Yeri duduk di hadapan Taehee dengan tangan yang dilipat di depan dada. Cewek itu memandang Taehee dengan tatapan tak habis pikir. Temannya itu sudah menghabiskan dua gelas milkshake cokelat dan tiga buah double cheese burger. Taehee kemudian tiba-tiba tersedak, dengan cepat Yeri mengangsurkan lemon teanya pada temannya itu.
"Aku inget obsesi kamu dulu yang pingin nambah berat badan, apa masih sampe sekarang?" Yeri membuka kembali percakapan yang sempat terhenti.
Taehee dengan cepat mengangguk. "Eung, ku rasa aku akan terlihat jauh lebih seksi kalau aku sedikit lebih berisi." Jawab Taehee santai, setelah ia mengosongkan mulutnya.
Yeri hanya menggeleng sambil menahan tawa gelinya. "Ya! Kamu gak perlu menambah berat badanmu kalau hanya ingin terlihat seksi di depan kak Doyoung." Sanggah Yeri. Kemudian cewek itu melirik kanan dan kirinya, lalu memajukan tubuhnya ke depan Taehee. "Cukup gunakan lingerie seksi, or... go nude maybe?" Bisik cewek itu.
Taehee langsung menjauhkan tubuhnya. "Ya! Padahal aku cuma bercanda sedikit, kenapa kamu selalu menanggapinya dengan serius dan panjang??!"
"Astaga, wajahmu masih aja memerah kalau membahas hal seperti ini. Sekarang masih sore, jangan dulu dibayangkan." Larang Yeri sambil cekikikan.
Taehee gak menanggapi lagi ucapan Yeri, selain menyangga kepalanya dengan tangan di meja. Dia merasa kekenyangan dan pening. Perempuan itu mendesah, dia menyesal karena makan terlalu banyak.
"Gimana kehidupan pernikahanmu?" Tanya Yeri tiba-tiba. Cewek itu menatap sahabatnya lurus.
Taehee tersenyum kecil. "Menyenangkan. So far so good." Jawabnya. Lalu ia melihat Yeri yang sudah menopangkan dagunya di atas meja, siap mendengar cerita Taehee.
"Setelah aku menikah dengan kak Doyoung, aku tau bahwa aku memang menginginkannya. Setiap hari kami bercerita tentang apa yang kami lalui, well... ceritaku gak banyak karena aku masih tinggal di rumah aja, me-manage keluarga kecil kami.
"Kami masih suka bertengkar, bahkan hanya karena hal sepele." Taehee tertawa kecil saat mengingat pertengkaran mereka tadi pagi.
Jadi Doyoung hampir terlambat kerja. Karena masih mengantuk dan terburu-buru, Doyoung meletakan handuk basahnya begitu saja di atas kasur mereka. Taehee yang masih mengantuk juga akhirnya mengomel pada Doyoung, namun pertengkaran itu berakhir singkat saat Doyoung menyimpan handuknya dengan benar, lalu mencium kening Taehee sebelum berangkat.
"Tapi pertengkaran itu gak pernah berlangsung lama, baik aku atau dia, kami akan saling minta maaf dan memaafkan." Sambung Taehee, lalu ia kembali melanjutkan. "Kak Doyoung juga pernah mengomentari masakanku. Kamu tau Yer? Dia gak pernah sekalipun mengomentari masakanku, bahkan ketika aku sadar makananku gak enak. Dia hanya akan diam dengan piring makanan di depannya, tetap mencicipinya, sambil tersenyum."
Gelak tawa Yeri memotong cerita Taehee, cewek itu kemudian bertanya. "Dan kamu tetap membiarkan dia makan sampai habis? Kamu tega sekali, Taehee."
"Enggak lah. Jadi, waktu aku ikut coba masakanku, aku langsung ambil piring dia dan buang semua makanan itu. Sebenernya sedih sih, dia selalu makan makanan yang enak buatan ibunya, tapi di rumah kami, aku justru hampir meracuninya." Taehee melanjutkan ceritanya masih sambil tersenyum.
"Dan waktu aku mau ngasih masakan buatanku ke tetangga sebelah kami, dia menahanku. Saat itulah untuk pertama kalinya, dia berkomentar tentang masakanku. Dia bilang, masakanku waktu itu keasinan. Setelah aku coba lagi, ternyata dia benar. Dia juga bilang, 'lebih baik kita masak lagi? Atau mungkin beli? Aku gak mau mereka ngomentarin makanan kamu. Mereka mungkin akan terus mengungkitnya'."
"Kalian benar-benar membuatku iri." Gumam Yeri, ikut tersenyum senang.
"You'll find your own happiness someday, Yer. Trust me. Mungkin ceritamu nanti lebih manis dari punyaku." Balas Taehee, mencoba memotivasi.
YOU ARE READING
Good Guy or Stupid Guy? | END ✔
RomanceSemua cerita cinta itu indah, tapi gak ada satupun cerita cinta yang sempurna. Contohnya, ceritaku denganmu. Main casts: Kim Doyoung (NCT) : Jung Taehee (OC) ⚠️ bahasa cenderung baku. ⚠️ rated 17+ Start: 121118 End: 220619 Meskip...
