"Ukh! Tempat putih ini..,"
"Yo! Luciel,"
"Samael?"
"Kenapa kau bisa berada disini?"
"Hah, sepertinya aku lupa memberitahu mu,"
"Aku menghubungkan kekuatan ku pada kekuatan mu,"
"Jadi, kau bisa menggunakan kekuatan ku, tapi aku tidak bisa menggunakan kekuatan mu,"
"Lalu? Apa maksudnya dengan membawa ku kemari?"
"Hah! Kau ini..,"
"Gunakan kecepatan ku sana!"
"Kecepatan ku yang kau lihat sebelumnya itu, itu bukanlah kecepatan maksimal ku,"
"Gunakan kecepatan ku dengan maksimal dan kalahkan Michael sana!"
"Huh, begitu ya?"
"Baiklah, akan ku lakukan, Samael,"
"Jangan menyerah, Luciel,"
"Kami semua bergantung pada mu, Luciel,"
Terima kasih, Samael. Saatnya untuk mengalahkan Michael. Aku hanya perlu menambah kecepatan ku.
"Thunder Blow!"
*Boom!
"Hmm, sepertinya kau masih memiliki tenaga untuk melawan ya, Luciel,"
"Padahal kau sendiri sudah kehilangan banyak darah,"
*Step!
*Step!
*Step!
"Walaupun begitu,"
"Setidaknya aku tidak sendiri,"
"72 Demons of Solomon hadir disini,"
"Dan kau adalah target kami!"
"Hahahaha..!"
"Menarik-menarik,"
"Tapi, apa kalian pikir karena kalian berjumlah banyak kalian bisa mengalahkan ku?"
"Kau terlalu meremehkan lawan mu, Michael,"
"Bagaimana kalau kita sudahi basa basi yang membosankan ini?"
"Baiklah, ayo akhiri pertempuran ini!"
*Zwiu!
*Drek!
"Kau pikir itu bisa mengenai ku, Michael?"
"Kau terlalu naif,"
"Pasukan 1 akan di pimpin oleh Focalor,"
"Aku akan memimpin Pasukan 0!"
"Pasukan 1 serang dari Utara,"
"Pasukan 2 serang dari Barat Daya,"
"Pasukan 3 serang dari Timur,"
"Pasukan 4 serang dari Selatan,"
"Pasukan 5 serang dari Timur Laut,"
"Pasukan 6 serang dari Barat,"
"Laksanakan!"
"Pasukan 0 beranggotakan Uriel, Sytry, Phoenix, Gremory, Raum, Agrares dan Dantalion!"
"Pasukan 0 pecah menjadi 2 pasukan,"
"Pasukan 0-1 beranggotakan Sytry, Raum, Uriel, Agrares,"
"Pasukan 0-1 serang dari Barat Laut,"
"Pasukan 0-2 beranggotakan Dantalion, Phoenix, Gremory,"
"Pasukan 0-2 serang dari Tenggara!"
("Luciel, kekuatan yang ku berikan adalah kekuatan untuk membuat semua serangan mu menjadi 5 kali lebih kuat,"
"Ku percayakan kekuatan ku ini padamu, Luciel,")
Baiklah, Izanagi! Tidak akan ku sia-sia kan kepercayaan mu itu. Memperkuat serangan ku menjadi 5 kali lipat dari semula. Dengan kata lain, sama halnya dengan Ultimate Teleportation.
"Ultimate Thunder Blade!"
"Ayo akhiri ini, Michael!"
("Oik, Luciel!"
"Apa kau berencana mempermalukan ku?"
"Hah, kau ini..,"
"Jangan membuat aku mengulanginya lagi,"
"Kau itu adalah peninggalan ku,"
"Oleh sebab itu, aku akan menghilangkan semua kutukan sialan itu,"
"Dan seranglah Michael dengan kekuatan penuh,"
"Jika perlu, pagillah Lilith dari dalam hatimu,"
"Rise My Nephilim, Rise My Fallen Angel,")
Kekuatan penuh ya? Huh, baiklah mekuatan penuh dan memanggil Lilith ya? Lilith itu kalau tidak salah sang ratu bukan? Ukh, kenapa punggung ku terasa sakit? Kuuh..!
*Sreb!
"Sayap?"
"Fallen ya?"
"Menarik-menarik, akhirnya kau menunjukkan jati diri mu sebenarnya,"
"Ayo akhiri ini, Michael,"
"Lilith!"
*Zwiu!
"Uhm? Siapa yang memanggil ku?"
"Nefilim? Lucifer? Begitu ya,"
"Nefilimnya Lucifer, siapa nama mu?"
"Nama ku Luciel,"
"Tidak ada waktu untuk basa-basinya,"
"Kita harus mengakhiri pertempuran ini sesegera mungkin,"
"Kehendak Lucifer adalah kehendak ku juga,"
"Kehendak Reinkarnasi dan kehendak Nefilimnya Lucifer adalah kehendak ku juga,"
"Baiklah, ayo akhiri ini,"
KAMU SEDANG MEMBACA
Devil Legacy & Realist
AçãoLuciel, anak yang di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Ketika berumur 10 tahun, ibunya meninggal dan ketika ia berumur 17 tahun, ayahnya meninggal menyusul ibunya. Kini dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Keluarga Ayahnya maupun keluarga Ibuny...
