Wow...untuk pertama kalinya bagi Ali menemani Bie yang sedang tidur. Pagi ini dia bangun terlebih dulu. Dipandangnya wajah imut Bie, dipegangnya jidat wanita hak patennya ini, ternyata panasnya sudah turun.
Bagi yang nanya gimana hubungan mereka saat ini. Ya masih seperti gantungan, ngga ade status yang jelas tapi perasaan sudah JELAS dan tak perlu diragukan lagi.
Pagi ini, ali menyiapkan sarapan untuk Prilly dan dia menelepon resepsionis apartemen untuk mengirim seorang dokter. Entah urusan apa yang sedang dipersiapkannnya yang jelas, bubur dan segelas susu telah disiapkannya diatas nakas disamping tempat tidur Illy.
*
*
"Emmhh..." Tampaknya Prilly mulai terbangun. Dilihatnya gorden kamarnya sudah terbuka lebar jadi begitu melek udah disambut dengan mentari pagi.
PRILLY POV
Aku terdiam sejenak dan mengingat kejadian semalam. Aku teringat semalaman Ali ngejagain aku, tapi sekarang dia ada dimana?
Aku terduduk dan kulihat nampan lengkap dengan sarapan pagi diatas naks disebelah kingsizeku ini. Ada selembar note disitu...
'Cinta...aku ada urusan mendesak, maaf tidak bisa jagain kamu full time hari ini. O iya, nanti jam 10 dokter datang, jadi kalau ada bel bunyi ditengok dulu ya beneran dokter atau bukan o.k. I'll be right back...'
Aku tersenyum membacanya, memang dasar ya Ali perhatiannya kadang diluar dugaan. Kunikmati sarapan pagi itu, aku mandi air hangat dan benar saja tepat jam 10 dokter itu datang. Katanya aku cuma kecapekan jadi butuh waktu untuk istirahat.
*
*
ALI POV
Bidadariku masih tertidur lelap saat aku tinggalkan. Hari ini aku sedang disibukkan dengan urusan penting yang mendadak dan menyita waktu serta perhatian.
Aku memang sudah siapkan sarapan dan telepon seorang dokter buatnya. Tapi tanpa sepengetahuannya aku juga bayar beberapa bodyguard dari jauh untuk mengawasi keselamatan bidadariku ini.
*
*
Seharian ini Illy menghabiskan waktu didalam apartemen saja. Menonton movie, dengar musik baca buku, tidur hingga dia akhirnya merasa bosan sendiri.
Apalagi waktu sudah menunjukkan jam 5 dan Ali belum datang juga. Akhirnya Illy memutuskan untuk berkutat didapur.
*
*
Kriiiiiingggg.....kriiiiinnnggg....ngguuiiinngg...nguuingg!!
Hah suara apa itu? Sepertinya sirine...
Illy tampaknya membelalakkan mata, hingga speaker berbunyi dan memberi peringatan para penghuni apartemen untuk turun.
"Semua penghuni apartemen diharapkan turun ke halaman depan, jika tidak ingin nyawanya terancam..."
Peringatan tersebut diulang2 dalam beberapa menit hingaga semua penghuni berlomba lomba turun. Ada yang bilang bahwa seseorang mengancam akan meledakkan gedung apartemen ini.
Prilly yang tengah memasak, masih lengkap dengan apron nya bergegas lari dan turun ke halaman apartemen dengan paniknya.
Selain memikirkan dirinya dia juga memikirkan sang pangeran. Kak Ali...dimana kamu kak?..kenapa ponsel lo juga ngga aktif. Prilly yang panik mulai meneteskan air matanya...
*
*
Di halaman apartemen ini nampak mulai ramai oleh penghuni yang meninggalkan kamar mereka dengan wajah panik.
KAMU SEDANG MEMBACA
KAMU PUNYA AKU (Completed)
RandomBerawal dari keinginan kedua orang tua yang mengikutsertakan putra dan putrinya untuk bergabun dengan Teenaga Summer Camp. Harrow School di Hongkong adalah tempat dimana mereka dipertemukan. Sentuhan rommance dan Adventure benar benar membuat kisah...
