Chapter 21: Amarah!

63 8 0
                                        

(Sudut Pandang Ilham Said M)

Kekuatan ku akhirnya keluar juga, aku sengaja mengeluarkannya agar si bedebah itu takut melihat amarah ku, walaupun aku senyum tapi perasaan ku sangatlah murka, heh halilintar memang sangat pas dengan diri ku ini.

Aku melihat Abi yang sedang duduk di sebuah besi dan keadaannya sangatlah buruk alias banyak luka di sekitar tubuhnya.

"Ilham kita harus membunuh vampir itu dulu, namanya John" ujar Fiqar.

"Heh, gampang ayo kita lakukan" ujar ku.

"Ilham berhati hati lah, Dark Power yang ada di seluruh lengannya itu sangatlah kuat" ujar Fiqar.

"Cihh begitu ya" ujar ku menyeringai.

"Bodoh amat, aku akan menyerang teman mu yang itu" ujar John kemudian berlari ke arah Abi. Sem**k kalau begini Abi bisa luka berat, gue harus tolong dengan cepat.

"Lightning Movement!" Seru ku dan berlari dengan gerakan halilintar alias kayak Flash. John muncul di hadapan Abi dan siap untuk memukulnya tapi untung saja aku langsung menusuk perut John dan mengeluarkan aliran halilintar agar dia tersengat.

"Arghhhhhhhhhh" seru John menjerit.

"Anjir kuat sekali!!" Seru Fiqar.

"Heh, aku yakin kau pasti kesakitan hhahaha" ujar ku senang.

Akhirnya aku melepaskan tombak ku dari punggungnya dan aku melihat John yang kesakitan sambil berlutut, heh aku yakin sekali kekuatan ku itu membuatnya lumpuh.

"Sialan kau bedebah cilik!!" Seru John.

"Yaelah, gue sudah dewasa broo" ujar ku.

"Aku tidak peduli!!" Ujarnya kemudian John terbang ke atas langit.

Entah apa yang akan dia lakukan tapi aku harus bersiap siap menahan serangannya mungkin saja sangat kuat jadi aku putuskan untuk mengeluarkan kekuatan ini.

"Kau akan merasakan kekuatan ini!! Bersiaplah untuk mati" Seru John mengeluarkan Dark Power dari tangannya dan terbentuk seperti naga, anjir ngeri bat tapi itu kayaknya biasa saja, sekarang my turn.

"Cih biasa saja tuh naga, lihat lah ini, Lightning Eagle!!" Ujar ku mengeluarkan elemen halilintar dan membentuk elang raksasa berwarna merah.

"Hah, aku akan menunjukkan mu bahwa serangan ku ini kuat hahahaha!" Seru John dengan tawa yang keras.

Tiba tiba saja Fiqar menghampiri ku kemudian menambahkan kekuatan di Lightning Eagle ku, mantap Fiqar.

"Ayo kita lakukan ini bersama sama!" Ujar Fiqar menyentuh Lightning Eagle ku dan memberikan sebuah kekuatan.

"Heh, baiklah ayo!!!" Seru ku.

"Bodoh amat! Kekuatan ini sangat kuat bahkan Kevin yang telah kalian bunuh itu tidak bisa menahan serangan ini!" Seru John.

"Yaelah, lu malah Flashback ke Kevin lagi, kayak mantan saja" ujar ku.

"Apa!!! Sudah cukup, rasakan ini!" Seru John dan mengarahkan naganya ke arah ku dan Fiqar.

"Fiqar ayo!!!" Seru ku.

"Yeahhhh!!!" Seru Fiqar

Kemi berdua akhirnya mengarahkan Lightning Eagle ke arah naga John yang biasa itu, guncangan yang dahsyat akan segera terjadi, buktinya ketika 2 kekuatan itu mendekat tanah sudah mulai berguncang.

Akhirnya dari akhir, 2 serangan itu menyentuh satu sama lain dan membuat ledakan yang dahsyat sehingga aku dan Fiqar hampir terlempar jauh, aku melihat Abi terlempar kemudian mengenai sebuah tembok rumah uhh pasti sakit.

The Vampire HunterTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang