Chapter 37

3.9K 311 11
                                        

Flashback

"Ya... Halo"

"Sasuke ini aku, Shikamaru"

"Ya... aku sudah dari tadi menunggu kabarmu"

"Maaf karena baru bisa menghubungimu, setelah dengar dari Kiba kalau kak Itachi mencariku aku langsung pergi ke tempat kak Itachi"

"Hn... Aku mengerti"

"Aku sudah mendengar semuanya. Sekarang bisa kau jelaskan dimana Sakura berada?"

"Kalau itu biar orang ini yang menjelaskan" kemudian Sasuke memberikan ponselnya pada Sasori

"Ya.. Halo"

"Sasori bisa kau jelaskan dimana keberadaan Sakura?"

"Menurutku... Saat ini bisa jadi Sakura sedang disekap disalah satu bangunan dekat tambak, bangunan itu memang sudah lama tidak dipakai dan tidak pernah diperiksa juga kondisinya, hanya saja dekat bangunan itu suasananya tenang dan banyak pepohonan jadi banyak yang sering kesana untuk sekedar beristirahat tapi tetap saja walaupun banyak yang sering kesana tapi tidak pernah ada seorang pun yang masuk ke bangunan itu"

"Apa kau yakin Sakura disekap disana?"

"Iya... Karena menurut petunjuk Hidan salah satu orang suruhan Shion seperti itu, dan bangunan yang terabaikan hanya bangunan itu saja"

"Baiklah, kalau begitu begini rencananya, Sasori tolong speaker panggilan ini"

"Baik" Sasori menuruti perintah Shikamaru dia men-speaker panggilan itu agar mereka bertiga bisa mendengarkan rencana Shikamaru.

"Karena fery pertama akan berlayar ke pulau tambak itu sekitar pukul 6 maka saya dan teman-teman lain dari kepolisian akan kesana duluan untuk memantau pergerakan Shion, kami akan kesana menggunakan helikopter sekitar pukul 3 dini hari, lalu kalian bersiap-bersiap di dermaga setelah sampai di pulau tambak untuk berjaga apakah Shion melewati dermaga utama, jika jawabannya tidak dan tentu saja tidak aku sarankan kalian jangan turun di dermaga utama tapi turun di dermaga kedua yang agak jauh dari pulau tambak itu. Aku yakin mereka pasti akan lewat dermaga itu."

"Apa yang akan kami lakukan jika sudah sampai di dermaga itu?" tanya Neji

"Opsi pertama: Aku dan dari pihak kepolisian akan mengepung bangunan itu untuk langsung menangkap Shion dan kawanannya, tetapi untuk kemungkinan terburuk jika saja Shion berhasil lolos, kalian harus menangkap Shion jika sudah sampai di dermaga tersebut itu opsi keduanya, kalian mengerti?"

"Kami mengerti" jawab mereka serentak

"Tapi dengan apa kami kesana? Apa kami tetap menunggu hingga pukul 6??" geram Sasuke

"Tentu saja tidak, kalian akan naik kapal dari kepolisian, aku sudah bicara dengan Kiba dia yang akan menjemput kalian di Pelabuhan Tokyo sekitar pukul 4 atau 5. Jadi kalian harus bersiap. Sekarang, Sasuke pulanglah dulu, kalian berdua juga, jam 4 Kiba akan menunggu kalian di Pelabuhan"

"Baiklah, kami akan segera pulang" jawab Sasuke

Flashback end

~~<>~~

Sekitar pukul 3.30 Sasuke sudah bangun, dengan perlahan dia menyingkirkan tangan Sarada yang memang sepanjang malam memeluknya, dikecupnya dengan perlahan kedua anaknya sebelum berangkat dan berbisik "Kalian berdua kesayangan papa, papa akan membawa mama pulang sebagai tanda kasih sayang papa pada kalian. Papa mencintaimu"

Diluar sudah ada Itachi yang sudah bersiap mengantar Sasuke dan tentu saja Itachi juga ikut bersamanya. Fugaku dan Mikoto mengantar mereka hingga didepan pintu ibunya berpesan "Kalian harus pulang dengan selamat" katanya dan Fugaku menambahkan "Dan tentu saja dengan membawa serta menantuku" kedua anak lelaki mereka hanya mengangguk dan masuk kedalam mobil, sebelum berangkat Sasuke berkata pada ibunya "Ibu... Tolong sekali lagi ibu jaga Sarada dan Shunsuke, jika Sarada bangun dan mencariku katakan aku sedang menjemput mamanya", "Tentu saja sayang... Ibu akan menjaga mereka" jawabnya. "Terima Kasih ibu" kata Sasuke, kemudian mobil yang dikemudikan Itachi melaju ke Pelabuhan tempat dimana Kiba, Sasori dan Neji sudah menunggu mereka

"Sakura... Tunggu aku... Aku akan segera datang menjemputmu" batin Sasuke

Sesampainya di Pelabuhan, sudah ada Neji sahabat Sasuke yang dengan setia menunggu bersama Sasori.

"Dimana Kiba?" tanya Sasuke

"Dia sedang mempersiapkan kapal" jawab Neji

Tidak lama datanglah Kiba dengan kapal milik kepolisian yang tidak tertalu besar tapi muat menampung mereka semua, sekedar informasi Shikamaru dan Kiba lolos masuk Akademi Kepolisian setelah mereka lulus SMA dan ditempatkan dikesatuan yang sama setelah resmi menjadi anggota Kepolisian. Dan sekitar pukul 4:30 mereka berangkat dari Pelabuhan Tokyo ke dermaga kecil yang sudah diinstruksikan oleh Shikamaru.

"Shikamaru Monitor" kata Kiba di handy talkie-nya

"Ya... Aku dengar sekarang kalian sudah dimana?" jawab Shikamaru

"Kami baru saja berangkat dari Pelabuhan Tokyo ketitik yang sudah ditentukan, kalian posisi dimana saat ini?"

"Kami sudah ada di TKP, hanya saja ada yang aneh"

"Ada apa?" kali ini Sasuke yang bertanya

"Disini sepi sekali, tidak ada tanda-tanda hadirnya orang suruhan Shion"

"Tolong kalian cek lagi" perintah Shikamaru pada bawahannya yang terdengar oleh Sasuke dan yang lainnya

"Baik pak" sekitar 15 menit mereka memeriksa salah satu bawahan Shikamaru melapor "Maaf pak, sepertinya kita terlambat. Bangunan tua itu sudah kosong" lapor mereka

"Apa?!, Sial. Sasuke, Kiba kita terlambat"

"APA?!"

"Kiba cepat kau kesana, ada kemungkinan mereka belum jauh dan belum sampai ke dermaga itu" perintah Shikamaru

"Baik Shika" kemudian Kiba melajukan kapal dengan kecepatan tinggi.

~~<>~~

Rombongan Kiba sudah sampai di dermaga dan benar saja sepertinya Shion Cs belum sampai. Setelah menepikan kapal dengan tidak sabar Sasuke melonjat dari kapal menuju dermaga dan berjaga kalau-kalau Sakura terlihat dari sisi manamun, dengan berbekal helm yang dilengkapi lampu senter mereka memperhatikan setiap sudut dermaga tetapi hasil tetap nihil Shion Cs belum juga terlihat.

Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 tapi Shion belum juga nampak dari sisi manapun, Sasuke yang memang dari awal sudah merasa gelisah makin bertambah gelisah karena tidak adanya kehadiran Shion "Atau jangan-jangan informasinya salah, jangan-jangan lelaki brengsek itu membodohiku" batin Sasuke teriak. Dilihat dari ekspresi Sasuke, Sasori bisa menebak apa yang dipikirkannya kemudian Sasori pun menyahut "Jika dilihat dari keadaan Hidan yang sudah kau siksa hingga hampir mati, aku kira dia tidak mungkin mau mengambil resiko dengan membohongimu Sasuke". Sasuke hanya mendengus kasar hingga suara teriakan yang keras mereka dengar dengan jelas.

"TOLONG.......TOLONG.........."

~~<>~~

Salam,

- Uchiha_Sama -

LOST IN THE FUTURETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang