Prilly Baper

1.9K 87 0
                                        

*Belum saja kita tau rasa apa ini sebenarnya...Mengapa justru rasa kecewa lebih dulu kurasa...
Beginikah rasanya...?*

» » ¥ « «

Green House adalah tempat favorite illy bersama ke4 temannya. Duduk di taman dengan hamparan bunga dan beberapa hewan langka terutama berbagai jenis burung bisa di lihat di green house. Belum lagi bunga dan kebun buah buahan mini yang ada disitu.

Gladys tampak serius membaca wattpad di I-padnya, Audy dan Giselle ngobrol cantik, jitak2an pala, ngakak dikeras2in kecuali kalau ada tentor lewat bakal bungkam mereka.

Illy menghampiri kandang kelinci kesukaannya, tertawa gemes lihat tuh kelinci. Dan pada saat yang bersamaan secara tak sengaja dilihatnya Ali duduk berdua bersama Raquel.

Degh!...dadanya bergemuruh tapi kali ini bukan karena bahagia...kecewa iya kecewa...
Apa yang mereka lakukan disana. Memang ada lap top dihadapan mereka...ah mungkin mereka cuma belajar bareng...

Degh! Raquel tampak mengucek matanya, entah karena apa... Sedangkan Ali, dia sigap sekali mendekat dan meniup mata Raquel. Gadis berlesung pipit dan berkulit putih itu tampak tersenyum bahagia.

Kenapa seperti ini? Digenggamnya kalung yang setia menempel di lehernya itu. Sebenarnya apa arti semua ini...? Otaknya penuh dengan tanda tanya. Tak terasa mata illy mulai berkaca kaca. Sesak rasanya... Ngga illy, kamu ngga boleh nangis, dia bukan siapa2 kamu.

Brak...!
Illy menabrak kotak kayu tempat segala macam sayur untuk pakan kelinci itu.

"Aww..." Rintihnya... "Ah...sakit...fuuh..fuuh" *gimana sih bunyinya kalo lagi niup luka, gtu deh pokoknya...siku illy tergores.

Ali dan Raquel yang kaget dengan suara itu sontak menoleh. Ali mendapati illy terjatuh reflex lari menghampirinya...

"Bie...lo gapapa? Hah...lihat tuh siku lo berdarah. Yuk gue bantu ke Health Care (UKS)" kata Ali seraya membantunya berdiri.

"No, thanks. I'm o.k kak. Aku bisa sendiri" sahut illy yang langsung meninggalkan Ali. Menangis...ya illy menangis lagi, Ali cukup tau bagaimana childishnya illy.

"Guys gue duluan ya..." Illy berlalu di depan teman2nya. Mereka hanya heran
"kenapa tuh bocah jadi gtu? Pasti ada apa2nya nih." Kata Giselle yakin dengan apa yang dikatakannya.

* * *

Ali tak tau mengapa illy akhir2 ini menjauh darinya. Di kelas Mr. Hans pun illy tak pernah sekalipun memandangnya. Dan kalung itu...kalung itu sudah tak ada lagi di lehernya.

"Ok class. Malam minggu besok akan ada tes dari kelas kepribadian yang telah kalian ikuti." Jelas Mr. Hans

"Ujian kepribadian akan diadakan di 'Four Seasons Hotel' siapkan gaun dan tuxedo terbaik kalian, karena ujian dalam bentuk gala dinner lengkap dengan party nya. Meskipun ini hanya penilaian kami harap kalian persiapkan dengan sebaik baiknya." Jelas pak Hans

"Penilaian meliputi, penampilan, cara bertutur kata, bagi yang perempuan gaya berjalan masuk penilaian, table manner atau cara makan dan yang tetakhir dansa..." Jelas Ms.Jeniffer panjang lebar

"What? Dansa? Apa anda yakin dengan hal itu ms?" Tanya Audy cemas karena memang kelas dansa paling tidak disukainya.

Wow...semua peserta tampak riuh...antara senang dan cemas. Tapi yang jelas mereka sangat bersemangat mempersiapkan saat2 itu.

* * *

Malam gala dinner itu tinggal 3 hari lagi. Semua berlatih keras untuk itu terutama berdansa. Lain halnya dengan illy dansa sudah dikuasainya tapi berjalan bak pragawati dengan heels setinggi 12cm itu bukanlah hal yang mudah tapi me nye bal kan....

Ms. Jeniffer tentor berambut coklat itu memang dekat dengan illy. Setiap hari illy belajar dengannya di kantor pribadinya dan yang pasti tanpa diketahui oleh siapapun.

* * *

@sayap kiri Harrow
Blink..."Dear! Gala dinner besok cari partner dengan tuxedo warna hitam dan bunga putih tulang di sakunya. Dan cowo itu HARUS kamu temukan o.k!" Pinta mama Lois melalui bbm

Blink..."Are u kidding me mam...mami becanda kan? Ada2 aj ah"

Blink...."ngga boleh ada penolakan, titik"

Huh! Kebiasaan mamiiii....illy menggaruk kepalanya yang tak gatal itu

@sayap kanan Harrow
Ali tampak asik memetik gitar kesayangannya di sofa kamarnya. Ali tampaknya sudah siap menghadapi semuanya. Biasalah anak cerdas...

Clung..."Ingat pesan mama sayang...gadis bergaun ungu dengan bolero putih tulang @gala dinner."

Clung..."Iya....tapi kalo bisa ya mam"

Clung..."Nooo...Harus. Sebagai buktinya kirim foto selfie kalian nanti...xixi"

Clung..."Mamaaaa.....se la lu. Males ah"

Clung..."Kamu bakal nyesel kalo ngga lakuin itu. Bye sayang. Laf u"

Gue pengennya ma kamu bie... Ali menerawang jauh dalam angan. Entahlah apa yang diinginkannya bakalan terwujud atau malah sebaliknya.

* * *

Sepertinya sih cuma gala dinner. Tapi bawaan mereka cukup banyak juga. Masing2 paling dikit bawa satu travel bag ukuran sedang.

Bus Harrow School membawa mereka ke 'Four Seasons Hotel' salah satu hotel berbintang 5 di Hongkong. Dan para peserta akan stay disana selama 2 hari satu malam saja.

Memang illy masih menjaga jarak dengan Ali. Dia tak mau kecewa lagi. Dipendamnya rasa itu dalam2

Dari kejauhan Ali hanya menatap illy. Rasanya ingin sekali mendekat, tapi tak mungkin karena illy selalu dengan cepat berlalu di hadapannya meskipun senyum selalu menghiasi bibir tipisnya.

Dan malam gala dinner pun tiba....

Dan tiba tiba....



KAMU PUNYA AKU (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang