( Mulmed STARLYN ANGELINA)
"Gimana Ngel, ganteng gak anak baru itu?" tanya seorang perempuan kepada sahabatnya.
"Ganteng, dia cowok. Kalau dia cewek pasti cantik"
"Starlyn Angelina, kalau ngejawab yang masuk diakal dong"
"Intania Revalina, gue udah ngejawab lebih dari masuk diakal, malah sesuai dengan realita kalau dia ganteng karena dia cowok"
Intan mendengus "Iya deh iya. Kapan berimajinasinya sih lo. Hidup lo disesuaiin sama kenyataan mulu"
"Males berimajinasi. Nanti kecewa, Ditinggal pergi, karena itu cuma bayangan semata yang bisa lenyap kapan aja. Kalau kenyataan kan engga, itu nyata! Mau dihapus dilenyapin segimanapun akan tetap ada, walaupun engga terlihat"
Intan mengkerutkan keningnya, lah, ini anak kok melenceng sih pembahasannya_ batin Intan.
"iya gue paham Ngel.Yang semeja sama anak baru itu siapa Ngel?" Ujarnya semangat mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Sama gue" jawab Angel datar.
"Asli? lo kok gak bilang sihh Ngel. Kalau tau dia semeja sama lo, Gue udah main ke kelas lo daritadi. Daripada di kantin bisanya ngabisin uang doang."
"Gak papa perut jadi kenyang kalau di kantin, daripada di kelas gak ada kerjaan, bisanya ngomongin orang doang."
"Gak asik lo mah. Lo tau gak nama cowoknya siapa?" Tanya Intan.
"Engga tau, dan gue gak mau tau. Gak penting, gak guna. Buang buang waktu. Percuma."
Intan mendesah "Angellll, kapan sih lo bakalan peduli sama sekitar lo."
"Entar kalau gue minat, terus gue mampu buat ngejalaninnya. Gue gak mau sok peduli dengan berpura pura baik karena penasaran. Giliran udah tau masalahnya apa, malah diacuhkan sama sekali gak dipeduliin. Menyedihkan!" jelas Angel membuat sahabatnya kembali kecewa.
_StarCan_
"KASTAR, itu ada cowok yang nyariin Kakak!" teriak sang Adik kepada Kakaknya.
"Jangan panggil nama itu, kaya kue lebaran tau gak." dengus Angel kepada adiknya.
"Lagian, daritadi Astrid panggilin gak denger mulu."
Angel menunduk lalu mencubit hidung Astrid gemas "Kan Kakak lagi kerja."
"Yaudah sana. Samperin itu cowoknya. Aku bilangin Mamah ya entar, kakak udah punya pacar." ledeknya.
Angel memicingkan matanya "Pacar? Tau darimana kamu dengan kata pacar? " Tanya Angel mengintimidasi.
Astrid gelagapan "Emm.. emm.. Kakak sana samperin cowoknya aja, kasihan! dari tadi nungguin Kakak." dorong Astrid pada bokong Angel.
Angel mendengus "Awas aja kamu ya, siapin jawaban yang tepat nanti. Biar gak dikasih hukuman." ujarnya seraya pergi meninggalkan sang adik yang menghela nafas kasar.
"Aku harus jawab apaan nanti" gumam Astrid.
Angel mengerutkan keningnya bingung saat melihat siapa yang datang malam malam begini. Sedangkan sang tamu menyengir tanpa dosa berjalan ke arah Angel.
"Haii, Cantik. Makin cantik aja sih lo pake baju biasa kaya gini" ujarnya melihat Angel dari atas hingga bawah.
"Ngapain lo kesini?" Tanya Angel mengabaikan ucapan Lelaki itu.
"Mau main lah sama teman semeja"
"Kita gak temenan. Lo boleh pulang"
"Ayolah berteman" rengek lelaki itu menunjukan jari kelingkingnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
EXPLOIT (COMPLETED)
Teen FictionJUDUL SEBELUMNYA: "Starlyn & Candra" Pacaran bukan hanya sekedar kode, tembak, lalu jadian. Tapi bagaimana proses dan perjalanan. Starlyn, perempuan yang terjebak dalam dekapan masa lalu yang menyakitkan dipertemukan dengan Candra, sosok menyenangk...