Disclamair :
Naruto ©masashi kishimoto
Setelah beberapa hari para asisten melihat banyak perubahan yang terjadi dengan para artis mereka seperti artisnya yang terkadang bersikap sangat manja dan kekanakan kepada mereka tapi mereka juga bisa menjadi sosok yang romantis.
Seperti membuatkan mereka makan,menonton film romantis di ruang keluarga dengan bersama yang membuat sakura,hinata,temari dan ino memandang mereka aneh.
Dan sekarang para asisten menemani para artis yang melakukan pemoteretan disebuah pedesaan yang asri dengan banyak pemandangan gunung,padang bunga dan sungai benar-benar sangat asri dan indah.
"Ini sungguh sangat indah dan asri"ucap hinata yang memagumi pemandangan yang tersaji didepannya.
"Kau ingin melihat yang lebih indah?"tanya naruto yang sekarang sedang tersenyum hangat menatap hinata hingga sang empu menunduk malu.
"Memang ada yang lebih indah dari ini?"tanya hinata pelan tanpa menatap naruto.
"Tentu saja,kau suka bunga lavender kan"ucap dan tanya naruto dengan tersenyum sedangkan hinata hanya menganggukan kepalanya senang menatap naruto.
"Akan kutunjukan tapi setelah pekerjaan kita selasai"ucap naruto dan seketika langsung melunturkan senyum cantik hinata.
"Aku janji akan mengajakmu ke tempat bunga lavender tapi kita harus menyelesaikan pekerjaan dulu"ucap naruto dengan tersenyum saat mengetahui senyum hinata luntur dan membuatnya gemas hingga mengacak rambut hinata hingga berantakan dan membuat sang empu memerah malu.
Ditempat terlihat sakura yang juga mengagumi pemandangan yang tersaji didepannya dan sasuke mengulum senyum tipisnya saat melihat gadis musim seminya tersenyum bahagia.
"Apa yang hinata bilang memang benar ini sangat indah dan cantik"guman sakura dengan tersenyum yang juga mengagumi keindahan tersaji didepannya itu sama seperti hinata.
"Kau benar sakura chan dan cantik mereka itu seperti cantikmu yang tersenyum bahagia itu"rayu sasuke dengan memberikan gomballannya yang ternyata mendengar gumanan sakura.
"Ada-ada saja kau sasuke san dan terimakasih atas pujianmu"ucap sakura dengan malas karna sasuke yang memberikan gombalan recehnya bagi sakura.
"Jangan menampakkan wajahmu seperti itu karna nanti aku akan semakin mengagumimu seperti aku mengagumi keindahan didepanku ini"ucap sasuke dengan tersenyum menggoda tapi dengan serius dan sepertinya berhasil membuat sakura memerah.
"Jangan bercanda sasuke san"ucap sakura dan berusaha menyembunyikan rona merah di pipinya.
"Aku tidak bercanda aku serius,dan kau semakin cantik saat pipimu ini bersemu merah"ucap sasuke dengan tersenyum dan memegang lembut pipi sakura.
"Pipiku tidak memerah"ucap sakura menyingkirkan tangan sasuke dan berjalan menuju lokasi pemoteretan.
"Jangan berbohong,kau bukanlah seorang gadis yang pintar berbohong"ucap sasuke yang berhasil mensejejerkan dirinya dengan sakura dan langsung merangkul pundak sakura.
"Lepaskan sasuke san,bagaimana jika nanti ada yang melihat dan kita akan tersandung masalah"ucap sakura yang tidak suka dan berusaha menyingkirkan tangan sasuke tapi sasuke dengan gigih tidak melepaskan rangkulannya.
"Biarkan saja,jangan hiraukan mereka yang melihat kita karna aku sendiri senang lagipula jika kedekatan kita tercium kepermukaan itu justru bagus pasti kaa chan dam tou san senang"ucap sasuke santai dan tetap merangkul pundak sakura dengan berjalan ke depan sedangkan sakura wajahnya benar-benar sangat merah padam mendengar apa yang diucapkan sasuke yang begitu santai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asisten
FanfictionHinata,sakura,temari dan ino adalah seorang sahabat yang bekerja menjadi asisten dari selebritis terkenal yang memiliki sifat sangat berbeda dibalik layar dan hanya ditunjukkan hanya untuk asistennya Naruto yang akan tersenyum ramah jika dihadapan p...
