(Sudut Pandang Ilham Said M)
"Arghhh!" Seru ku terkena serangan David. BGZD! Kami bertiga terkena serangan David saat kami berlari ke arahnya, kami kira dia akan lengah padahal dia memasang jebakan listrik.
"Hosh hosh hosh" ujar Abi kelelahan.
"Abi, kau masih bisa bertarung kan?" Tanya ku.
"Iya masih kok, kita jangan lengah" ujar Abi.
"Ilham usahakan Tombak mu itu mengenai David" ujar Fiqar.
"Hoi aku juga tadi berusaha, David sangat cepat menghindari serangan ku jadi susah deh" Seru ku
"Cihh sangat susah untuk melawannya" ujar Fiqar.
Aku tau kecepatan David berubah tapi kami harus bisa menyerangnya dengan senjata kami.
"Ilham, biar aku maju duluan dan menyerangnya!" Seru Abi.
"Tapi nanti dia akan melukai mu, kau tau kan kecepatannya berubah" ujar ku.
"Iya aku tahu, tapi aku harus melakukannya" ujar Abi tegas.
Abi memang sangat kuat, tapi luka di tubuhnya tidak bisa membuatnya berlari dengan cepat, sialan, pasti David akan melakukan sesuatu yang buruk.
Tanpa basa basi lagi Abi berlari ke arah David, kemudian Abi melompat dan mengeluarkan Api dari belatinya dan menyerang David tapi sayangnya David menghindari serangan tsb kemudian muncul tepat di belakang Abi.
"Kau memang kuat, tapi kurang kuat" seru David.
"Damn!" Ujar Abi. David kemudian memukul Abi ke bawah dengan keras dan membuat tanah retak.
"Abi!" Seru ku.
"Abi kamu baik baik saja?" Tanya ku.
"Uhuk uhuk!" Ujar Abi muntah darah.
"Ilham, Abi sudah kelelahan, kita berdua harus melawan David!" Ujar Fiqar.
"Cihh baiklah" ujar ku.
"Hahahahaha kalian memang lemah, lihatlah teman kalian saja sudah kalah" ujar David.
"BGZD kau, kali ini kami berdua tidak akan kalah!" Seru ku.
"Baiklah, coba saja" ujar David menatap ku.
Dengan penuh amarah aku langsung berlari ke arahnya kemudian menyerangnya dengan tombak ku, cih dia berhasil menahan serangan ku, aku harus menambahkan elemen halilintarnya agar dia tersengat.
"Heh, serangan yang lemah, aku akan menyerang mu sekarang" seru David.
"Jangan harap!" Seru ku mengeluarkan elemen halilintar
"Sialan" ujar David kaget melihat halilintar ku keluar dari tombak ku. Akhirnya serangan ku menyengat David dengan sangat kuat sehingga dia menjerit, hahahaha aku senang.
Setelah dia tersengat kekuatan ku, lanjut Fiqar memukul seluruh badan David dengan keras atau bertubi tubi, David tidak bisa bergerak dan dia hanya terdiam dalam pukulan Fiqar.
"Rasakan ini bedebah kau tidak pantas melukai teman ku!" Seru Fiqar.
"Arghh Arghhh Arghh!" Seru David kesakitan.
"Ilham now!" Ujar Fiqar memberi kode kepada ku untuk menyerang David.
"Yoshh" ujar ku mengeluarkan Elemen halilintar.
Aku kemudian muncul tepat di belakang David, Fiqar berhenti memukul David dan aku pun memiliki kesempatan untuk melakukan serangan terakhir.
"Arghhhh rasakan ini, Lightning Ball Attack" seru ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Vampire Hunter
FanficFANTASY / FANFICTION Para kaum manusia sedang dalam bahaya yang besar, kaum vampir sedang kehausan mencari darah manusia, tidak ada yang bisa menghentikan vampir ini kecuali Vampire Hunter. Cepat, Cerdas dan kuat itu lah Vampire Hunter, seorang ana...
