*Sudah dibukukan - Versi Buku berbeda*
"Aku lelah dengan sifat manjamu."
Terhunus kemudian terbakar api besar, Eunbi bahkan lupa bagaimana cara untuk bernapas dengan benar. Dadanya semakin sesak dan menyakiti hatinya. Tapi seberapa keras ia mencoba bertahan dalam kepungan api, ia telah menjadi abu.
Lelaki itu kini telah hilang dari tempatnya berdiri. Entah kemana, atau mungkin pergi mencari wanita yang semalam mengantar Jungkook pulang.
Wanita bermarga Go itu sekarang mengusap wajahnya, karena suara decitan sepatu membelah ruangan. Ia berpura-pura mengerjakan sesuatu kala suara menanyainya perihal dongeng semalam.
"Eomma...."
"Eum?" Ia tak menoleh sama sekali.
"Buku dongeng yang Eomma bacakan untukku semalam Eomma simpan di mana?"
***
Lelaki bermata sipit itu mengusap wajahnya pelan pula, ia tak habis pikir pun tak menyangka, sepagi ini ia sudah kedatangan tamu yang tak diundang.
Apalagi wajah frustasi Chaeyeon, ia sudah menyangka jika pertengkaran masih tetap berlanjut.
"Aku akan menggantinya. Jangan melihatku seperti itu."
Jungkook bersuara, ia terus mengeringkan rambut basahnya dengan handuk putih. Mencibir pakaian yang ia pinjam.
"Bukan itu masalahnya Kook."
Jungkook menebak jika dirinya akan dijadikan sate kambing atau steak oleh Park Jimin maupun Jung Chaeyeon.
Lama mereka terdiam, sampai akhirnya Chaeyeon mengeluarkan suara bernada pasrah.
"Apa kau benar selingkuh?"
Jungkook tak terkejut, tapi melihat reaksi santai Jungkook, justru Jimin-lah yang terheran.
"Jadi benar?"
"Aku tidak tahu, hanya saja seluruh sifat yang dia berikan padaku membuatku lelah. Dia cemburu tanpa batasan dan alasan yang masuk akal. Dia bersikap seperti bayi, bahkan lebih dewasa Eunjung dari dirinya."
"Itu karena dia sangat mencintaimu." Sahut Jimin.
"Kau mau menyia-nyiakannya Kook?" Sambung Jimin.
Dan Jungkook diam bak bekuan es, ia diam, tapi mata tak bisa berbohong. Baik Jimin maupun Chaeyeon melihat gelagat itu. Jungkook kembali menjadi Jungkook yang dulu.
"Kau gila? Kau benar tak waras!"
Makian itu membuat lengkungan senyum di wajah Jungkook. Lelaki itu sedikit kesal, kenapa selalu wanita yang benar.
"Apa tak pernah kalian memikirkan posisiku selama ini? Kenapa hanya wanita yang selalu benar?"
Semua diam dengan kata itu, dan Jungkook sudah pasrah karena tatapan dari temannya.
"Kalian tidak akan pernah mengerti jika kalian tidak merasakannya langsung. Bagaimana kondisiku."
Masih terbelenggu pada kecanggungan, Jimin memutuskan untuk tidak membahasnya lagi. Dan menahan Chaeyeon untuk tidak membahasnya juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Husband [JJK Ver]
Fiksi Penggemar[Season 1-3] Dingin. Satu kata itu mampu mewakili seluruh sifat Jeon Jungkook. Sebesar apapun Eunbi mencintai lelaki tersebut. Itu semua tak akan merubah watak suaminya. #1 in Marriagecontract #02012021 #1 in JungkookFF #13032021 #1 in Fanfiction...
![My Cold Husband [JJK Ver]](https://img.wattpad.com/cover/89474888-64-k311117.jpg)