*versi cetak mengalami perubahan // belum direvisi*
*Song Recomended Butterfly - BTS*
'Aku akan membantumu mendapatkan Eunbi lagi."
...
Hari sudah sangat larut, tapi Jungkook belum juga terlelap. Ia berbaring di sofa, memikirkan sesuatu. Dalam kegelapan itu, merenung, ia mengulang puluhan kali kalimat Jimin. Memikirkannya lebih dalam. Namun, rasa sakitnya hati menjadi titik balik kerapuhannya.
Bohong jika ia sudah melupakan Chaeyeon sepenuhnya. Berjuang melupakan itu sangat sulit dilakukan kala tali percintaan terputus, biasanya mereka akan fokus pada penyembuhannya. Tapi, untuk apa terus-terusan memikirkan gadis itu. Toh, segalanya hanya tipuan belaka. Ia tertipu. Cinta Chaeyeon hanya ada dalam dunia sihir.
Jungkook baru saja ingin memejamkan mata, tapi nyala lampu membuatnya mengurungkan diri. Ia melihat seseorang berjalan ke dapur. Berpakaian sama seperti siang dan sore tadi.
Agaknya kernyitan di dahinya sudah terpatri. Ia bangkit, mendekati sosok itu.
Meski acuhan mungkin saja akan kembali dirasakan, Jungkook tetap saja mendekat. Duduk di kursi seraya memandangi gerak-gerik Eunbi.
"Kau mau makan jam segini?"
Diam.
Jungkook menampakkan senyumnya sekilas, "Ibu tadi ke sini membawa makanan, ada di lemari es, kau bisa memakannya."
Dan Eunbi hanya diam. Membisukan mulutnya dengan sengaja. Saat Jungkook memilih berlalu lagi, barulah Eunbi dengan sedikit mengendap membuka pintu lemari es tersebut. Ternganga dengan makanan baru yang dibawa sang mertua.
Sedangkan Jungkook yang mengetahui perilaku itu hanya tersenyum simpul. Kembali ke sofa dan berbaring di sana.
"Tidurlah sampai besok Bi, maafkan aku."
***
Keesokan harinya, Chaeyeon, Jimin, dan juga Taehyung sudah duduk manis di mobil yang terparkir di depan bangunan klasik-modern. Menunggu seseorang yang mungkin tak akan keluar dari bangunan itu. Tapi kesabaran yang dimiliki Chaeyeon ataupun Taehyung sama-sama tak bisa mengendalikan waktu.
"Taehyung! Kau masih mau menunggu? Ini sudah sangat lama!" sergap Chaeyeon.
Taehyung menggigit bibir bawahnya, berpikir sejenak, kemudian tanpa permisi keluar dari mobil. Lelaki itu berlari kecil, masuk ke dalam cafe tersebut. Tak selang berapa lama, lelaki bermarga kim tersebut keluar, dengan membawa sesuatu di bahunya.
"Kurasa Taehyung memang sudah gila!" Jimin melongo, melihat cara Taehyung mendapatkan buruannya. Chaeyeon juga tak kalah terkejut.
Pintu mobil terbuka.
Buk....
"Ya!"
Bough....
Gadis itu memukul Taehyung dengan keras. Berteriak dan memaki lelakiakBelum sempat bernapas, Taehyung memegang kedua tangan yang sedari tadi memukulinya itu. Mencengkeram dan....
Cup
Diam.
Sunyi.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Husband [JJK Ver]
Fanfiction[Season 1-3] Dingin. Satu kata itu mampu mewakili seluruh sifat Jeon Jungkook. Sebesar apapun Eunbi mencintai lelaki tersebut. Itu semua tak akan merubah watak suaminya. #1 in Marriagecontract #02012021 #1 in JungkookFF #13032021 #1 in Fanfiction...
![My Cold Husband [JJK Ver]](https://img.wattpad.com/cover/89474888-64-k311117.jpg)