Seorang yeoja terlihat memalingkan wajahnya begitu melihat tayangan yang sedang ditampilkan oleh screen penangkap paparan LCD Proyektor didepannya. Tangan kanannya memegangi siku tangan lainnya, sepertinya ia tak sanggup menahan air mata yang kini telah jatuh ke lantai. Belum usai kesedihannya, kini ia harus menghadapi sosok asli dari tayangan yang ditampilkan di depannya tadi memegang sebuah thropy kemenangan beserta speech sebagai tanda syukur. Tak sedikitpun yeoja itu berani mengangkat kepalanya melihat situasi di depannya. Ia terus menghindar hingga acara usai.
Sebuah botol soju yang telah kosong terjatuh dari atas jembatan. Sepertinya peminum minuman itu telah mabuk hingga melepaskan botol itu tanpa kesadarannya. "Couple Favorite?? Hah... yang benar saja!" yeoja itu mendengus setelah memikirkan perkataannya.
"Gurae!! Kalian memang serasi! Seluruh sekolah bahkan seluruh dunia peduli akan hubungan kalian!" gadis itu terlihat menghela napas, ia tertawa "Hahahahaha...."
Raut mukanya kini berubah menjadi muram "Tidak taukah kalian? Pasangan favorite yang kalian idam-idamkan... dia pernah mencoba membuatku menjadi selingkuhannya!" tangisnya kini tak terbendung lagi begitu menyelesaikan kalimat terakhirnya.
Air mata gadis itu turun disertai rintik-rintik hujan yang semakin deras seiring malam yang semakin larut. Di tengah turunnya hujan yang semakin deras, gadis itu terus menangis menyusuri jalanan menuju kediamannya. Ia tak berpikir untuk mengganti baju dan langsung berbaring di atas sofa. Terlelap disana dengan pakaian basah kuyup dan kesadarannya yang belum kembali sepenuhnya.
-000-
Jennie POV
Aku terbangun menatap langit-langit dan memegangi keningku yang masih terasa pusing. Mungkin akibat mabuk dan kehujanan semalaman aku jadi seperti ini. Aku masih mengeryipkan mataku ketika orang asing berhamburan mendatangiku. Tak hanya orangnya yang tak kukenali, pakaian mereka pun menurutku sangat aneh dibanding busana keseharian yang aku kenakan.
"Mama~ gwaenchanaseumnika?"
Aku mengeryitkan dahi, dari mana orang-orang berpakaian aneh ini memanggilku 'Yang Mulia'. Kini ku mengedipkan mata mencoba menelaah, bukankah aku sedang tidak berada di lokasi filming drama kolosal. Tapi kenapa aku bangun di area aneh ini dengan segala properti drama Joseon yang banyak kulihat di televisi.
"Cepat panggilkan tabib kerajaan!" teriak seseorang pada para perempuan yang mengenakan seragam.
Seorang lain yang dipanggil tabib datang dan mengecek denyut nadiku. Aku tidak sedang mabuk kan? Kenapa orang-orang disini bertingkah aneh dengan bahasa-bahasa formal yang sulit kucerna?
Aku terbangun "Dimana ini?" aku mencoba mengkonfirmasi apa ada yang salah dengan pengelihatanku.
"Yang Mulia! Anda sedang berada di istana Jagyeong, seseorang menemukan Anda pingsan ketika hujan deras terjadi."
Mwoya? Apa-apaan ini? Kenapa mereka terus-terusan memanggilku Yang Mulia?
"Lalu aku ini siapa?"
"Tabib, apa yang terjadi? Kenapa Putri Mahkota bahkan tak tau identitasnya?"
"Putri Mahkota kehilangan ingatannya ketika kepalanya terbentur dengan keras. Saya hanya bisa memberikan obat untuk memulihkan kondisi fisiknya."
Putri Mahkota? Jadi aku benar-benar berada di Joseon?
-000-
Author POV
"Mama~, Putra Mahkota datang ingin menemui Anda!" seorang dayang membukakan pintu hingga tampaklah sosok namja dengan pakaian era Joseon masuk ke ruangan.
"Putra Mahkota atau siapapun itu aku tidak ingin menemui mereka. Aku ingin sendirian!!" yeoja itu membalik badan membelakangi pintu masuk.
"Jeoha~ keadaan Putri Mahkota belum membaik, mungkin beliau sedang ingin beristirahat hingga menolak untuk menemui Anda." dayang itu menjelaskan keadaan Putri Mahkota yang masih lemah.
"Putri~ Jika saat ini kau tidak bersedia menemuiku, aku hanya akan mengingatkan agar kau cepat memulihkan keadaanmu. Minumlah obatmu dan makan dengan baik! Aku pergi."
Putra Mahkota dengan berat hati harus pulang ke istananya tanpa melihat wajah Putri Mahkotanya. Tentu saja ia memahami keadaan Putri Mahkota yang baru terbangun dengan tak mengingat apapun dalam ingatannya.
Sementara itu sang Putri Mahkota hanya berdiam di atas kasurnya. Ia tak mengerti kenapa harus berada disana tanpa alasan yang jelas. Terlempar dari jaman moderen ke era Joseon seperti ini bukanlah hal yang pernah ia imajinasikan. Walau bagaimanapun takdir telah ditentukan dan ia harus tetap menjalani takdir barunya. Bukan sebagai anak sekolah yang baru merayakan kelulusan, namun sebagai Putri Mahkota Hyoeui yang dalam sejarah tercatat sebagai istri Lee San.
-TBC-
KAMU SEDANG MEMBACA
MOON LOVERS
Historical Fiction>> Season 1 Seorang gadis terbangun di masa Joseon dengan tubuh gemetar setelah mengetahui takdir pasangannya yang telah tercatat dalam sejarah. Dalam perjalanan untuk mengubah takdirnya, ia bertemu dengan seorang pemuda Goryeo yang terdampar di te...
