The Willing Victim (2)

27 7 2
                                        

Jungkook terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara pintu apartemen Eunha dibuka dengan paksa. Tak lama muncul seorang gadis yang Jungkook kenal. Dia adalah Yuna, teman kerja Jungkook.

Jungkook bingung, kenapa bisa gadis ini menerobos masuk ke dalam apartemen Eunha.

Yuna segera menarik tangan Jungkook. "Ayo, Jungkook. Aku akan membantumu lari dari perempuan gila itu!"

Belum sampai mereka di pintu keluar, Jungkook menepis tangan Yuna.

"Apa yang kau lakukan, Yuna? Kau tidak seharusnya berada di sini!"

"Aku menyelamatkanmu, Jungkook. Aku tahu kau disekap oleh pacarmu yang gila itu!"

Tatapan pria itu menjadi dingin pada Yuna. "Kau terlalu ikut campur dengan urusanku dan pacarku."

"Sadarlah, Jungkook. Pacarmu itu maniak gila yang sinting! Ayo kita pergi dan segera melaporkannya ke kantor polisi!" Yuna kembali menarik tangan Jungkook.

Jungkook menepisnya kembali. "Jangan ucapkan omong kosong! Pergilah dari sini!"

Yuna jengkel bukan main. Ia begitu susah payah mendapatkan kunci cadangan apartemen ini dari pemilik apartemen. Namun Jungkook malah bersikap seperti itu.

"Aku mau membantumu! Ayo kita pergi!" Yuna kembali meraih Jungkook.

Pria itu justru mendorong Yuna, hingga Yuna terjatuh.

Ia menatap Yuna dengan pandangan yang sangat dingin dan mengerikan. "Jangan ikut campur urusanku, Yuna!"

Langkah kaki terdengar dari lorong apartemen. Jungkook menyunggingkan senyum miringnya. "Akhirnya dia datang juga."

Yuna menatap Jungkook dengan bingung. Sepertinya terlalu lama bersama Eunha, membuat Jungkook jadi ikutan gila.

Jungkook kembali menatap Yuna dengan tajam, ia kemudian tersenyum sinis. "Sebaiknya kau pergi sebelum pacarku yang sangat gila itu menghabisimu."

Yuna hanya bisa melongo tidak percaya. Sebenarnya pria ini kenapa?

"Apa yang kau lakukan pada pacarku, bajingan gila?" suara makian itu terdengar begitu nyaring.

Jungkook menoleh pada Eunha yang menatap Yuna seolah-olah ingin memakannya. Ia tersenyum kecil.

Yuna buru-buru pergi.

"Dasar orang gila!" teriak Yuna sebelum akhirnya benar-benar pergi.

Jungkook diam menatap Eunha yang cekatan menutup pintu apartemen dan menguncinya.

Tangannya mengepal erat dan rahangnya sakit menahan rasa gembira yang ia rasakan saat ini.

Eunha kemudian mendorongnya untuk kembali ke kasur dan menindihnya. Jungkook menarik napas dengan kuat, menghirup aroma Eunha yang sangat ia dambakan. Ia tersenyum kecil tanpa Eunha sadari.

Gadis itu menciumnya dengan brutal. Rasanya Jungkook ingin sekali membalas kebrutalan itu. Namun ia menahan diri agar Eunha tetap menjadi Eunha yang gila. Gigitan Eunha di lehernya terasa begitu nikmat hingga membuat Jungkook terasa melayang. Tangannya mencengkram pinggul gadis itu, mencoba mengalihkan pikiran jahatnya yang ingin membalas gigitan manis dari Eunha.

***

Jungkook menatap Eunha yang tengah tertidur di dalam pelukannya. Aktivitas seksual mereka ternyata menghabiskan banyak energi gadis itu, hingga ia langsung terkapar. Jungkook diam-diam mencium bibir merah muda Eunha dan menjilatnya seperti permen manis.

Perempuan ini sangat cantik, sangat manis, dan sangat menawan. Rasanya Jungkook menjadi gila hanya karena menahan diri untuk tidak memakan Eunha.

Ia sangat menyukai Eunha.

Ia sangat mendambakan Eunha.

Tangannya mengelus lembut pipi gadis itu. Sekujur tubuhnya seketika merinding hebat. Bagaimana bisa gadis ini terlihat sangat menarik?

Kalau saja ia tidak sedang berpura-pura menjadi korban, mungkin ia sudah mengurung Eunha selama-lamanya dan menyatukan dirinya dengan Eunha tanpa mengenal waktu.

Namun Jungkook menahan dirinya. Ia menahan hasratnya yang gila mati-matian. Hanya untuk mempertahankan sikap obsesif Eunha padanya.

Tidak sia-sia ia merancang skenario untuk mendapatkan Eunha. Bertingkah seolah ia menjadi korban, namun sangat menikmati semua yang Eunha berikan padanya.

Ia sudah mengincar gadis ini sejak lama. Jauh sebelum pertemuan mereka di kafe waktu itu.

Ia mengikuti kemauan Eunha, berpura-pura meminum minuman yang sudah tercampur obat bius yang Eunha berikan. Bahkan saat pertama kali mereka mereka melakukan hubungan badan, Jungkook benar-benar sadar. Hingga saat ini foto-foto dan video mereka berhubungan badan, Jungkook tonton berulang-ulang karena ia sangat menyukainya. Ia sangat menyukai Eunha.

Semua hukuman Eunha sangat memanjakannya. Sifat obsesif gadis itu padanya terasa seperti narkotika yang membuat Jungkook sangat kencanduan. Ia rela berpura-pura membenci Eunha agar gadis gila itu tetap dalam pelukannya.

Jungkook sampai berjanji pada dirinya sendiri. Jika suatu saat Eunha berubah, ia akan tetap memastikan gadis itu selalu berada dalam pelukannya. Bahkan jika kematian memisahkan mereka Jungkook akan memastikan kalau Eunha akan dikubur bersamanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 21 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Their StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang