(Sudut Pandang Abiradama)
Hari Sabtu, 2 April.
Sekarang gue lagi di balkon duduk sambil dengar lagu. Syukurlah Ilham dan Fiqar lukannya sudah sembuh dan gue juga sempat kaget bahwa Gre ternyata VAMPIRE HUNTER juga, ya paman memberitahu ku soal ini baru kemarin, dia nga memberitahu ku soal itu setelah perang melawan Dracula padahal paman bilang bakal kasih tau setelah perang tsb hvft.
Kalau begitu VAMPIRE HUNTER ada 5 dong, widih kayak Power Rangers wkwkwk. Gue juga heran, tumben dalam 1 minggu ini Para Vampir tidak menyerang kota, hmm kenapa ya? Pasti mereka sedang membuat rencana gue nga akan membiarkan mereka menang.
What The hell. Tiba tiba saja Bunyi Notif dari LINE terdengar dan ternyata itu Shani. Oh tidak dia ingin ajak aku jalan jalan, aduh apakah ini kesempatan ku tapi kok Shani mau saja ajak aku jalan, kan kita belum pacaran. Yaelah Shani malah Call aku, gimana ini jawab atau nga ya.
Aku langsung menekan tombol berwarna hijau alias Accept.
"Hallo?" Ujar ku.
"Hallo Abi" Ujar Shani. Astaga suaranya itu loh bikin aku kangen saja padahal kita nga pacaran.
"Eh Hallo Shani, tumben telpon aku jam segini, ada apa ya?" Ujar ku dan sekarang jam 8 pagi.
"Aku-aku ingin kita jalan jalan, m-mau nggak?" Tanya Shani. Dia pasti gugup soalnya nada bicaranya keliatan banget gugup.
"Iya aku mau kok tapi masa hanya kita berdua saja" Ujar ku.
"Iya juga sih baiklah aku ajak Ci Desy dan Okta ya" Ujar Shani dengan riangnya. Ya Tuhan Nih cewek memang lembut amat suaranya.
"Oke Sipp, aku jemput kamu ke rumah ya" Ujar ku.
"Oke aku tunggu" Ujar Shani dan menutup telpon. Holy shit, sekarang aku harus siap siap buat jalan sama Shani, aku harus berpenampilan yang keren supaya Shani terpesona.
Beberapa menit kemudian, aku sudah siap dan Gre melihat ku terus bertanya kepada ku.
"Kak Abi mau kemana, kok rapi begitu?" Tanya Gre.
"Aku mau jalan dek sama teman" Ujar ku.
"Teman? Jangan jangan Shani ya" Ujar Gre. Eh sialan.
"Ya Kali, kan kakak ada teman lain selain Shani" Ujar ku dan keluar rumah.
"Ya Kali, kan kakak suka Shani haha" Ujar Gre. Anjir gue malah di balas begitu sama Gre, ya sudah gue pergi.
Kebetulan gue bisa bawa mobil jadi gue pakai saja mobilnya paman. Mobilnya yaitu Mobil Jazz Biru, lumayan lah tapi gue lebih suka lihat Jazz merah. Akhirnya gue sampai juga di depan rumahnya Shani dan tiba tiba saja pintu terbuka dan gue melihat Shani dengan anggunnya keluar dari rumah membuat hati ku ini klepek klepek.
Ohh tidak, dia memakai kacamata, rambutnya di gerai terus memakai kaos putih yang cerah, celana jeans dan sepatu putih kemudian tas samping putih yang ia bawa di lengan kanannya.
"Wahh aku nga nyangka kamu bisa bawa mobil" Ujar Shani. Aduh aku di puji sama di bidadari.
"Biasa saja Shani" Ujar ku. "Btw ayo masuk Shani kita ke rumahnya Ci Desy dan Okta"
"Oke" Ujar Shani dan memasuki mobil. Aduhh nga nyangka deh bisa berdua di dalam mobil. Tak lama kemudian gue dan Shani sudah sampai di rumahnya Desy dan Okta, mereka berdua tampak cantik juga dan mereka memasuki mobil.
"Jadi mau kemana nih?" Tanya Shani.
"Aku sih terserah kalian" Ujar ku.
"Kalau terserah berarti sesuai keinginan kita dong" Ujar Okta. "Baiklah kita ke mall saja"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Vampire Hunter
FanfictionFANTASY / FANFICTION Para kaum manusia sedang dalam bahaya yang besar, kaum vampir sedang kehausan mencari darah manusia, tidak ada yang bisa menghentikan vampir ini kecuali Vampire Hunter. Cepat, Cerdas dan kuat itu lah Vampire Hunter, seorang ana...
