HAAAIII ALHAMDULILLAH SKRIPSIKU KELAR DAN DAPAT B. YA LUMAYAN LAH YANG PENTING UDAH LEGA. maafkan baru muncul setelah 7.5 bulan vakum. diusahakan updatenya gak selama ini karena udah gak ada beban skripsi, tapi project berikutnya adalah dunia kerja hehehe doakan semoga dilancarkan. maafkan sekali lagi ya readers. semoga selalu enjoy dengan hari hari kalian. semoga saya gak dikutuk macam macam hehe.
part ini juga sekalian dengerin lagu Maudy Ayunda judulnya Bayangkan rasakan. check it out!!!! enjoy reading......
Viny sedang duduk termenung dikoridor sekolah. Bayangan Kinal menggenggam tangan Veranda membuatnya kesal sendiri, bukan apa apa. Ia merutuki dirinya sendiri yang mencintai perempuan bergigi gingsul yang jelas akan susah bahkan sulit diraih olehnya. Ayahnya, Haykal Samudera adalah salah satu direktur di perusahaan keluarga Veranda. Jika Kinal laki laki gak akan jadi masalah. Point utama yang paling dasar adalah dia mencintai sesama wanita. Dia mencintai Devi Kinal Putri, yang ayahnya bersahabat baik dengan ayah Veranda.
"Viny kan?" sapa seseorang lelaki yang ternyata adalah....
"Kak Di...to?" tebak Viny yang diangguki oleh cowok itu.
"Boleh duduk sini?" tanya Dito.
"Boleh kak." Jawab Viny singkat.
Jeje dan Beby yang sedang jalan berdua tiba tiba terhenti saat melihat Dito dengan Viny duduk berdua. Entah karena apa, mereka gak tau.
"Itu Dito kan?" tanya Beby.
"Iya dia." Jawab Jeje.
Mereka memutuskan untuk ngendap ngendap mendengar obrolan Viny dengan Dito. Entah kenapa perasaan mereka gak tenang sekarang.
"Lagi deket sama Kinal?" tanya Dito.
"Hah?" respon Viny kaget.
"Deket dalam artian sahabat lah." Jelas Dito.
"Gak terlalu. Cuma kita satu ekskul aja kak." Jawab Viny jujur.
"Oh. Soalnya gue sama kakak gue udah lama ninggalin dia. Dan karena ketemu gede lagi jadinya canggung." Curhat Dito yang direspon anggukan Viny.
"Lo pernah jatuh cinta?" tanya Dito yang membuat Viny kebingungan.
"Kenapa emang kak?" tanya Viny hati hati.
"Dulu gue dikejer kejer banyak cewek dan gue sia siain gitu aja. Salah satunya Jeje kalau lo kenal. Dia sahabat Kinal juga. Dan sepupunya Veranda, cewek yang lagi gue taksir sekarang. Sayang dia banyak yang suka." Curhat Dito lirih.
Bukan cuma itu tapi sikapnya juga buruk, umpat Viny dalam hati. Jika saja perusahaan keluarganya ibunya tidak bangkrut dan ayahnya tidak bekerja di Vettel Corp (perusahaan keluarga Tanumiharja), semuanya tidak akan serumit ini.
"Ya lo usaha dong kak. Gimana kak Ve mau liat lo kalau lo aja diem ditempat." Kata Viny yang sebenarnya menyindir diri sendiri. Karena dia pun tidak melakukan apa apa.
"Ada cowok kayaknya mantannya sewot sama gue. Ya gue bodo amatlah orang gue anak baru." Ucap Dito emosi. Tentu saja tindakan Delon waktu itu tidak bisa dilupakan begitu saja.
"Lo belum jawab pertanyaan gue, lo pernah jatuh cinta?" tanya Dito sekali lagi.
"Pernah." Jawab Viny singkat.
Jeje dan Beby panas dingin mendengar obrolan mereka. Terlebih Jeje, ia harus ketawa atau kasian ngeliat Dito yang jatuh cinta pada Veranda yang sikapnya jauh dari paras bidadarinya. Disisi lain, ia tak tega melihat Kinal depresi terus.
"Mantan lo kena karma kah?" tanya Beby yang seperti sindiran.
"Dunno deh. Yang penting pikirin Kinal dulu sekarang." Kata Jeje bijak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Apa Maumu?!
FanficAku harus bagaimana agar kamu mengerti? Agar kamu merasa kalau aku benar-benar menyayangimu dan mencintaimu. Ini bukan hanya soal cinta, tapi juga kepastian! Devi Kinal Putri Bisakah kamu mengerti apa mauku tanpa diminta? Kamu bisa meneliti aku tapi...
