*versi cetak mengalami perubahan // belum direvisi*
Song recomended K-Will - Growing
****
"Tae... kumohon... dengarkan suaraku... selamatkan hidupku...."
Ye Eun masih berlari tak tentu arah, menangis dan tertatih diantara pelarian itu.
Samar ia mendengar teriakan namanya, dan itu berasal dari lelaki gila di belakang sana.
Mingyu tak menyerah mengejar, dan Ye Eun pun tak mau menyerahkan diri.
Ia tak bisa berpikir bagaimana bisa sebuah kisah cinta yang manis berakhir seperti adegan laga.
Ia hanya tak menemukan cinta yang dulu, cinta yang manis pada diri Mingyu. Lelaki itu tak cukup mampu membuatnya nyaman kini.
Langit mulai menjadi gelap, gulungan awan kian menebal dan kilat petir mulai menghiasi langit.
Mungkin dalam hitungan menit, hujan siap menyiram bumi.
Dan dalam dinginnya udara malam, kaki Ye Eun sudah merasa lelah. Ia terjatuh beberapa kali, bangkit beberapa kali pula.
Ia mulai tak mendapatkan titik fokus, sedikit pusing mulai mengganggu kepalanya.
Sampai ia menemukan sebuah minimarket di gang sempit. Di sebuah gang yang sepi pun tak ia kenali keberadaannya. Ia hendak masuk mengamankan diri, tetapi dunia berakhir begitu saja. Bukan, bukan dunia yang kita tempati. Tapi dunianya... hidupnya.
Napas tak bersama, air mata yang memang sudah membanjiri wajah terhenti seketika.
Dan dia percaya... Tuhan bersamanya.
"Taehyung...."
Lelaki yang baru saja keluar dari bangunan itu pun menunjukkan keterkejutan. Ia melihat bagaimana gadis itu berdiri dengan pakaian yang terbuka.
Kemeja yang sobek, celana pendek sepaha, rambut yang kusut, dan....
Warna ungu kebiruan di leher gadis itu.
Ye Eun kira semua bisa tenang setelah ia menemukan Taehyung. Tapi tebakannya meleset.
Mingyu datang, mendekapnya, menariknya untuk pulang. Namun, Taehyung tetap berdiri di sana tanpa bertindak. Otaknya kosong.
Sorot matanya lurus ke depan dengan tangan di masukkan ke dalam jaket beserta tudung yang membungkus kepala.
"Ayo pulang!"
"Tidak! Taehyung! Bantu aku... kumohon... bantu aku Taehyung! Tae! Taehyung!" teriakan demi teriakan mengiringi kisah itu, Mingyu seperti pedofil, dan Taehyung adalah manusia tanpa perasaan.
Rontaan dibarengi dengan tangisan yang menggebu tak dipedulikan Taehyung. Ia malah beranjak tanpa menoleh.
"Taehyung kumohon... lepaskan aku Min! Kumohon lepaskan aku!"
Ada kala ia ingin menyerah setelah dengan mata buram, punggung Taehyung lenyap di persimpangan jalan.
Lenyapnya asa hanya menyisakan tetesan air mata terakhir. Dunianya gelap saat rinai hujan mulai menyelimuti.
Tak ada yang benar, tangan Mingyu masih menariknya, ia masih memberontak. Dan Taehyung....
Taehyung....
Pria itu nampak sekilas setelah lenyap. Mata teduh itu mampu ditangkap Ye Eun setelah harapan membuatnya mati.
Taehyung menarik tangannya. Melepaskan tangan Mingyu di perut Ye Eun lalu dunia Ye Eun gelap sepenuhnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cold Husband [JJK Ver]
Fanfiction[Season 1-3] Dingin. Satu kata itu mampu mewakili seluruh sifat Jeon Jungkook. Sebesar apapun Eunbi mencintai lelaki tersebut. Itu semua tak akan merubah watak suaminya. #1 in Marriagecontract #02012021 #1 in JungkookFF #13032021 #1 in Fanfiction...
![My Cold Husband [JJK Ver]](https://img.wattpad.com/cover/89474888-64-k311117.jpg)