Bab 34

1.1K 116 11
                                        

Ada yg suka pisang?😀

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ada yg suka pisang?😀



***




"Eomma. Kita jadi kan jalan-jalan?"

Pagi sudah datang, dan suara-suara itu sudah terdengar dari tadi. Sejak alarm yang dipasang Insoo berdering dan membangunkan seluruh penghuni rumah. Dan sekarang nyaringnya suara Insoo tak kalah berisik dari alarmnya, suaranya memenuhi apartement bergaya klasik modern tersebut.

Eunbi hanya tersenyum dan mengangguk. Dia masih sibuk membersihkan meja makan bersama Chaeri.

Akhir pekan yang sempurna di keluarga kecil Jeon, Eunbi kembali dan pagi ini mereka berencana untuk jalan-jalan. Insoo sudah sangat bersemangat sejak bangun tidur ketika Chaeri memberitahu jika mereka akan pergi piknik. Insoo bahkan sudah berdandan cantik. Dan meminta Chaeri untuk menjalin rambutnya menjadi dua bagian.

Sementara Jung Kook seusai sarapan sudah bersiap membawa barang-barang untuk piknik di luar. Rencananya, akan ada keluarga Jimin dan Tae Hyung yang akan bergabung. Meski dadakan, tapi mereka semua setuju. Terlebih Eunbi. Dia akan menutup buku harian keluarganya dengan sangat manis. 

"Appa! Cepatlah! Aku juga akan membawa ini, Kak Hea pasti suka."

Insoo semakin berantusias menyuruh ayahnya membawa dua boneka barbie untuk dirinya dan anak Tae Hyung.

"Tiga saja, Appa. Kak Jiyeon pasti juga sangat menyukai boneka ini. Kami akan main bertiga." Insoo lekas memasukkan boneka-bonekanya ke tas ayahnya. Mmebuat Jung Kook terkekeh pelan. Sedang Jisoo hanya duduk bersandar di sofa, menyaksikan aktivitas orang-orang di sana. Matanya berhenti menjelajah ketika melihat ibunya.

"Chaeri kau sudah menyiapkan sushinya?"

"Sudah Nona. Tinggal air minum saja. Semua sudah beres."

Eunbi mengangguk, dengan rasa letih yang tak ingin dia tunjukkan pada keluarganya, dia menghampiri Jisoo. Bocah itu tak mengeluarkan sepatah katapun sejak tadi. Bahkan sarapannya tak habis. Dan dengan tatapan sayu itu, Jisoo tengah menatapnya.

"Jisoo baik-baik saja? Apa perutmu masih sakit?"

Eunbi duduk di samping anaknya, mengusap pipi bocah itu yang lantas tersenyum. Jisoo memeluk ibunya, "Tidak. Aku tidak sakit lagi karena Eomma ada di sini."

Jisoo menenggelamkan wajahnya sesaat di dada ibunya, menepis perasaannya yang tak enak. Entah kenapa, harusnya dia tak lagi khawatir karna usahanya membuat sang ibu kembali sudah berhasil meski harus dengan mengorbankan kesehatannya.

Tapi, sejak semalam. Saat ibunya membacakan dongeng untuk dia dan Insoo, Jisoo rasa ibunya tengah menyembunyikan sesuatu. Jisoo melihat ibunya mimisan. Tapi ibunya tak mengaku.

My Cold Husband [JJK Ver]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang