Sore yang cerah secerah musim panas kali ini. Lyra sedang bersolek ria demi kencannya. Ya, Taek Woon mengajaknya kencan untuk memperingati seminggu mereka telah berkencan. Lyra memakain dress selutut berwarna peach, gelang sederhana dengan bandul mawar, sepatu berwarna cokelat, rambut tergerai sebahu dengan jepit manis bertengger di kepalanya. Tak lupa juga pesanan Jung Taek Woon, pakai make up tipis.
Taek Woon menyukai Lyra yang memakai atau tidak memakai make up. Tapi hari ini khusus kan? Jadi ia meminta Lyra memakai make up tipis. Karena Lyra terlihat 3 kali lebih cantik dibanding tanpa make up yang sudah mencapai 1kali lebih cantik.
Setelah selesai, Lyra segera keluar kamar dan menuju mobil diikuti Chansung.
"Benar-benar tak bisa ya? Aku ikut dengan mobil Taek Woon Oppa dan kau mengikuti dibelakang?"Tanya Lyra.
"Pilihannya, Agasshi bisa pergi dengannya menggunakan mobil ini yang ada saya dan Lee Ahjussi didalammnya, atau tidak pergi sama sekali ditambah saya akan melapor.."
"Arasseo arasseo"Potong Lyra lalu masuk ke mobil.
Chansung tidak mau mengambil risiko Lyra lepas dari pengawasannya lagi.Maka dari itu ia memberi pilihan sulit untuk Lyra. Yang mau tidak mau pasti Lyra memilih keputusan yang menguntungkan baginya. Tapi juga merugikan, karena harus melihat dua orang yang sedang berkencan. Ck! Menyedihkan. Mobil melaju menuju sebuah jalan yang cukup sepi. Disana sudah ada sebuah mobil yang terpakir di pinggir jalan.
To: Prince without expression 09:00
Aku sudah sampai. Lekaslah naik kemobil.
Tak lama pintu mobil itu terbuka, dan keluarlah sorang lelaki yang mengenakan jeans, hoodie cokelat, masker dan topi. Lelaki itu langsung menuju mobil Lyra. Dengan senang hati Lyra segera membuka pintu mobilnya.
"Oppa masuklah"Ucap Lyra.
Lelaki itu masuk dan setelah pintu tertutup, barulah penyamarannya ia buka.
"Apa kau tidak kepanasan dengan penyamaranmu?"Tanya Lyra.
"Aniyo, sudah terbiasa. Daripada aku mengambil resiko ketahuan paparazzi"Jawab Taek Woon.
Lagi-lagi ucapan Taek Woon yang seakan tak ingin hubungannya diketahui banyak orang seakan menghunus hati Lyra.
"Oh, emmm jadi kita mau kemana?"Tanya Lyra yang berusaha menetralkan perasannya.
Chansung memejamkan matanya mengetahui bagaimana perasaan Lyra setiap mendengar ucapan Taek Woon yang seperti itu.
"Petshop"Jawab Taek Woon.
"Date? Di Petshop?"Tanya Lyra tak percaya.
"Kau akan tahu nanti. Kau tak akan menyesal"Jawab Taek Woon yang lalu mengambil tangan Lyra dan mencium punggung tangannya.
"Jweisonghamnida, Anda tidak diperbolehkan melakukan hal yang tidak sopan pada Agasshi"Ucap Chansung.
Taek Woon berdecak sementara Lyra sedikit mengambil jarak karena jarak mereka memang sangat dekat.
Katakan saja kau berniat menjauhiku dengannya. Satu orang sudah terkalahkan, tinggal kau saja Pengawal Hwang! Aku tahu kau menyukainya. Gumam Taek Woon.
*Flashback*
Setelah melakukan perform di suatu stasiun TV, Taek Woon segera menuju toilet untuk mengganti pakaiannya. Tapi, sungguh keberuntungan berpihak padanya karena bertemu Jin disana. Dan hanya mereka berdua di dalam toilet. Kebetulan yang menguntungkan.
"Aku pikir, selain dipanggung aku tak bertemu denganmu lagi. Apa kau sudah tahu bahwa kau sudah kalah?"Tanya Taek Woon.
Jin yang sedari tadi berusaha tak memperdulikan keberadaan Taek Woon, sedikit terprovokasi. Tapi ia memilih mencuci tangannya di wastafel untuk mendinginkan emosinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm (not) A Princess
Fiksi PenggemarTentang seorang gadis berumur 17 tahun, yang hidupnya tidak pernah menetap di suatu Negara. Namun, kehilangan ibu membuat ia harus menuruti permintaan Ayahnya untuk tinggal satu Negara dengan Ayahnya yang seorang Duta Besar di Korea Selatan. Mulai...
