior Sana?" Tanya Winter.

"Sana? Senior? Dia idol?" Tanya Rain karena tidak tahu.

"Bukan idol, tapi aktris. Beberapa kali kami bertemu di program yang sama dan juga kami pernah bermain di film yang sama." Kata Winter menjelaskan, Rain mengangguk mengerti.

"Kalau tidak salah, bukankah dia juga berteman dengan kak Mina? Sepertinya aku pernah melihatnya menjadi model kosmetik kak Mina." Kata Winter lagi.

"Benarkah? Aku tidak tahu." Kata Rain.

Dia memang tahu kalau Mina memiliki teman dekat seorang aktris. Bahkan dia sempat ingat ketika Mina meminta Yoohan untuk menemui temannya itu supaya dia mau jadi model kosmetik Mina.

Tapi dia tidak tahu bagaimana wajah orang itu, bahkan namanya saja dia sudah lupa.

"Satu-satunya aktris yang aku tahu hanya kau saja." Kata Rain lagi.

Winter tersenyum senang akan jawaban itu, tapi di sisi lain dia tahu kalau Rain belum membuka rasa penasarannya dengan orang lain.

"Kau juga harus belajar untuk mengenali public figure yang lain, itu bisa membantumu untuk membesarkan nama perusahaanmu juga." Kata Winter.

"Baru-baru ini aku tahu satu orang yang lain, namanya Soo Bin, sepupu Jiho." Kata Rain di dalam hatinya.

"Baiklah." Kata Rain mengurungkan niatnya.

"Tapi setauku, senior Sana itu memiliki kekasih." Kata Winter.

"Benarkah? Kalau begitu dia tidak boleh dengan oppaku." Kata Rain cukup sedih.

"Tapi sebenarnya aku pernah mendengar sebuah gosip tentangnya juga." Kata Winter.

"Gosip tentang apa?" Tanya Rain penasaran.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 13 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Safe TimeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang