Berhasil ku hancurkan. Bagaimana dengan yang lain? Penglihatan ku kembali kabur. Aku tidak bisa melihat dengan jelas, apa yang akan terjadi kali ini? Apa aku akan kembali disiksa? Tubuh ku benar-benar terasa lemah, aku sudah menghabiskan semua tenaga ku. Cih! Aku mulai kehilangan kesadaran, kondisi ku semakin memburuk. Huh, sejak aku bertemu dengan mereka kondisi semakin memburuk saja. Dari awalnya hanya mengganggu ku sampai menyeret ku kedalam banyak masalah. Mereka merubah hidup ku saja, aku tidak ingin melihat mereka jika mereka sudah tidak ada lagi. Aku tidak kuat untuk melihatnya, aku hanya bisa menyalahkan diri ku saja.
"Kuh..!"
"Aku harus menyelamatkan semuanya,"
"Hah! Hah! Hah!"
"Mata kiri ku mengeluarkan darah?"
"Sial! Aku tidak menemukan mereka,"
"Dimana aku?"
"Tempat ini begitu gelap,"
"Uhm? Cahaya apa itu?"
"Apa aku harus kesana?"
"Mencurigakan, aku harus tetap berhati-hati,"
Aku memiliki firasat buruk mengenai ini. Apa yang akan terjadi? Apa Michael membuat perangkap yang sama seperti yang sebelumnya? Ku rasa tidak, tidak mungkin dia melakukan hal yang sama dua kali. Ia pasti merencanakan perangkap yang berbeda. Tapi, tidak ada jalan yang memungkinkan sebagai jalan keluar dari sini. Uhm? Kabut dari tempat ini mulai menipis, apa yang ada di sekitar ku sekarang? A!!! Kenapa hanya ada Sariel, Baal Berith, Focalor, Azazel, Beleth, dan Beelzbub? Kemana yang lainnya? Kemana anggota pasukan mereka? Kemana yang lainnya? Apa ini hanya sebuah ilusi saja? Aku tidak mempercayai ini, kenapa aku tidak melihat yang lainnya? Cih! Setidaknya, mereka berenam ku obati dulu dan aku harus mencari anggota pasukannya sesudah itu.
"Ukh..!"
"Kenapa aku merasa kami semua sudah dikalahkan?"
"Kenapa? Apa saja yang terjadi?!"
"Cih!"
Uriel, Phoenix, Gremory, Sytry, Raum, Agares, dan Dantalion. Apa mereka masih baik-baik saja? Kami harus bergegas, aku tidak ingin menerima kekalahan ini! Akan ku bunuh si bodoh, Michael itu! Walaupun, aku harus mati sekalipun!
*Step!
*Step!
*Step!
"All pain gone with a condition, curse will come with the power,"
"Cura!"
"Ukh..!"
*Deg-Deg!
*Deg-Deg!
Ukh..! Kutukannya langsung bekerja setelah penggunaan Cura. Uhm? Mereka sudah pulih ya? Baguslah, aku akan lebih terbantu dengan bantuan mereka.
"Luciel,"
"Ada apa, Sariel?"
"Apa yang terjadi? Kenapa tubuh mu mulai di penuhi oleh garis-garus hitam itu?"
"Tidak ada, kau tidak perlu mencemaskan ku,"
"Focalor,"
"Apa, Luciel?"
"Apa yang terjadi pada anggota pasukan mu?"
"Kami terpisah dan mereka menghilang begitu saja,"
"Bagaimana dengan mu Azazel?"
"Hal yang sama,"
"Bagaimana dengan mu Baal Berith? Beleth?"
"Sama,"
"Beelzbub? Sariel?"
"Sama,"
"Cih!"
"Semuanya ikut aku,"
"Aku tahu ini cukup gila, tapi aku membutuhkan kalian untuk mempercayai ku,"
"Bantu aku, aku membutuhkan kalian,"
"Kita akan selamatkan mereka semua dan mengembalikan posisi kita!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Devil Legacy & Realist
ActionLuciel, anak yang di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Ketika berumur 10 tahun, ibunya meninggal dan ketika ia berumur 17 tahun, ayahnya meninggal menyusul ibunya. Kini dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Keluarga Ayahnya maupun keluarga Ibuny...
