a Torment!

324 20 0
                                        

Apa yang terjadi pada mereka? Kenapa mereka semua terluka parah seperti ini? Apa yang mereka lakukan selama ini? Apa yang- Ukh! Sial! Dada ku kembali terasa sakit. Apa yang baru saja terjadi? Mereka hanya bertujuh disini. Bukannya mereka berjumlah 8 fallen angel? Kemana 1 lagi? Kemana Azrael?

*Tsuk!

"Ukh!"

Apa yang terjadi? Siapa yang menusuk ku dari belakang? Miko? Tidak mungkin.

*Tsuk!

"Akh!"

"Kau sebaiknya mati saja, Luciel,"
"Kau hanya akan menimbulkan banyak korban,"
"Kau tidak pantas hidup, karena yang didalam tubuh mu,"
"Jangan salahkan aku, salahkan yang ada didalam tubuh mu itu,"
"Selamat tinggal, Luciel,"

Suara ini? Azrael? Dia yang melakukan ini? Apa yang ia pikirkan? Apa yang ia rencanakan?

"Kau... Azrael!"
"Apa yang kau rencanakan?"

"Yang ku rencanakan?"
"Huh, aku sebenarnya tidak jatuh,"

"Apa?"
"Lalu apa yang kau-"

*Tsuk!

"Ukh!"
"Kau..!"

"Aku hanya berpura-pura jatuh, itu saja,"
"Inilah rencana kami para Angel, Luciel,"
"Aku tahu kau mempercayai ku, tapi maaf kau harus mati disini,"

"Ukh!"
"Azrael, Kau..,"

*Seeb

"Hah!"

*Tsuk!

"Maaf, tapi kau harus mati Luciel,"
"Kau harus mati, sebelum Lucifer benar-benar bangkit,"

"Lucifer?"

"Huh, kau ini,"
"Jangan mempersulit kematian mu sendiri, Luciel,"
"Ucapkan selamat tinggal pada dunia ini,"
"Dan matilah!"

"Hah!"
"Kuh!"

"Apa kau masih ingin ku siksa Luciel?"
"Aku masih memiliki beberapa mainan kecil,"
"Mainan yang biasanya di gunakan oleh manusia untuk menyiksa seseorang,"

"Apa?"

"Tenang saja, teman mu itu sudah ku pingsan kan,"
"Dia tidak akan mengetahui ini,"
"Dan mereka bertujuh sebaiknya ku masukkan kedalam dulu bukan?"

*Throw

Akh! Tubuh ku, dia benar-benar menyebalkan. Apa aku tidak bisa melakukan apa-apa?

*Grab

"Eh?"

"Kau tahu Luciel, kau memiliki tingkat regenerasi yang tinggi kau tahu?"
"Itu karena mantra Cura itu,"
"Dan kau akan ku siksa terus menerus!"
"Hahahahaha!"

"Kau..!"

"Tenang saja Luciel, kamar mu ini sudah ku ubah menjadi kedap suara,"
"Tidak akan ada yang akan mendengar teriakan mu itu,"

Dia..! Apa yang ia pikirkan? Apa yang akan ia lakukan?

*Sret
*Sret
*Sret
*Sret

"Nah, saatnya untuk menikmati hidangan utamanya,"
"Kau sudah tidak bisa kabur lagi, Luciel!"
"Kau akan kusiksa sekarang juga!"
"Akan ku mulai dengan memotong jari tangan mu satu persatu!"
"Sebelum itu, bagaimana jika aku patahkan terlebih dahulu?"

"A-apa yang kau lakukan? Azrael!?"

*Krek!
*Krek!
*Trek!

"Aaaaa!!!!!"
"Kau..!"

"Huh, kau berteriak layaknya seorang perempuan Luciel,"
"Aku baru saja mematahkan 1 jari tangan mu, Luciel,"
"Tersisa 9 jari lagi,"
"Aku akan menikmati ini,"

*Krek!
*Krek!
*Trek!

Hah! Dia..! Apa-apaan ini? Jari tangan ku-

*Krek!
*Krek!
*Trek!

"Azrael!"
"Kau..!"

"Tenang Luciel, aku baru saja mematahkan 3 jari mu secara bersamaan,"
"Aku baru saja mematahkan 5 jari tangan mu,"
"Masih tersisa 5 jari lagi untuk ku patahkan,"

"Azrael!"
"Hentikan ini bodoh!"

"Hentikan? Apa kau bodoh Luciel?"
"Kau tidak akan mengerti bagaimana menyenangkannya menyiksa seseorang,"
"Karena kau berani-beraninya memerintah ku,"
"Akan ku patahkan kelima jari mu itu, secara bersamaan,"

*Krek!
*Krek!
*Krek!
*Krek!
*Trek!

"Akh..."

"Luciel, lihat kelima jari mu ini,"
"Darah segar mengalir dari jari-jari mu,"
"Ooh, tulang jarimu terlihat, Luciel,"

Apa yang akan terjadi padaku? Daripada seperti ini, lebih baik ia membunuh ku saja.

"Sekarang hidangan selanjutnya,"
"Aku menyimpan seekor kelabang, Luciel,"
"Seekor kelabang, seekor kelabang, Luciel!"
"Apa yang akan terjadi jika ku masukkan ini kedalam telinga mu ini?"

"Telinga ku?"
"Azrael, ku mohon jangan lakukan itu,"
"Ku mohon padamu,"

"Hmm,"
"Sepertinya aku terima permohonan mu itu,"
"Sepertinya!"

Devil Legacy & RealistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang