18. Kejadian

124 15 23
                                    

Happy Reading Say
Yang dimulmed itu Dede NOLAN ya💞 Ucul tidak? Ucul dong harus😆

_StarCan_

"Can bangunn! Cepet mandi, lo gak mau kesiangankan!" Guncang Angel pada bahu Candra.

"CANDRA WOYY!" pekik Angel pada kuping Candra. Candra tetap diam dengan tidur nyenyaknya.

"KEBO KAMPRET LO DUGONG ANAKAN, BANGUNNNNNNNNN......!" Guncang Angel kembali, tapi Candra tetap tidak bergeming.

Angel mengambil tangan Candra lalu menggigitnya, seperti waktu itu yang dilakukan Angel saat Candra susah untuk dibangunkan.

Candra hanya membalikan badannya lalu menutupi seluruh wajahnya dengan selimbut, membelakangi Angel.

Angel mendengus kesal. "Bodo ya. 10 menit dari sekarang lo harus siap siap, kalau lebih mending lo gak usah sekolah! Gue udah bikinin lo sarapan dimeja makan! Jangan keluar sebelum gue pulang sekolah, gue gak mau ya dianggap cewek yang gak bener. Rumah kalau perlu lo kunci dari dalam, tapi saat gue ketuk pintu lo harus siap siaga ngebuka pintunya..."

"...Kalau lo gak ada saat gue pulang, gue bunuh lo nanti. Bahkan badan lo nanti gue mutilasi, terus gue jual ke dokter gadungan. Kan untung gue dapet uang banyak!" Celoteh Angel panjang.

Angel tampak berpikir sebentar "Ahh ya. Lo jangan suruh orang orangan buat kesini buat nganterin baju lo, JANGAN! Lo pake baju gue aja, ada baju gue yang kegedean! JANGAN KELUAR, ingat itu! " Angel lalu berlalu menghampiri adiknya yang sedang makan sarapan.

Candra tersenyum dibalik gulungan selimbut itu. Dia memang sudah bangun, tapi kepalanya benar benar pusing jika dia bangun dari tidurnya. Dia tidak mau merepotkan Angel, sudah cukup semalam dia merepotkan Angel dengan datang kerumahnya pada dini hari.

Sudah hampir sepuluh menit Angel menunggu Candra dengan menunggunya dimeja makan, tapi Candra tak kunjung datang. Makanan mereka sudah habis. Angel sengaja bangun pagi, karena dia sudah menduga bahwa hal ini akan terjadi.

"Ah lama. Ayo dek berangkat!" Ajak Angel pada Astrid yang diangguki oleh Astrid.

Angel melihat ke sofa, Candra masih betah dengan posisi tadi Meringkuk dibalik gulungan selimbut.

Angel tersenyum kecil melihat Candra "Gue berangkat woyy... Jagain rumah gue!" Pamitnya keluar diikuti oleh Astrid dibelakangnya.

"Kak Candra kok tidur dirumah kita mulu sih kak?" Tanya Astrid saat mereka sudah diluar rumah.

"Kenapa engga sama Nolan sekalian nginepnya, biar Astrid ada temennya" ujarnya dengan senyum mengembang dibibirnya.

Angel akan menaiki mobil sebelum suara mobil didepan rumahnya mengganggu kegiatanya.

Tin..tinn...

"Iya bentar!" Teriak Angel, lalu berlari keluar. Angel menghampiri mobil itu.

"Kenapa ya Pak?" Tanyanya.

Orang itu keluar "Silahkan masuk Nona. Dibelakang sudah ada tuan Nolan menunggu!"

Angel mengkerutkan keningnya "Anda siapa?"

"Saya bodyguard-nya tuan Candra dan Nolan. Tuan Candra menyuruh saya untuk menjemput Nona" Ujarnya tanpa senyum sedikitpun.

Angel mendengus pantes aja mukanya kaya tembok, bodyguard ternyata_ batin Angel.

"Ohh.. sebentar saya panggil adik saya dulu!" Angel berlari masuk untuk memanggil adiknya.

Tak lama mereka datang, bodyguard itu langsung saja membukakan pintu penumpang, disana sudah ada Nolan yang sedang memainkan mainanya. Angel langsung saja masuk kedalam mobil bersama Astrid.

EXPLOIT (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang