FN~5

63.7K 2.5K 33
                                        

-Happy Reading-

•Aku tau aku tak berguna dihidupmu, tapi bisakah kau melihatku untuk beberapa waktu dan menjadikan ku berguna layaknya yang kau inginkan? Seperti daun kering yang tak berguna dan didaur ulang menjadi pupuk yang sangat berguna•

-FakeNerd-

-•-

Akhirnya waktu yang Lian tunggu tunggu pun tiba. Lian terlihat sangat tak sabar untuk mendengar jawaban apa yang akan dilontarkan seorang Yira.

Ketika Lian sampai di kantin, Lian membicarakan hal yang rahasia ke pemilik kantinnya. Pemilik kantin yang melihat wajah Lian langsung menyiapkan pesanan yang selalu Dipesan oleh Lian. Walaupun dulu Lian tak bersekolah disini, tetap saja Lian selalu bermain bersama teman-temannya diruang santainya.

Saat Lian melewati orang orang, banyak dari mereka yang menatap Lian jijik. Lian tak peduli itu, ia hanya menunduk. Bukan karena takut, tapi demi penyamarannya tak diketahui. Lian yakin sikap mereka akan berubah ketika melihat siapa Lian yang sebenarnya.

Lian pun sampai didepan pintu ruang bersantai, Lian menekan Knop pintu kemudian masuk kedalam ruangan itu dengan cepat.

Ketika sudah masuk, Lian  melihat teman-temannya sudah berada disana dengan tatapan yang bosan menunggu Lian serta mengintimidasi Desyira.

"Hai guys."Sapa Lian kemudian langsung nimbrung bersama mereka.

"Yira, What's wrong with you?" tanya Finika

"Yes! tell us, what's wrong with you?" Tanya Eriany yang sudah gemas karena dari tadi Yira tak menjawab satu pun pertanyaan nya ataupun yang lain

"Ra, kasih tau dong."Pinta Miliana yang sedari tadi tengah menambah make up nerd nya supaya lebih kelihatan cantik walaupun nerd.

"I wanna tell you about this, but i can't do anything"ujar desyira dengan lirih

"Why?what going on?"tanya gue yang sudah greget

"Theresa bullying me!,dan tadi dia juga habis bully gue"ujar desyira mengatakan kalau theresa membullynya.

"THERESA!!!GUE BAKAL BIKIN PERHITUNGAN!!"ujar gue marah, siapa coba yang tak marah kalau sahabatnya di apa apain.

"Jangan, nggak usah lagipula gue ikhlas kok dia bully gitu, dan gue juga mau mempertahanin indetitas gue"desyira tersenyum kecil.

"Kenapa lo nggak ngelawan!!"geram finika yang dari tadi sudah kesal

"Karena gue nggak bisa ngapa ngapain, sejak gue punya penyakit bodoh ini!!"geram desyira, ya diantara kami ber 5 desyira lah yang paling lemah karena kecelakaannya yang membuat dia amnesia, gimana caranya dia berkelahi, serta semuannya.
Dari semua itu yang dia ingat hanyalah gue, finika, miliana, eriany dan kedua orang tuanya.
Bahkan abangnya yang bernama lionel itu iri karena desyira tak mengingat nya padahal dia kan abangnya.
Gue juga sempet sedih mengetahui kalau yira kecelakaan dan mengalami amnesia, jadi kami ber 4 serta keluarganya membantu untuk desyira supaya mengingat semuannya, namun dengan hal ini membuat kepala desyira berdenyut sakit dan akhirnya kami semua menghentikan acara ingat mengingat kami, untuk kebaikan desyira sendiri.
Dan tinggalah ingatan tentang juara taekwondo ke 3 se indonesia, yap dari juara 1-5 gue sama temen temen gue yang dapet sisanya tepar dilantai, dan ingatan dia kalau dia adalah orang emosional yang gampang mengubah ubah emosinya, sehingga dari kami ber 4 dialah yang sikapnya seperti ayah, tapi gara gara kejadian itu ayah kami hilang digantikan oleh sosok rapuh dan penakut serta sosok kuat itu digantikan sosok lemah seorang desyira......hiks...hiks..Gue pengen nangis, tampa sadar gue meneteskan air mata pertama gue saat terakhir kali keluar pas desyira kecelakaan.

Fake nerdTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang