*versi cetak mengalami perubahan // belum direvisi*
Flashback
Jungkook berjalan gontai dengan tubuh kusut nan lekuhnya. Mengabsen berapa banyak hal yang bersarang di dalam otak sedang waktu yang berguling membawanya berhenti pada ribuan masalah.
Ia sadar betul, yang dilakukannya saat ini salah besar. Ia hanya ingin Eunbi lebih dewasa, ia juga tahu sifat manja itu karena Eunbi semata tak ingin kehilangan dirinya. Toh, ia sedari dulu sudah tahu jika Eunbi tipe wanita yang manja.
Lantas apa semua ini? Kenapa dan bagaimana bisa terjadi?
Sejenak Jungkook ragu untuk masuk ke dalam hunian mereka -dirinya dan Eunbi. Tapi setidaknya ada keinginan Jungkook untuk membenahi segalanya, meski ia tahu apa yang akan terjadi setelah ini.
Di luar kepala Jungkook memasukkan password apartment. Mengeja kembali rangkaian kata yang sudah ia siapkan atau pembelaan yang seperti apa nanti untuk melindungi diri.
Begitu tubuh dan segala kegelisahan tak tentu itu tenggelam di dalam ruangan, ia tak mendapati apapun kecuali dua hal.
Gelap dan sunyi.
"Eunbi?"
Jungkook menyalakan lampu, dan teranglah ruangan itu.
"Eunjung?"
Ceklek....
Jungkook Pov
Ini sisiku, sisi yang serba salah di matanya pun mata penulis takdir ini.
Bayanganku membawa mata ini berhalusinasi. Ia tengah meringkuk seperti bayi di ranjang besar kami. Dengan suara isakan itu, kupastikan air matanya telah menjadi danau yang maha luas.
Dan nyatanya dia tak di sana... ranjang besar itu, ranjang besar yang dulu kupergunakan untuk berbagi keringat bersamanya, kenapa waktu membawa selimut itu seakan berdebu?
Kenapa hanya ada kegelapan di ruangan ini?
Dan aku?
Aku hanya bisa menghela napas tanpa tahu bagaimana harus menarik napas kembali.
Aku tahu ini sulit baginya. Aku pun juga tidak sedang menguji cintanya padaku. Untuk apa?
Tapi aku hanya ingin dia menuruti kataku, kata yang untuk kebaikannya sendiri.
Mengesampingkan ego, dan berpikiran positif. Aku hanya ingin itu Tuhan... tapi kenapa kau buat semuanya serumit ini. Kenapa dia menanggapinya seperti ini?
Aku tahu, aku yang paling bersalah, tapi pernahkah kalian memahami dari sudutku? Sudut yang tak pernah bisa dijelaskan. Aku yang selalu salah dan dia yang selalu tersakiti.
Aku tak peduli tentang hujatan dan makian kalian. Aku hanya ingin kembali membina keluarga kecil ini dengan satu kata pondasi, baik-baik saja.
"Eunbi...."
Kubersandar, mencoba meluruskan tulang-tulang punggung. Tapi belum sempat lama kurasakan, ponsel di sakuku bergetar.
Keselinapkan jemari guna meraihnya, dan sebuah nomor tak kukenal tertera di layar.
Sempat ragu, tapi keputuskan untuk mengangkatnya juga.
"Ya...."
"Jungkook... kau Jungkook?"
"Hem...."
"Datanglah ke rumah sakit. Eunbi di sini...."
-
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Husband [JJK Ver]
Fiksi Penggemar[Season 1-3] Dingin. Satu kata itu mampu mewakili seluruh sifat Jeon Jungkook. Sebesar apapun Eunbi mencintai lelaki tersebut. Itu semua tak akan merubah watak suaminya. #1 in Marriagecontract #02012021 #1 in JungkookFF #13032021 #1 in Fanfiction...
![My Cold Husband [JJK Ver]](https://img.wattpad.com/cover/89474888-64-k311117.jpg)