Aku harus keluar dari sini. Aku harus membuktikan bahwa yang aku lihat itu tidak sesuai dengan logik-a.
"Onii-chan!"
"Lucifer!"
"Kalian siapa?"
"Ah?"
"Begitu ya,"
"Luciel rupanya,"
"Kalian itu siapa?"
"Jawab pertanyaan ku!"
"Baiklah,"
"Nama ku Dantalion,"
"Fallen Angel Solomon ke 71, kekuatan ku adalah api,"
"Nama ku Agares,"
"Fallen Angel Solomon ke 2, kekuatan ku adalah listrik,"
"Nama ku Sytry,"
"Fallen Angel Solomon ke 12, kekuatan ku adalah listrik,"
"Nama ku Phoenix,"
"Fallen Angel Solomon ke 37, kekuatan ku adalah api,"
"Nama ku Raum,"
"Fallen Angel Solomon ke 40, kekuatan ku adalah Darkness,"
"Nama ku Gremory,"
"Fallen Angel Solomon ke 56, kekuatan ku adalah api,"
"Dan aku, Uriel,"
"Adik dari Lucifer, kekuatun ku adalah cahaya,"
Fallen Angel? Apa-apaan ini? Membingungkan sekali, tidak mungkin ada yang namanya Angel, Demon, bahkan Fallen Angel.
"Luciel!"
"Apa kau baik-baik saja?"
"Tidak mungkin,"
"Mana mungkin ada yang namanya Fallen Angel di dunia ini,"
"Hmm,"
"Luciel!"
"A-?!"
"Apa kalian bisa meninggalkan kami berdua disini?"
"Dan Agares, jangan melakukan hal yang bodoh, mengerti?"
"Baiklah,"
"Kalau itu mau,"
"Kami tunggu di luar,"
"Luciel,"
"I-iya?"
"Apa kau percaya dengan yang namanya Tuhan, Demon, dan Angel?"
"Tidak!"
"Mana mungkin hal yang tidak logis itu dapat di percaya,"
"Kalau begitu, itu berarti kau tidak percaya dengan keberadaan mu yang sekarang ini,"
"Di dalam tubuh mu ini, ada yang namanya Fallen Angel seperti kami bertujuh,"
"Fallen Angel? Tubuh ku?"
Kenapa ia menyentuh ku dengan jarinya seperti itu? Dia membuat keadaan disini menjadi semakin membingungkan dan semakin menegangkan saja. Di tambah lagi dengan paras mukanya yang-
"Di dalam tubuh mu ini, kakak ku Lucifer, berada di dalam tubuh mu ini,"
"Lucifer di tubuh ku?"
"Apa kau ingat dengan apa yang terjadi di atap sekolah mu?"
"Tentu saja aku ingat,"
"Lalu, apa kau ingat dengan apa yang terjadi setelah kedatangan ku itu?"
"Kalau tidak salah, tubuh ku beregerak dengan sendirinya,"
"Itu kakak ku, Lucifer,"
"Tunggu!"
"Tunggu dulu!"
"Seingat ku, kau berada dalam kondisi di kendalikan oleh Michael, bukan?"
"Kau mengingat bagian itu ya?"
"Kalau kau di kendalikan, berarti kau tidak sadarkan diri bukan?"
"Aku di kendalikan dalam kondisi sadar,"
"Jadi aku tahu apa yang terjadi,"
"Begitu ya,"
"Kalau begitu,"
"Apa yang terjadi waktu itu, semuanya bukan mimpi begitu?"
"Ya begitulah, itu semua adalah nyata,"
"Dan itu adalah suatu kenyataan yang tidak dapat kau hindari, bahwa kau adalah seorang Fallen Angel!"
"Aku... Fallen Angel?"
"Dari buku yang ku baca waktu itu, Lucifer di jatuhkan kedalam neraka,"
"Dan dibunuh oleh Michael,"
"Lalu bagaimana ia bisa ada di tubuh ku?!"
"Tenanglah Luciel,"
"Sebelum kematiannya, ia menempatkan sebagian nyawanya pada tubuh manusia,"
"Secara turun temurun, hingga mendapatkan tompangan yang sesuai dengan tubuhnya,"
"Dengan kata lain,"
"Kau ingin mengatakan bahwa aku adalah reinkarnasinya, begitu?"
"Bisa dibilang,"
"Tapi, darimana kau mempajari kata reinkarnasi itu?"
"Kau tahu kan, bahwa kau tidak akan mempercayai hal-hal yang tidak dapat di buktikan,"
"Kata reinkarnasi?"
"Aku tidak tahu, kata-kata itu keluar dengan sendirinya,"
"Sepertinya, kau akan terbiasa dengan hal itu,"
"Kalau begitu kami pergi dulu,"
"Oi! Uriel!"
"Tunggu dulu,"
"Berhati-hatilah Luciel!"
*Zwiu
KAMU SEDANG MEMBACA
Devil Legacy & Realist
ActionLuciel, anak yang di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Ketika berumur 10 tahun, ibunya meninggal dan ketika ia berumur 17 tahun, ayahnya meninggal menyusul ibunya. Kini dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Keluarga Ayahnya maupun keluarga Ibuny...
