Bad Stylist

1.1K 68 3
                                        

Hey aku buat judul baru, ceritanya mafia mafia romance gitu. judulnya Roman D'Italiano. check ya di works aku


Setelah sampai rumah, Lyra kekamarnya dan hendak mengambil bajunya untuk ia pakai setelah mandi. Namun,

"Kim Ahjummaaaaaaaaaaaa"Lyra berteriak melihat isi lemari pakaian santainya tak ada satupun bawahan yang berbau celana disana. Sudah diganti dengan rok dengan warnah-warna terlampau cerah.

Lyra segera membuka pintu dan memanggil Kim Ahjumma dan beberapa Maid lain. Hingga mereka datang tergopoh-gopoh dan langsung membuat barisan menyamping.

"Kim Ahjumma, kemana semua celana-celanaku?"Tanya Lyra dengan ekspresi menahan emosi.

Chansung terkejut dengan teriakan Lyra, dia berlari dari arah dapur.

"Siapa? Siapa yang berani membuang celananya dan menggantinya dengan rok?"Tanya Lyra.

"I...itu..."

"Selamat malam Nona Lyra"Terdengar suara dari belakang Lyra.

Lyra membalikkan badannya terlihat seorang wanita yang menurut Lyra memakai make-up berlebihan di malam hari.

"Kau siapa?"Tanya Lyra dengan bahasa banmal.

"Kukira Nona bisa berbicara lebih sopan lagi"Jawabnya.

"Kim Ahjumma siapa dia?"Tanya Lyra menggunakan bahasa formal.

"Saya Stylist Park. Saya ditugaskan untuk mengatur cara berpakaianmu setiap hari. Saya yang membuang Celana Anda Nona"Jawab wanita itu.

"What? Kau buang?"Lyra terkejut.

Stylist Park tersenyum tanpa dosa. Tapi jujur, malah membuatnya terlihat mengerikan.

"Ya! Kau itu siapa? Memang yang membeli semua itu dirimu?"Tanya Lyra sambil berkacak pinggang.

"Sepertinya saya harus memberikan masukan untuk Duta Besar agar menyekolahkanmu di sekolah yang mengatur tata karma"Jawab Stylist Park.

"Hey aku bertanya padamu kau itu siapa eoh? Memang kau siapa? Kau Ibuku yang membelikan semua celana itu hingga merasa besar kepala dan membuangnya. Hey Nyonya, Aku majikan disini, dan kau tak berhak masuk ke kamarku tanpa izin. Kau ingin menjadikanku Cinderella rupanya? Laporkan saja pada Ayah, aku sama sekali tidak takut. Karena hanya aku yang Ayah miliki. Kau mengerti? Jadi sebaiknya kau pulang saja. Karena ini RUMAHKU"Ucap Lyra.

Semua maid bahkan pengawal yang mendengar tak menyangka Lyra berkata seperti itu. Mereka hanya menunduk sedari tadi. Belum pernah Lyra berteriak atau berkata sedikit kasar seperti itu. Karena mereka mengenal Lyra adalah sosok Nona yang bersahabat dan baik. Mungkin itu semua karena moodnya yang sudah buruk ditambah buruk.

"Baikalah saya pamit Nona. Tapi Anda harus tahu saya masih lajang"Ucap Stylist Park lalu ia membungkuk dan berbalik.

"What? Single?"Lyra terkejut.

"Jadi kau perawan tua ya? Pantas saja jika dilihat sikap menyebalkanmu"Ucap Lyra dalam Bahasa Indonesia.

Chansung menahan tawanya mendengar ejekan Lyra untuk Stylist Park, sementara Maid lainnya mengerutkan kening tak mengerti.

Stylist Park tidak menghiraukan ucapan Lyra. Dia menampilkan senyum penuh artinya sambil berjalan meninggalkan kediaman Lyra. Oh tidak, apakah itu berarti Stylist Park berniat jahat?

"Tolong carikan celana-celanaku sampai ketemu ne? kalau sudah tolong dibersihkan"Ucap Lyra.

Suaranya kini sudah melembut, membuat para Maid lega.

"Nde, Nona"Ucap mereka serempak.

"Yasudah, kalian bisa kembali. Maaf sudah membuat keadaan tidak enak. Kim Ahjumma, ikut ke kamarku"Ucap Lyra.

Semua Maid menurut. Kim Ahjumma selaku Mid pribadi Lyra, mengikutinya masuk ke kamar. Chansung juga ikut masuk.

Lyra mengambil rok-rok yang ditaruh Stylist itu dan menaruhnya di tempat tidur. Banyak sekali, dan hampir semuanya berwarna sangat terang.

"Lihatlah, dia itu Stylist atau apa? Stylenya norak sekali. Dia tidak tahu kalau kulitku kuning langsat terang dan cerah. Tidak cocok dengan warna mencolok seperti ini. Sebenarnya apa yang membuat Ayah mempekerjakannya? Bukankah aku memakai hanya dirumah? Aku juga masih mengerti aku harus berpakaian bagaimana jika pergi"Ucap Lyra sedih.

"Nde, Nona. Saya juga tidak suka dengannya. Tadi saya sudah melarangnya masuk ke kamar Nona"Jawab Kim Ahjumma.

"Kalau begitu, kunci kamarku jika aku tak ada Ahjumma. Aku harus bagaimana untuk membuatnya berhenti? Ayah tak mungkin mengabulkan permintaanku untuk memberhentikannya begitu saja tanpa bukti"Ucap Lyra sedih.

Kim Ahjumma tampak prihatin dengan Lyra.

"Pengawal Hwang, apa kau juga merasa Stylist Park itu jahat?"Tanya Lyra.

"Jweisonghamnida Nona. Saya tak bisa memberikan pendapat"Jawab Chansung.

Nde, saya sangat merasa dia punya niat lain. Tapi aku tak bisa mengatakannya sebelum punya bukti. Karena sikapku akan dianggap tak sopan. Jeongmal mianhae, tapi saya berjanji akan melindungimu dari semua orang yang berniat jahat padamu Nona, gumam Chansung dalam hati.

I'm (not) A PrincessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang