DUA PULUH DELAPAN

13 1 0
                                        

Beberapa hari kemudian pengumuman lomba essay keluar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beberapa hari kemudian pengumuman lomba essay keluar. Mikayla dan Chivas mendapat juara pertama. Bu Anggun mengucapkan selamat pada mereka. Dan di rumah, keluarga Mikayla dan keluarga Karrie menyiapkan barbeque untuk merayakan itu. Jarang-jarang sekali mereka berkumpul dengan formasi lengkap. Papa Andi dan Papa Yoshua asik ngobrol soal pekerjaan. Mama Yola dan Mama Anna asik ngobrol soal resep masakan. Formasi lengkap seperti ini merupakan pemandangan yang sangat langka.

Papa Andi yang seorang manager perusahaan konstruksi sering keluar kota. Mama Anna yang ibu rumah tangga sering menemaninya ke luar kota untuk membantu menyiapkan kebutuhan Papa Andi yang super sibuk. Lalu Papa Yoshua yang seorang direktur perusahaan eksport import juga jarang nampak saking sibuknya. Kemudian Mama Yola yang seorang desainer grafis hanya bekerja dari rumah. Dia hanya sibuk saat malam hari.

Mikayla menghampiri Karrie yang sedang memanggang daging. Melihat daging panggang itu dengan mata berbinar. Karrie mencapit sepotong daging yang baru matang. Lalu meniupnya agar tak terlalu panas. Kemudian menyuapi Mikayla. Yang membuat cewek itu tersenyum senang.

Karrie menaruh semua daging yang matang di piring dan memberikannya pada Mikayla. Lalu Mikayla membawa sepiring daging itu ke meja. Karrie mengambil sisa sosis dan jagung dan menaruhnya di meja. Lalu cowok itu masuk ke dalam rumah.

"Kita masih punya soft drink gak?" tanya Papa Andi pada Mama Anna.

"Ada banyak di kulkas," jawab Mama Anna.

"Biar aku ambilin, Ma."

Mikayla bergegas mengambil soft drink di kulkas. Karrie yang habis cuci muka di kamar mandi melihat Mikayla membawa soft drink dengan tangan penuh. Kemudian mendatangi cewek itu untuk membantunya. Karrie mendekat dan merebut enam kaleng soft drink di tangan Mikayla. Namun Mikayla refleks mundur karena Karrie tiba-tiba mendekat. Karrie pun harus semakin maju hingga Mikayla tak bisa mundur lagi karena dia sudah terpojok di meja kitchen set. Namun tiba-tiba Karrie mengurungkan niatnya untuk mengambil soft drink di tangan Mikayla. Dan malah menumpukan tangannya di meja kitchen set di kiri dan kanan tubuh Mikayla. Mengurungnya hingga tak bisa kabur. Karrie menatap Mikayla yang tampak heran. Lalu Karrie mendekatkan wajahnya. Membuat Mikayla memundurkan wajahnya.

"Apa?" tanya Mikayla.

"Apa?" tanya Mikayla

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Preety BoyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang