7. Desainer

119 21 9
                                    

Pagi harinya Astrid dibingungkan dengan adanya Candra dirumahnya.

Mana mungkin Kak Candra menjemput Kak Angel sepagi ini dan tidur disofanya, bahkan Kak Angelpun belum bangun sama sekali. Siapa yang memasukan Kak Candra kerumahnya, apa mungkin Kak Angel yang memasukanya lalu Kak Angel masuk kedalam kamar dan ketiduran, atau jangan jangan Kak Candra mempunyai kunci rumahnya, pikir Astrid.

Belakangan ini Candra selalu mengantar jemput Angel dan Astrid. Angel yang memaksa Candra, sebagai teman yang baik Candra harus siap sedia melaksanakan apa yang diminta temannya, lagipula Angel dan Candra satu sekolah mereka juga sama sama mengantarkan adiknya ke sekolahnya karena sekolah adiknya saling bersebelahan, dengan alasan seperti itu Candra menurutinya, lagipula Candrakan sedang tahap pendekatan dengan Angel masa iya dia menyia nyiakan kesempatan ini.

"Ahh, Astrid tanya Kak Angel ajalah" gumamnya, bingung sendiri atas pernyataan pernyataan yang ada dalam pikirannya.

"Kak.. Kak Angel" tepuk Astrid pada pipi Angel setelah sampai dikamarnya.

Angel menggeliat "Hoammmm" Angel menguap.

Astrid mendengus menutup hidungnya "Ishh, Kakak jorok bukanya ditutup mulutnya" decihnya.

Angel hanya menyengir.

"Kenapa Kak Candra ada disini kak? Kak Angel yang nyuruh Kak Candra buat jagain rumah kita, tapi kenapa Kak Candra pake baju berantakan, eh kan Kak Candra tidur ya" pernyataan Astrid yang lain yang diakhiri dengan kekehannya.

Angel ikut terkekeh mendengar pernyataan adiknya "Iya, Kak Candra bakalan jadi Satpam dirumah kita"

"Emang Kakak punya uang buat ngegajihnya? Kan kalau ditv tv orang yang kerja harus digajih" Ujar Astrid, Astrid sangat suka menonton televisi, dia bahkan selalu menyanyikan lagu lagu yang ada diiklan.

Angel mencubit pipinya gemas "Kamu tanya Candra aja mau digajih atau engga, Kakak sih ogah ngegajihnya"

"Kakak ogah ogahan mulu" dengus Astrid.

Angel terkekeh "Bentar, Kakak cuci muka dulu terus bikin sarapan" jelas Angel yang diangguki oleh Astrid.

Angel keluar dari kamar Astrid setelah cuci muka dan gosok gigi. Sekolah libur hari ini karena sekarang hari sabtu.

Angel melihat ke arah dimana Candra tertidur tadi malam, Candra masih terlelap dengan tangan yang ditumpukan diatas matanya.

Angel melihat ke arah Televisi yang sedang menyala, terlihatlah Astrid yang sedang asik menonton televisi dikursi, dia sedang menonton Upin & Ipin, film kartun kesukaannya. Ruang tamu dan ruang televisi bersebelahan, tidak ada sekat hanya dibatasi oleh kursi kursi yang berbeda.

Angel menghampirinya lalu mengambil remot yang ada dimeja dan mematikan televisinya. "Ayo bantuin Kakak bikin sarapan" ajak Angel.

"Engga, Kakak aja sana yang masak. Siniin remotnya, nyalain Kak" Rengek Astrid.

Angel terkekeh "Engga, ayo bantuin Kakak dulu!"

"Engga engga" kesal Astrid.

"Yaudah, Bye" ujar Angel berlalu meninggalkan Astrid yang mendengus kesal karena remotnya diambil sang Kakak.

"Yaudah sihh, engga pake remot juga bisa" dumel Astrid.

Angel berbalik, kembali menghampiri Astrid lalu mencabut kabel televisinya dan tersenyum puas, karena Astrid tidak akan bisa menggapai stop kontaknya untuk memasukan kembali kabelnya.

Astrid mendengus kesal "Kakak cacingan, akan terlihat lemas dan lesu, tapi ibu memberikan combadrin supaya cacing cacing KaO! Huhh cacing pengganggu dasar" Nyanyian Astrid menuruti Iklan Combatrin obat cacingan, dia sangat senang meledek Kakaknya.

EXPLOIT (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang