Take Over!

3.9K 180 3
                                        

("Selamat menikmatinya Luci-El,")

Apa maksud dari kalimat tersebut? Apa itu berhubungan dengan hal yang ku alami saat ini? Ini pasti akan menjadi hari yang berat, sepertinya.

"Apa mau mu?"

"Yang ku mau?"
"Membunuh mu Luci-El!"

*Zeb! *Zeb!

Apa?! Apa-apaan serangan itu? Serangan itu layaknya sebuah pisau yang di lemparkan, tapi apa yang terjadi sebenarnya? Tidak mungkin itu bisa terjadi. Di tambah lagi, serangannya langsung menghilang begitu saja. Apa-apaan dengan serangannya tersebut? Aku harus bisa pergi dari sini. Tapi, bagaimana caranya? Aku harus berpikir cepat.

"Sepertinya, kau sedang berpikir keras ya Luciel,"
"Bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi sekarang dan tidak bisa melakukan apa-apa,"

"Cih!"

"Medusa!"

*Hoof!
*Bhuck!

Apa?! Serangan apa itu? Serangan itu seperti seekor ular yang menyilaukan, menghantam ku dengar keras. Ah? Apa?! Ukh! Tubuh ku tidak dapat di gerakkan!

"Huh, kau pikir kau bisa kabur begitu saja?"
"Kau tidak akan bisa Luciel, kau akan mati disini, tubuh tidak dapat bergerak karena serangan ku barusan,"
"Dan, beberapa tulang mu telah retak dan patah, mengerti?!"

"Heaven Light!"

Cahaya apa pula ini? Terlalu menyilaukan. Lama-lama ini dapat membuatku buta. Sial! Apa aku tidak bisa pergi dari sini? Cih!

"Uriel ya?"

Uriel? Huh, jangan membuat ku tertawa, mana mungkin. Dia hanya sesuatu yang tidak dapat di jelaskan oleh 3 hukum, yakni Hukum Fisika, Hukum Biolgi, dan Hukum Kimia.

"Apa kau baik-baik saja, Onii-chan?"

Eh? Onii-chan? Apa maksudnya ini? Ini benar-benar membuat ku bingung. Aku harus menenangkan diri ku terlebih dahulu. Tenaglah diriku. Ini hanyalah-

"Apa maksud dari semua ini Samael?"
"Kenapa kau memihak pada Michael dan Gabriel yang menentang dan membunuh tuhan?"

"Diamlah,"
"Kau hanyalah seorang Fallen Angel sekarang, sama halnya dengan kakak mu itu, Lucifer!"

Lucifer? Mereka membicarakan apa sebenarnya? Kenapa lama-lama mereka membicarakan hal yang lebih tidak masuk ak-a-l.

"Huh, begitu ya?"
"Jadi, kalian bertiga telah mengambil singgasana ya?"
"Memberitahunya agar aku meninggalkan surga dan menjadi Fallen Angel,"
"Kalian benar-benar naif!"

"Onii-chan?"

"Uriel, biar aku yang mengatasi ini,"
"Dia benar-benar membuatku muak!"

"Muak?"
"Kau pikir kau bisa mengalahkan ku hanya dengan memanfaatkan tubuh anak itu dan memanfaatkan kekuatan adik mu?"

"Biar ku beritahu kau suatu hal,"
"Luciel, bukanlah sembarangan anak mengerti?"
"Orang tuanya bahkan mengetahui kehadiran ku pada tubuhnya, walaupun aku tidak menamppakan diri,"
"Nama Luciel itu berasal dari nama ku dan Uriel,"
"Dan lama kelamaan, anak ini akan menjadi aku dengan kesadarannya sendiri,"
"Aku bahkan tidak bisa mengendalikan anak ini, ketika hal tersebut terjadi,"

"Hah, kau pikir kau bisa menggertakku dengan kata-kata seperti itu!"
"Lucifer! Kau memang tidak berubah sama sekali!"
"Matilah dengan ke naifan mu itu!"
"Medusa! Death Sychte!"

"Huh, menyerang ku dengan serangan yang sama dengan sebelumnya dan di tambahkan dengan serangan jarak dekat yang akan di lancarkan dalam 3 kali serangan itu,"
"Sama sekali sia-sia!"
"Darkness Gate!"
"Maaf, tapi sepertinya kau akan kehilangan Medusa mu,"
"Dan kau akan kehilangan nyawa mu!"

"Cih!"
"Death Sychte! God Impuls Speed!"

*Ziu *Ziu *Ziu

Menaikkan kecepatan tubuh dan menyerang ku secara dekat. Apa dia pikir itu akan berhasil? Dasar bodoh. Ia bahkan membuat ku menyadari keberadaannya, mencoba menyerang ku dari belakang ya? Menarik.

"Matilah kau, Lucifer!!!!"

"Heh!"
"Kau yang akan mati, Samael!"

Devil Legacy & RealistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang