Baiklah, sesuai dengan rencana yang kubuat, pasukan 1 akan berada di garis depan dan dibagi menjadi 2 pasukan. Pasukan 1A dipimpin oleh ku dan pasukan 1B dipimpin oleh Focalor. Aku tahu strategi ini tidak memiliki peluang kemenangan yang besar, tapi jika kami berhasil menolong mereka, maka kami akan memiliki peluang yang lebih besar. Dengan kata lain, aku akan mengalahkan mereka bagaimana pun caranya. Inilah saatnya untuk menjatuhkan mereka yang di atas. Kami-
"Luciel,"
"Uh? Baal Berith ya?"
"Ada apa?"
"Apa kau yakin dengan rencana ini?"
"Kau tahu, peluang kita untuk-"
"Tenanglah, jika kau sendiri tidak percaya dengan strategi, maka kau akan menerima kekalahan,"
"Keluarlah, aku akan segera keluar,"
Sepertinya, mereka juga meragukan strategi ini. Aku harus cepat memutar otak ku. Apa yang harus ku lakukan? Hmm, aku harus membuat mereka mempercayai strategi ini akan berhasil, itu saja.
*Step
*Step
"Huh, semuanya dengarkan baik-baik!"
"Apa kalian meragukan strategi ini?!"
"Jika kalian meragukannya, silahkan keluar dari pasukan masing-masing,"
"Tapi, biar kuberi tahu kalian suatu hal,"
"Berhasil-tidak berhasilnya strategi ini ada ditangan kita!"
"Jika kalian meragukannya, maka kalian mengharapkan kegagalan,"
"Dan jika kalian mempercayainnya, maka kalian mengharapkan keberhasilan,"
"Jadi..,"
"Jadi apa, Luciel?"
"Huh, jadi siapa yang ingin membalikkan keadaan, siapa yang ingin mengambil alih kekuasaan di atas, maka ikutlah aku!"
"Bagi yang tidak mau, silahkan menetap disini!"
"Aku tidak akan memaksakan kehendak kalian untuk mengikuti ku,"
"Tapi, apa kalian ingin tetap seperti ini?"
"Apa kalian ingin kembali ke atas?"
"Apa kalian ingin menguasai yang di atas dan yang di bawah?"
"Jika kalian ingin, ikutlah dengan ku sekarang juga!"
"Berhasilnya strategi ini karena kepercayaan kalian akan keberhasilan strategi ini,"
"Jadi, apa kalian ingin ikut bersama ku?"
"Tentu saja!"
"Baiklah, kalau itu mau,"
"Menarik, aku akan mendukung mu,"
"Sesuai dengan yang diharapakn dari Nefilim Lucifer,"
"Baiklah,"
"Kalau begitu, penyerangan akan kita mulai sebentar lagi,"
"Bersiap-siaplah, semuanya!"
"Aku Azazel, perwakilan pasukan 2, senantiasa mengikuti mu,"
"Aku Baal Berith, kami dari pasukan 3, senantiasa mendukung mu, Luciel,"
"Kami dari pasukan 4, akan selalu mengikuti mu, Luciel,"
"Aku Beelzbub dan pasukan 5, akan selalu mempercayakan nyawa kami padamu, Luciel,"
"Uhm, Luciel,"
"Kami dari pasukan 6 menyerahkan nyawa kami padamu, Luciel,"
"Keberhasilan untuk kita semua,"
Uh, mereka... Kalau begitu, aku juga harus memberikan jawaban kepada mereka, bukan? Huh, baiklah.
"Terima kasih, semuanya,"
"Saatnya untuk melancarkan serangan kita,"
"Oke!"
"Baik!"
"Tentu saja!"
"Baiklah!"
"Siip!"
"Baiklah,"
################################
Yang mengatakan itu berurutan dari tiap-tiap ketua pasukan.
Pertama adalah Focalor, Kedua adalah Azazel, Ketiga adalah Ball Berith, Keempat adalah Beleth, Kelima adalah Beelzbub, dan Keenam adalah Sariel.
################################
KAMU SEDANG MEMBACA
Devil Legacy & Realist
AcciónLuciel, anak yang di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Ketika berumur 10 tahun, ibunya meninggal dan ketika ia berumur 17 tahun, ayahnya meninggal menyusul ibunya. Kini dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Keluarga Ayahnya maupun keluarga Ibuny...
