( Mulmed CANDRA CARLOTA )
Angel berjalan dengan wajah sumringahnya. Banyak yang menatap heran Angel, karena tumben sekali sang pemenang rekor siswa paling terlambat datang tepat waktu seperti sekarang. Waktu itu, pernah sekali Angel terlambat 4 jam, orang orang sedang melakukan istirahat tapi dia dengan santai menenteng tas dipundaknya. Berjalan tanpa dosa seolah dia tidak melakukan kesalahan apapun.
Bagaimana Angel bisa masuk sekolah pada jam itu? Dia memanjat tembok yang berada dibelakang kantin.
Jika guru memarahinya dia dengan santainya menjawab "Lebih baik telat Bu, daripada saya tidak sekolah sama sekali... Bukankah begitu Bu?"Entah menggunakan mantra apa guru selalu memasukan Angel kedalam kelas jika dia telat sekolah, dan karena hal itulah Angel terkenal seantreo sekolah.
Angel masuk kedalam kelasnya, dan pandangan pertama yang didapatkannya adalah Candra yang sedang menyengir kepadanya. Angel mendengus tapi tak lama dia membalas cengiran Candra.
"Selamat pagi Angelina" sapa Candra saat Angel duduk dikursi sebelahnya.
Angel tersenyum paksa "Hm kembali pagi" balas Angel lalu duduk dikursi.
"Gak telat lagi?" Ledek Candra. Ya Candra mengetahui Angel suka telat sekolah dari para siswa yang berbisik bisik perihal dirinya yang datang tepat waktu.
"Keliatannya, kalau gue telat gak mungkin gue ada disini. Lalu, siapa gue yang ada disini sekarang?"
"Emm, kali aja gue halu, Membayangkan wajah indah lo, gue lagi kangen lo soalnya" kekeh Candra
"Oh gitu ya, boleh lahh. Kalau kangen gue harus bayar dulu!" Angel menaik turunkan kedua alisnya, lali menyimpan tasnya dikursi.
"Kenapa harus bayar?"
Angel menatap Candra lalu tersenyum "Biar dapet untung"
"Kalau gue bangkrut gimana dong, karena sering kangen lo"
Angel mengidikan bahunya "Ya itu si derita lo, yang penting gue bahagia"
"Iya iya, apapun gue lakuin deh biar lo bisa bahagia"
Angel menaikan kedua alisnya "janji, lo mau bikin gue bahagia" tanya Angel tersenyum seraya menunjukan jari kelingkingnya lalu digoyang goyangkan.
Candra mengkerutkan keningnya melihat jari kelingking Angel "dikelingking lo ada apaan Ngel? Upil Omaygat" ujarnya dengan wajah jijik.
Angel dengan cepat melihat jari kelingkingnya dengan memegang telapak tangannya, tapi bukan Upil yang didapatkan malah ciuman dipunggung tanganya yang dilakukan oleh Candra, sontak Angel menatap tajam.
Angel Lalu menggeplak kepala Candra "Bego apa yang lo lakuin?" pekik Angel, membuat semua pandangan siswa menatapnya dengan tatapan curiga.
Candra menggaruk tengkuk lehernya bingung lalu dia tersenyum mengangkat tangan tanda maaf dan Keadaan kembali seperti biasa.
"Gak usah teriak gitu... tadi itu,,,, Kalau janji ngegunain jari kelingking udah banyak orang yang sering ngelakuinnya. Kan kalau pake bibir jarang, lagian gue cuman nyium tangan lo, belum juga nyium bibir lo. Tentu dong gue orang pertama yang nyium punggung tangan lo" ujar Candra menaik turunkan kedua alisnya.
Angel membulatkan matanya, lalu tersenyum meremehkan "Tentu....
Angel sengaja menggangtungkan kalimatnya menunggu reaksi Candra, dan mata Candra berbinar dengan senyum senangnya.
"Bukan lo yang pertama"
Mendengar kelanjutan kalimat yang dilontarkan Angel tentu membuat mata berbinar dan senyum senang Candra hilang.

KAMU SEDANG MEMBACA
EXPLOIT (COMPLETED)
Fiksi RemajaJUDUL SEBELUMNYA: "Starlyn & Candra" Pacaran bukan hanya sekedar kode, tembak, lalu jadian. Tapi bagaimana proses dan perjalanan. Starlyn, perempuan yang terjebak dalam dekapan masa lalu yang menyakitkan dipertemukan dengan Candra, sosok menyenangk...