FN~36

29.2K 1.3K 65
                                        

Oh ya author mau kasih tau kalau peran lian diganti jadi yang di mulmed ini ya, soalnya ada kelabilan di diri gue, jadi maafkan kalau gue labil ya.

Amanda steele a.s Berliandra Ariela Vidison

*****

"Kita bahagia ia...kita bahagia ia.."lian menyanyikan sebait dari lirik lagu itu, yaitu lagu bahagia dari GAC.

Lo yang bahagia li, gue? Sama kek ahok yang sedih pas nggak diterima jadi gubernur dan yang uangnya bakalan ilang diambil dimas kanjeng buat dijadiin bahan gondolan #batin ale

"Bang cepetan elah bawa mobilnya, atau lian aja yang bawa!"tawar lian, alhasil ale membulatkan matanya sempurna, membiarkan lian mengendarai mobil dan jantungan tingkat dewa atau melarang lian dan mendapat omelan lian, sebaiknya dia memilih opsi kedua.

"Iya, abang cepetin nggak sabar banget jadi orang"cibir ale

Dan lian pun kembali terdiam sambil menatap jalanan didepannya, sama seperti ale yang juga ikut diam, hari ini dia akan membuat lian tak marah lagi kepadannya walaupun dari tadi dia tak menyimpan kemarahan tetap saja ada sedikit kemarahan dihatinya yang mengganjal.

Ketika sudah sampai ale memarkirkan mobilnya ditempat parkir lalu turun bersamaan dengan lian yang sudah seperti anak kecil yang diberikan es krim

"Ayok bang!! Lian udah nggak sabar lagi pakek banget!"ujar lian tak sabaran

"Iya iya, ayok"ale lalu menggandeng tangan adik sepupunya itu lembut, ketika memasuki mall semua orang memandangi mereka iri, ada yang memuji dan bahkan berpikir kalau mereka berpacaran.

Ketika melewati toko baju lian menarik lengan ale untuk kesana"bang kesana yok"

"Hm"

Mereka pun masuk ke butik tersebut, ale menghela nafas bosan. Dia paling benci saat menemani wanita belanja yang paling akan menghabiskan waktu berjam jam apalagi saat berada di salon, beh serasa jamannya saat belanda jajah indonesia.

"Abang kalo mau duduk, duduk aja lian mau beli baju buat ulang tahun sahabat"ujar lian lembut lalu tersenyum kearah ale.

Ale yang mendapat senyuman itu, tak dapat menahan senyumannya, baginya lian adalah segalanya walaupun nyawa nya harus ditukarkan untuk lian dia rela melakukan semuanya asal lian aman, dan sekarang dia akan menjaga lian supaya aman.

"Yaudah abang tunggu disana ya, kalo sudah panggil abang aja"kata ale sambil menunjuk sebuah sofa empuk disana dan sofa itu bisa dibuat untuk tidur jika capek.

Lian mengangguk lalu kembali melihat lihat gaun yang akan dia pilih.

Matanya terpaku saat melihat sebuah gaun merah yang indah, bahkan sangat indah layaknya gaun tuan putri, lian sangat menyukai gaun itu.

Matanya terpaku saat melihat sebuah gaun merah yang indah, bahkan sangat indah layaknya gaun tuan putri, lian sangat menyukai gaun itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mbak gaun ini berapa harga nya?"tanya lian kepada seorang petugas toko ini

"Hargannya 40.000.000 mbak, mbak mau membelinya?"tanya mbak itu dengan ramah.

Fake nerdTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang