Back!

181 14 0
                                        

Baiklah, saatnya untuk kembali. Aku harus menolong mereka semua. Sebentar lagi aku akan kesana, semuanya.

"Luciel,"

"Ada apa, Rex?"

"Apa yang terjadi, sehingga kau tidak sadarkan diri?"

"Aku tidak apa-apa,"
"Aku perlu jalan-jalan sebentar,"

"Kau bisa tersesat, Luciel,"

"Tidak apa-apa, Tsukiyomi,"
"Aku sudah memberikan tanda disini,"
"Jadi, jika aku tersesat aku akan kembali kesini lagi dengan teleportasi,"

"Baiklah, tetap berhati-hatilah, Luciel,"

"Ya, aku tahu itu,"

Saatnya untuk kembali, aku harus secepatnya kembali. Aku harus ke tempat dimana mereka tidak bisa melihat dan mengikuti ku. Uhm, dimana ya? Aku jalan saja dulu. Uhm? Tempat ini.. Tempatnya Chimera dan Nue bukan? Aku bersembunyi disini saja dan langsung pergi ke tempat mereka. Baiklah, aku sudah di tempat yang sulit untuk mereka temukan. Saatnya untuk kembali ke tempat mereka.

"Ultimate Teleportation!"

Tunggu saja semuanya, aku akan menolong kalian. Akan ku selamatkan kalian semua, tunggu saja aku, Michael!

"Uhm? Apa kalian sudah menyerah saja?"
"Sangat membosankan,"
"Kalian memang hebat bisa membunuh Meliodas,"
"Tapi, kalian tidak bisa mengalahkan ku,"
"Kalian itu terlalu lemah, kalian bahkan sudah kehilangan pemimpin kalian,"

"Leonidas, kau pikir kami akan menyerah begitu saja?"

"Wah, wah, wah, Sariel kau masih tetap bersi keras seperti itu,"

"Kau pikir kami akan menyerah karena kehilangan Luciel?!"
"Jangan bercanda Leonidas!"
"Aku Baal Berith akan membunuh mu dengan tangan ku ini!"

"Begitu ya? Baiklah,"
*Zwiu!
*Bukh!
"Apa kau bisa mengatasinya?"
"Itu adalah pukulan beracun, sebaiknya kau tetap diam saja,"
"Kalian semua akan ku bantai,"
"Jangan marah padaku, marahlah pada pemimpin kalian yang bodoh itu,"
"Mungkin dia berharap Samael dapat membantunya,"
"Tapi, Samael saja kami bunuh,"
"Kalian tidak memiliki apa-apa untuk di lindungi lagi,"
"Kalian hanya akan mati disini,"
"Kalian hanyalah bangkai yang menunggu untuk membusuk,"
"Dan akulah yang akan membantu pembusukan itu!"

"Leonidas kau ini..!"

"Apa Azazel?"
"Kau sudah kehilangan tangan kiri mu,"
"Sebaiknya kau tetap diam saja, Azazel!"

*Zwiu!
*Zwiu!
*Strish!

"Uhm? Suara apa itu?"
"Darimana asalnya?"
"Tubuh Luciel?"
"Bagaimana bisa?"

*Boom!

Sepertinya aku berhasil kembali dengan selamat dengan kondisi tubuh utuh kembali. Aku harus menghabisi sebodoh ini sebelum masuk kedalam, Leonidas harus ku bunuh.

"Luciel!"
"Apa yang terjadi?!"

"Hidup kembali?"
"Mata kiri biru?"
"Api biru?"
"Saatnya untuk membunuh mu, Luciel,"

"Leonidas, kau benar-benar merepotkan ya,"
"Kau memukul mundur kami semua,"
"Tapi, akan ku bayar itu semua dengan membunuh mu,"

"Coba saja kalau bisa,"
"Apa kau ingin kembali kesana, Luciel?"

"Mungkin, aku juga tidak tahu,"
"Kita akhiri saja ini bukan?"

"Baiklah,"
"Hindari serangan ku ini jika kau bisa!"
"Deadly Jud-"

"Terlalu lambat,"
"Cry Thunder!"

Samael sudah mereka bunuh ya? Ku hargai jasa-jasa mu itu, Samael. Michael, saatnya membunuh mu!

Devil Legacy & RealistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang