Dua puluh tujuh : Kunjungan Geng Shannon ke Istana

3.7K 166 0
                                        



hari ini, shannon bangun terlampau pagi. karena teman temannya akan datang. Excited?? Sangat!! Shannon menunggu hari ini datang. Saat shannon bilang teman temannya akan datang, ama malah menawarkan untuk menginap di istana selama sehari. Tapi, tergantung teman temannya.

"Putri, jam berapa teman teman putri akan datang??" Tanya kak santi yang tiba tiba masuk.

"Sekitar, jam.. Sepuluh!" Ucap shannon, ia kemudian melihat jam dinding. Jam menunjukan pukul sembilan pagi. Shannon pun pergi untuk menyapa para tetua.

"Selamat pagi akong, ama, mama, papa, soso, koko" ucap shannon, kemudian duduk di tempat biasa.

"Teman teman mu jadi datang rose?" Tanya akong

"jadi, mereka akan datang pukul sepuluh" ucap shannon.

Setelah mereka selesai pertemuan pagi, shannon pun menuju kandang hewan. Sambil menunggu teman temannya, ia memberi makan kura kura.

"Pak, ini bentar lagi telornya keluar ya pak?" Tanya shannon, bapak penjaga mengangguk. Shannon kemudian turun dan mengelus ngelus cangkang kura kura tersebut. Setelah itu, dia naik lagi ke atas. Shannon berjalan ke taman, kemudian duduk. Tapi, ia bosan. Ia sangat excited menunggu teman temannya untuk datang. Ia bersenandung di taman istana.

"Udah berapa lama gue gak denger lu nyanyi" ucap dean, shannon menyeritkan alisnya. Shannon berjalan menjauh dari dean, tapi dean mengikutinya.

"Shannon!!" Panggil teman temannya, shannon melebarkan matanya dan berlari kearah mereka. Kemudian mereka masuk ke dalam istana, pertama tentunya shannon mengajak teman temannya untuk menyapa tetua di istana.

"Gila, pantesan lu makin kurus jalan dari tempat a ke tempat b jauhhh" ucap stacey, shannon tertawa.

"Permisi" ucap shannon sambil membuka pintu ruang santai, para tetua sedang berada di sana

"Ada apa rose?" Tanya ama

"Ama, teman teman rose sudah datang" ucap shannon, kemudian semua teman shannon menyapa Ama, mereka agak takut sebenarnya. Shannon menahan tawa melihat teman temannya berbicara dengan sanagt formal.

"Selamat Siang, mama ratu, kami adalah teman teman dari putri Roseanne. kami sangat merasa beruntung, karena mendengar bahwa kami di undang untuk hadir ke istana ini. Terimakasih karena sudah mengundang kami" ucap eldwyn, shannon tentu saja menahan tawanya. terutama, karena badan eldwyn dan teman teman lainnya bergetar. 

"kalian ternyata teman teman rose.. senang bisa bertemu dengan kalian.. nikmati keliling istana ya.." ucap ama, mereka semua mengangguk

Mereka kemudian berkeliling dan menunjukan ruangan ruangan yang ada.

"shane, mau liat perpustakaannya dong" ucap queensi, mereka pun berjalan ke perpustakaan. Di perpustakaan, mereka terkagum kagum dengan perpustakaan tersebut.

"Disana medical, disana sejarah, disitu politik, disitu filsafat ew" ucap shannon

"Lu enek banget ya sama filsafat?" Tanya eldwyn

"Dih, nanti dah kalau ketemu, lu tau seberapa tua tuh guru terus ngebosenin" ucap shannon

"Putri.. Mengapa putri berbicara seperti itu? Harusnya putri bersikap hormat karena saya.. Lebih tua dari putri" ucap seseorang, semua menengok karena kaget.

"maaf, kakek" ucap shannon. Yang bebricara adalah guru filsafat shannon. Semuanya tertawa dan bertanya siapa itu.

"apakah.. Ini teman teman putri??" Tanya kakek sutarno, shannon mengangguk.

"Baiklah, selamat meknimati perjalanan keliling istana" ucap kakek sutarno, kemudian pergi. Shannon dan kawan kawannya juga ikut pergi dan menuju tempat lain. Mereka sekarang berencana menuju kamar shannon, gedung sebelah timur yang khusus untuk putri dan pangeran yang baru menikah.

"Ini kamar gue sebelah kiri, kamar dean sebelah kanan" ucap shannon, mereka melihat lihat. Shannon pun membuka kamarnya, mereka masuk ke kamar shannon dan terlihat seperti orang norak. Shannon tertawa sendiri.

"Dean pernah masuk ke kamar lu?" Tanya ari

"Pernah lah!" Ucap shannon, mereka kemudian berdiam di dalam kamar shannon. Bercerita adalah hal nomor satu yang mereka lakukan.

"gue mau jujur lu pada, karena lu pada juga udah tau. Gue gak bisa bohong sama lu" ucap shannon

"Kenapa sih shane, lu harus nutupin dari kita?" Tanya zee

"Posisinya beda woy.. Dia itu orang kerajaan, kalau gue dijoodhin sama rakyat biasa juga.. Gue pasti langsung cerita sama kalian" ucap shannon

"Yaudah, yang penting sekarang lu cerita dah sama kita" ucap xena

"Oke, jadi waktu gue ke maldives. Finally gue tau kalau dia itu punya pacar.. Namanya arissa shawn. Cakep sih, gue gak bisa bohong. Tapi, dia gak berlaku baik dengan gue, begitu juga temen temennya yang namanya felix sama jeremy. Terus, waktu itu pas tahun baru, ternyata dia pergi sama si arissa habis dari rumah gue. Gue... Kecewa setengah mati.. Sumpah kecewa.." Ucap shannon sambil menangis. Teman temannya mengelus punggung shannon

"Terus, waktu itu mereka pergi ke bali, ijin nya sih ada tugas, tapi ternyata mereka berduaan dan ngirim foto ke gue. Gue sakit loh sumpah, fotonya nih.." Ucap shannon sambil mengambil amplop dan memberikan kepada teman temannya.

"Anjiirrrr!! Shane!! Lu gila ya ngebiarin mereka begini??!!" Tanya jose, shannon hanya diam dan menunduk. Ia mengusap air matanya.

"Terus, gue ikut club berkuda, pas gue di atas kuda, mereka romantisan segala macem depan mata gue. Terus, waktu gue lagi naik kuda, gue liat dengan jelas kalau arissa ngasih jebakan yang bikin gue dan kuda gue tuh jatoh. Dan hasilnya, punggung gue kayak gini" ucap shannon sambil menunjukan foto punggungnya saat memar kepada teman teman mereka.

"Sampe sekrang masih??" Tanya Ari

"Shane!! Lu tuh otak lu kemana sih??!!! Lu ngebiarin lu digituin?? Sama aj lu ngerendahin harga diri lu tau shane!!" Ucap queensi

"Gue bisa apa queensi???" Tanya shannon

"Lu tau gak betapa gilanya gue nahan rasa sakit, mereka bilang.. Gue.. Nikah cuman karena duit. Pas kemaren pertemuan keluarga besar, dean nyerang gue dengan kelemahan bapak gue.. Gue kecewa.. Gue kecewa... Gue kayak.. Gak nyangka aja.. Dia ngegunain.. Kebusukan bapak gue buat ngelindungin diri dia!!" Ucap shannon sambil menangis, teman temannya memeluk shannon. Shannon menagis di pelukan temannya.

"Shane, lu harus kuat shane! Kita ada sama lu. Kalau lu butuh bantuan, kita adaa buat lu!" Ucap Ari

"Gue gak suka sahabat gue diginiin sama cowok bajingan" ucap Stacey, for the first time stacey berkata kasar seperti itu.

"Oke.. Gue butuh bantuan kaliann... Jadi, gue punya rencana.. Gue mohon banget kalian lakukan ini untuk membantu gue" ucap shannon, shannon pun menjelaskan rencan yang di buat oleh wisely dan shannon.

"Bukankah itu agak rumit karena.. Menjatuhkan sifatnya??" Tanya jose

"Keluarga istana udah setuju" ucap shannon, mereka semua mengancungkan jempol mereka.


976 words

so, apa sih yang kira kira apa sih rencana shannon dan detektif wisely? chapter berikutnya, bakal menjawab apa sih yang akan mereka lakukan. pokoknya, chapter mendatang bakalan seru banget karena akan banyak hal tak terduga terjadi. hohohohoo

but, karena minggu depan aku UAS jadi bakalan jarang update. tapi, besok aku bakalan update yang panjang kok. belajar buat UAS juga ya kalian!! doain semoga nilai ku bagus, lol.

nb : lagunya enak loh, dengerin ya lol.

as usual VOTE and COMMENT

Royal Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang