Celin memasang jam tangan pada pergelangan tangannya dan menguncir rambut panjang nya. Sore ini celin berniat untuk sekedar lari kecil di sekitar komplek.
Ia mengikat tali sepatu dan berjalan keluar dari pekarangan rumah nya. Celin memasangkan earphone pada kedua telinga nya sambil bersenandung kecil.
Setelah setengah jam celin berlari kecil ia merasa tenggorokan nya kering, akhirnya ia memasuki mini market yg berada di depan komplek.
Ia mendorong pelan pintu mini market untuk membeli minuman dan beberapa camilan untuk ia makan di rumah.
Celin tersenyum senang karena tangan kanan nya menggenggam es krim sedangkan tangan kiri nya menggenggam satu kantong plastik berukuran besar yg isi nya berupa beberapa camilan yg ia beli tadi.
Celin berjalan untuk pulang ke rumah, tetapi ia malah duduk di bangku taman untuk menghabiskan es krim yg ia genggam di tangan kanan nya.
"Abis lari ya lo?" tanya seseorang
Tanpa menoleh celin sudah tau siapa orang itu, karena ia sangat hafal dengan suara itu. Naufal duduk di sebelah celin karena bangku itu masih kosong.
"Percuma juga sih kalo abis olahraga tapi makan es krim" ucap naufal
"Suka suka" jawab nya acuh
"Itu sih nambah lemak. Bukan ngurangin lemak"
Celin menoleh ke naufal.
Naufal cukup membuat hati nya tersakiti dengan kalimat itu. Celin yakin tidak ada seorang perempuan yg menerima perkataan itu, karena cukup menyakitkan.
"Itu lagi beli makanan banyak banget"
Celin bangkit dari tempat duduk nya dan menghadap ke naufal.
"Bisa gk si diem. Kan gue yg beli bukan lo"
"Enggak. Mending tadi lo gk usah olahraga sekalian" balas naufal
"Bodo amat"
Celin mengambil kanton plastik yg berada di tempat duduk, celin memutuskan untuk pulang saja. Ketika ingin melangkah tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan dan.
BRUKK...
celin terjatuh karena ulah sepatu nya, untung saja naufal gerak cepat untuk menangkap tubuh celin. Jadi ia tidak terjatuh ke tanah.
Mereka saling tatap celin mengalungkan tangan nya di pundak naufal sedangkan naufal melingkarkan tangan di pinggang ramping celin.
Banyak pasang mata yg melihat kejadian itu. Selang beberapa detik celin dan naufal tersadar dari kejadian itu, celin menjadi salah tingkah di depan naufal. Sedangkan jantung naufal berdetak tidak karuan.
Orang-orang yg tadi melihat kejadian itu sekarang sudah beraktifitas dengan kegiatan nya masing-masing.
"Makanya kalo make sepatu tali nya itu jangan lupa di iket" ucap naufal mengikat tali sepatu celin
"Iy.. Iya tad.. Di udah gue iket, mungkin lepas"
"Yaudah yuk pulang" ajak naufal
"Iya yuk"
Mereka berjalan bersama menuju rumah nya masing-masing sambil bercerita-cerita.
Celin sebenarnya masih merasa jantungnya belum netral sejak kejadian tadi di taman komplek. Ia merebahkan tubuh nya di kasur sambil membaca novel yg ia beli kemarin.
💗💗💗💗
Jangan lupa tinggalkan jejak
Vote and comment
Salam manis
@alyairpa
Maaf kalo cerita nya kurang jelas 😂
KAMU SEDANG MEMBACA
Fallin
Novela JuvenilSlow update Naufal dan celin adalah musuh bebuyutan, jika mereka bertemu ada saja hal-hal yang selalu di ributkan. Hingga rumah mereka berdekatan, naufal yang selalu jail terhadap celin membuat celin menjadi benci terhadap naufal. Namun hari demi ha...
