31. Masuk Sekolah

60 5 0
                                    

'Selamat Membaca'
'Semoga Suka'

Hari ini lingkungan sekolah sangat ramai oleh lalu lalang para siswa. Karena hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah setelah liburan semester 1 kemarin. Para siswa tampak asik saling berinteraksi satu sama lain, saling berpelukan untuk melepas rindu karena selama dua minggu tidak bertemu, asik bercerita mengenai liburan yang dijalaninya.

Ada pula yang mengelilingi sekolah karena rindu suasana sekolah, tidak sedikit pula yang memasang wajah malas karena kembali ke sekolah. Seperti Angel sekarang yang membuat Intan kesal. Intan datang memeluk Angel dengan histeris, tapi yang dipeluk malah memasang wajah malas, sama sekali tidak membalas pelukan dari Intan.

"Gak asik lo Ngel. Baru masuk, wajah lo udah kaya kanebo kering gitu, kaku!" Gerutu Intan.

Dari pada membalas ucapan Intan, Angel lebih memilih berdiri lalu berjalan keluar kelas membuat Intan berteriak kesal memanggil nama Angel. Angel berjalan dikoridor menuju ke kantin. Dia belum sarapan pagi barusan, karena bangunnya kesiangan. Untung dia sampai di sekolah masih kurang sepuluh menit, jadi dia bisa membeli makanan dulu dikantin untuk mengganjal perutnya yang lapar.

Beberapa 2 meter didepannya Angel melihat Candra tersenyum kearahnya dengan tas yang dia sampaikan dipundaknya. Jika saja dia tidak bermasalah dengan Candra, tentu sekarang dia akan balik tersenyum ke arah Candra.

Candra tampak mengeluarkan sesuatu dalam tasnya. Candra mengeluarkan dua roti dan dua susu kotak dari tasnya. Candra berjalan santai menghampiri Angel dengan keempat makanan ditangannya, tanpa menghiraukan pandangan memuji dari orang orang disekitarnya. Sedangkan Angel dia hanya memasang wajah datar tanpa berniat ingin memberhentikan jalannya atau membalikan badannya menghindar.

Mereka sudah berhadapan sekarang dengan Candra yang menjulurkan tanganya berniat akan memberikan makanan yang dipegangnya ke Angel. Candra bangunnya kesiangan tadi, padahal dia sudah berencana akan menjemput Angel lalu menculiknya untuk jalan jalan. Dia ingin membayar rasa bersalahnya kemarin karena tidak kunjung menghubungi dan mengajak Angel jalan saat hari libur, dia malah sibuk mengurusi orang sakit.

Angel menatap tangan Candra, lalu menatap wajah Candra tepatnya menatap matanya. Dari jauh tadi Candra tampak keren dan segar dengan baju yang dikeluarkan dengan dasi dilonggarkan, tapi saat berdekatan seperti ini dia bisa melihat jelas kantung hitam dibawah mata Candra dan badan Candra sedikit lebih kecil dari minggu minggu kemarin.

Sesibuk itukah hingga untuk mengurus diri sendiri saja tidak bisa. Pikir Angel. Dia sebenarnya sangat ingin berteriak dihadapan Candra. Sangat ingin memarahi, memaki dan memukulnya. Tapi melihat penampilan Candra seperti ini malah membuat dirinya menghela nafas menahan marah.

"Ikut gue!" Angel menarik tangan Candra dengan sekali hentakan.

Candra tersentak dengan gerakan tiba tiba Angel yang menarik tangannya. Dia pikir Angel akan mengambil roti dan susunya.

"Kita mau kemana Ngel?..... Santai dikit dong. Lembutan dikit kek, aku manusia bukan sapi.... buset dahh" racau Candra saat Angel menariknya tanpa perasaan. Tenaga Angel lumayan juga ternyata. Pikir Candra.

Angel sama sekali tidak berniat untuk membalas ucapannya Candra. Sangat tidak penting.

"Lahhh, kita ngapain ke UKS? Kelas kita sebelah sana Ngel... Lagian siapa yang sakit Ngel? Kamu? Kenapa kamu gak bilang kalau lagi sakit? Aku bawa kedokter langsung aja ya, biar bener ditanganinya!" Sekarang giliran Angel yang tersentak karena Candra yang tiba tiba menarik tangannya balik.

Angel memberhentikan jalannya lalu menghempaskan tangan Candra.

"Diem. Lo ikut gue aja, gak usah banyak bacot. Ribet!" Dengus Angel lalu menarik tangan Candra kembali ke UKS. Menyebalkan sekali pagi pagi gini malah membuat drama queen. Dengus Angel dalam hatinya.

EXPLOIT (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang