04 Something Off : Hidden Past

1.7K 230 6
                                        

Chapter 03
Something Off : Hidden Past

.
.
.

I can tell you've realised something from what my mother tell you about. I'm sorry, I can't tell you the truth. I don't want you to know about it yet. I just can't. Even when I know you would ask me later to finding more about the truth but I just can't. I'm sorry. I really am.

Truthfully, I was so scared. Because as soon as you find out about the truth, you will hate me and even, you will leave me alone.

.
.
.


Jieun menghitung dengan baik sejak dia pertama kali siuman dan ini sudah nyaris memasuki minggu kelima baginya mengikuti segala perawatan di rumah sakit. Luka di kepala dan beberapa anggota tubuhnya sudah berangsur membaik dan dia juga sudah bisa berjalan pelan menggunakan kakinya. Kabar baiknya lagi bulan depan dia sudah dapat pulang dan melakukan rawat jalan, dengan hanya datang setiap minggu untuk melakukan terapi ingatannya bersama dokter Kim.

Bercerita tentang ingatannya, boleh dibilang belum ada kemajuan yang signifikan. Jieun bahkan masih menerawang saat ia berusaha mengingat beberapa hal tentang kehidupan pribadinya dimasa lampau. Dia tidak merasakan hal familiar saat Yoongi membagikan beberapa kisah tentang perjalanan pendidikan hingga karirnya yang nyatanya seorang model dan aktris. Hal itu yang menjawab kebingungan Jieun beberapa hari lalu dimana dia merasakan perhatian orang lain yang terarah padanya saat dia menghabiskan waktunya berkeliling di area rumah sakit.

Selain dari itu, Jieun juga sempat menanyakan keberadaan teman lamanya yang mana Yoongi sebut telah memiliki kesibukan masing-masing dan mereka sudah jarang bertemu. Dan ada juga saat dimana Jieun menanyakan tentang kisah mereka, pertemuan pertama atau hal lainnya namun pria itu begitu pelit membagikan ceritanya dan hanya akan selalu berdalih mengganti topik lain. Oh dan untungnya bujukan yang diberikan pria itu terlalu bagus untuknya karena saat ia mulai mengoceh tentang kekesalannya pada Yoongi, maka pria itu akan memberikan remot TV untuknya dan membiarkannya menghabiskan waktunya dengan beberapa acara komedi serta drama terbaru sementara pria itu kembali menyibukkan diri pada tumpukan tugas kantornya yang memang rutin dibawanya ke rumah sakit.

"Eomma ingin berbicara denganmu." Ucap Yoongi tiba-tiba. Dan Jieun yang kala itu sedang menyemil sembari menghabiskan pekannya dengan acara reality show, mulai teralih melihat Yoongi yang semula berada di sofa yang ada di sudut ruangan, mulai bangkit menghampirinya dan menyerahkan ponselnya yang masih tersambung dengan Ibunya. Tanpa kata, Jieun mengambil ponsel milik Yoongi dan mulai menjawab sapaan Ibu mertuanya dan berbincang sedikit sementara Yoongi telah kembali duduk di sofa dan menyibukkan diri pada laptop miliknya.

Berbicara tentang keluarga Yoongi, dia belum terlalu mengenal mereka selain dari ingatan kabur tentang keluarga Min yang pernah dijumpainya selama dia hidup di panti asuhan. Dia tidak pernah bertemu langsung dengan mereka sejak dia siuman sekalipun Yoongi berkata jika keluarganya telah beberapa kali berkunjung kala dia masih koma. Namun sekalipun begitu, sapaan hangat yang selalu diberikan pada Ayah dan Ibu mertuanya setiap kali menelepon, sedikit membuatnya lega sekalipun dia tidak menampik akan rasa canggung yang sedikit dirasa mengingat ia tidak pernah bertemu langsung dengan mereka.

Mungkin sedikit berbeda dengan kakak mertuanya, Joongi dan Hanna yang sempat mengunjunginya beberapa hari lalu selama 2 hari berturut membawa anak laki-laki mereka, Kyunghoon. Keduanya memang hanya mengunjunginya sebentar, karena Hanna berujar jika mereka ingin memanfaatkan liburan sekolah Kyunghoon untuk mengunjungi orangtua mereka sebelum mereka pulang ke China. Namun pertemuan mereka cukup mengurangi rasa canggung Jieun pada kakak mertuanya mengingat mereka juga sesekali menanyakan kabar via telepon dengannya.

StayCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang