Pada posisi ini, ia dapat menyerang ku dari segala arah. Dengan kecepatannya yang tinggi, ia bisa menyerangku darimana saja dengan cepat. Ia berada di depan ku, ketinggiannya sekitar 1,3 meter di atas ku. Ia bisa saja menyerangku dari atas. Dari atas ia bisa menyerang ku dengan serangannya barusan. Ia berada di posisi yang menguntungkan, dan aku berada posisi yang tidak menguntungkan. Jika ia menyerang ku dari atas, serangannya memiliki kecepatan kira-kira 10 meter per detik. Aku harus berlari ke belakang dinding itu untuk menghindari serangannya. Jika ia menyerang ku dari belakang, ada beberapa ratus macam kemungkinan yang dapat terjadi. Ia bisa saja menyiku kepala ku dengan tangan kanannya atau pun tangan kirinya, dan di lanjutkan dengan menendang kaki kiri atau pun kaki kanan ku. Itu hanya kemungkinan yang memiliki persentase terbesar terjadi. Hmm, mengkalkulasikan secara keseluruhan dapat mengakibatkan beberapa masalah. Sebaiknya aku kembali sekarang juga.
"Uhm?"
"Sepertinya kau sedang berpikir keras, Luciel,"
"Uhm,"
"Kemampuan untuk mengkalkulasikan secara keseluruhannya,"
"Kau bisa mengkalkulasikan semua benda yang ada disini bukan?"
"Uhm,"
"Kemampuan yang bisa mengkalkulasikan benda dalam waktu singkat,"
"1 jam di dunia kalkulasi sama dengan 5 detik dunia normal,"
"Hmm,"
"Percepatan ya?"
"Baiklah, apa kau bisa menghindari serangan ku ini?"
*Phiu!
Serangan dari atas itu ya? Aku harus berlari ke belakang dinding di belakang ku ini.
"Kemana kau berlari Luciel?"
*Zwiu!
"Kau tidak akan bisa melakukan ap-apa,"
*Swing
Ia mencoba menyiku ku dengan tangan kirinya, dan menendang ku dengan kaki kanannya. Aku harus mengehentikannya.
*Tap!
"Uhm? Kau menahannya?"
*Swing
*Trek!
"Lagi?"
"Kau benar-benar membuat ku muak, Luciel,"
"Kau tahu, Gabriel,"
"Apa?"
"Sebaiknya kau melihat ke depan, bukan ke belakang mu,"
"Apa maksud mu? Kenapa-"
"Luciel, Kau..!!"
Dengan begini ia akan mati tersetrum oleh listrik ku. Aku harus menaikkan tegangan listriknya. Listrik ku dicampur dengan petir, ini pasti akan membunuhnya dalam hitungan detik.
*Strish!
"Luciel, Kau..!!"
"Aku apa?"
"Kau sebaiknya mati saja, Gabriel!"
"Thunder-"
*Dresh
"Cry!"
"Serangan ini..,"
"Kau..!"
"Matilah kau, Gabriel,"
"Apa yang kalian lakukan pada Uriel?"
"Huh!"
"Sebaiknya kau cepat mengatakannya,"
"Kau tahu waktu mu tidak banyak,"
"Bahkan kau sendiri pun tidak akan bisa kesana,"
"Apa maksud mu?"
"Seprang Nefilim tidak akan pernah bisa kesana,"
"Kesana? Dimana?"
"Surga,"
"Kau tidak akan pernah bisa kesana,"
"Bahkan jika kau bersama-sama dengan pasukan mu,"
"Itu hanya akan sia-sia,"
"Kau tidak akan bisa melakukan apa pun, Luciel!"
"Surga?"
"Begitu ya,"
"Terima kasih atas informasinya,"
"Sampai jumpa, Gabriel!"
*Strish!
Hmm, surga? Apa yang dimaksudnya? Benar-benar membingungkan. Aku tidak bisa mengubungi yang lainnya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa mengenai ini. Apa yang harus ku lakukan bodoh?! Uriel dalam keadaan bahaya dan aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku harus pergi kesana terlebih dahulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Devil Legacy & Realist
ActionLuciel, anak yang di tinggal mati oleh kedua orang tuanya. Ketika berumur 10 tahun, ibunya meninggal dan ketika ia berumur 17 tahun, ayahnya meninggal menyusul ibunya. Kini dia tidak mempunyai siapa-siapa lagi. Keluarga Ayahnya maupun keluarga Ibuny...
