Semua cerita cinta itu indah, tapi gak ada satupun cerita cinta yang sempurna. Contohnya, ceritaku denganmu.
Main casts: Kim Doyoung (NCT)
: Jung Taehee (OC)
⚠️ bahasa cenderung baku.
⚠️ rated 17+
Start: 121118
End: 220619
Meskip...
Well, aku baru ngeh kalo aku salah nulis angka di chapter sblmnya. My bad, I'm sorry if you guys get confused 😂 and I need to inform you some things:
1. I think it's kinda late to tell you that this ff is rated 17+. Karena banyak adegan kissing, well mungkin kalian gak aneh sama adegan kissing. Tp seiring alur yg maju, akan ada konten2 dewasa (aku blm yakin buat nulis NC, dan sebenernya gak mau, tp kita liat nanti 😂).I WARN YOU. And don't worry about me bcs I actually am in the same age as Doyoung. Jadi, nanti akan ada peringatan di bagian awal chapter ttg konten ceritanya, baik dari segi materi atau adegan. Jd buat yg masih underage, aku harap kalian cukup bijak buat gak baca kalo nemuin peringatan itu.
2. Aku ganti cover, tp tidak dgn judulnya. Karena setelah direnungkan (bhaks!), sepertinya judulnya ttp nyambung sama ceritanya. You can find it out when the story is ended (I hope you can). Dan aku berusaha buat bikin cerita ini sebaik mungkin, entah sampai atau tidak, tp aku harap kalian bisa mengambil sesuatu yg baik (?) dari ff ini.
3. I'M STILL WAITING FOR YOUR KINDNESS TO GIMME FEEDBACK. Aku tuh mau tau pendapat readersku ttg ff ini :( tp kalo msh pada fine2nya sama ceritanya (no comment), yaudah ttp aku lanjutin sesuai rencana aku. Karena aku nulis ini jg motivasinya cuma karena spontan, dan lg dpt inspirasi aja.
That's all what I want to tell you rn, I hope you can also enjoy this chapter. Love you all 💚 -------
"I'm not mad, I just can't help myself. I'm sorry."
------- Hari minggu Taehee gak tenang. Besok mungkin bakal jadi salah satu hari terberatnya, soalnya dia sidang skripsi besok. Penderitaan dia bukan cuma tentang hapal-menghapal materi, tapi juga dosen penguji. Hari ini dia udah dikasih tahu salah satu dari dua nama pengujinya. Sialnya, salah satu penguji itu adalah penguji ter-killer yang ada di jurusannya. Seandainya sanggup, Taehee lebih milih lulus tahun depan aja, tapi pemikiran dia gak sedangkal itu.
Chat received!
From: Kak Doyoungie♡ Dek, km gapapa? Ibu km chat aku, katanya km nangis terus. Aku kesana ya?
Taehee gak balas chat Doyoung. Dia lagi males ngomong sama pacarnya itu, lebih tepatnya sama siapapun, bahkan sama ibunya. Dari hari sabtu Doyoung bahkan ngajak Taehee keluar buat refreshing, tapi Taehee sama sekali gak minat, moodnya jelek terus sejak H-7 sidang.
Ponsel Taehee berdering, ada telepon masuk dari Doyoung. Sayang, panggilan itu pun ditolak oleh Taehee. Dia benar-benar gak mau bicara sama cowok itu. Apalagi kalau inget Doyoung gak akan dateng ke sidang dia. Bukannya berharap sih, tapi Taehee cuma mau ada Doyoung di hari bersejarahnya atau... terberatnya.
Gak mau mikirin tentang Doyoung lagi, Taehee mutusin buat baca-baca materi. Selagi membaca materi, tanpa Taehee kehendaki air matanya berlinangan, bibirnya bergetar, dia menangis tanpa dia mengerti apa penyebabnya. Dia bener-bener kalut dan stress, tapi dia gak pernah sampai nangis gini cuma karena belajar.
Satu jam kemudian, seseorang mengetuk pintu kamar Taehee. Taehee gak ada niat buat bukain pintu, alhasil dia cuma menyahut kencang, "siapa? Aku lagi gak mau diganggu."
Hening, gak ada jawaban. Detik berikutnya, ketukan pintu kembali terdengar.
"SIAPA SIH AH?! BU, TAEHEE KAN GAK MAU DIGANGGU!!!"
Tanpa perintah, orang dibalik pintu akhirnya membuka pintu kamar Taehee. "Halo, Toki Wangja disini."
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.