"You've got a way with words
You get me smiling even when it hurts
There's no way to measure what your love is worth
I can't believe the way you get through to me" - You've Got A Way
⚠
️️This chapter contains mature content. Please be a wise reader! Chapter ini boleh dilewati kalo kalian emang gak suka sama konten dewasa, gak akan terlalu berpengaruh ke chapter selanjutnya. I WARNED YOU!
-------
"Ini mungkin akan terasa menyakitkan." Gumam Doyoung.
Taehee mengangguk mengerti.
Tangan kiri Doyoung menumpu tubuhnya, sementara tangan kanannya mulai bergerak melepaskan satu persatu kancing piyama Taehee. Dia gak melepaskan pandangannya barang sedetik pun dari mata Taehee yang juga masih menatapnya dengan sorot redup. Setelah seluruh kancing piyama Taehee terlepas, Doyoung terdiam. Matanya mengamati tubuh Taehee yang terbaring pasrah di bawahnya.
"Kenapa diem?" Tanya Taehee dengan suara pelan.
"Kamu tau, kalo sekali aja kamu izinin aku buat nyentuh kamu, mungkin aku akan terus memintanya?"
"Hm, tau."
"Masih mau?"
Taehee mengangguk sambil menggigit kuku jempolnya.
Doyoung masih diam. Sejujurnya dia ragu. Dia takut Taehee menyesal, atau dia sendiri yang menyesal karena telah melakukan ini pada Taehee. Biar bagaimana pun, dia gak mau melakukan kesalahan hanya karena nafsunya semata.
"Kak, kenapa diem aja sih? Gak mau?" Tanya Taehee lagi, kali ini suaranya agak meninggi.
"Bukan gitu. Aku cuma takut kamu... menyesal."
Taehee diam. "Kamu berniat buat bikin aku menyesal?"
Doyoung menggeleng. "Ya enggak."
"Ya udah, selesai kan masalahnya?"
Doyoung mengangguk. Namun setelah itu, mereka masih tetap diam.
"Ah, udah deh. Gak usah dilanjut. Suasananya udah gak mendukung. Aku udah gak mood." Gerutu Taehee. Dia mendudukan dirinya lalu mengancingkan kembali piyamanya dengan cepat, sebelum kembali berbaring memunggungi Doyoung.
Doyoung tergelak melihat Taehee yang begitu kesal. Entahlah, Doyoung gak tahu harus merasa bagaimana saat tahu bahwa Taehee merajuk karena gagal disentuh olehnya. Bukan, sungguh bukan karena Doyoung gak mau, dia hanya masih sibuk berpikir dan mempertimbangkan semuanya kalau sampai dia dan Taehee benar-benar bertindak sejauh itu.
"Taehee-ya, kamu marah?" Doyoung merasa perlu bertanya.
Taehee gak menjawab.
"Dek,"
"Jung Taehee..."
"Sayang..."
"Udah tidur ya?"
"Dek, a--"
"Apa sih, kak?! Berisik banget. Semuanya aja berisik!" Hardik Taehee kesal. Dia lantas berdiri dan berjalan tergesa menuju pintu.
"Dek, mau kemana?" Tanya Doyoung, menahan lengan Taehee yang sudah memegang gagang pintu.
"Ke kamar sebelah. Mau aku gedorin pintunya supaya mereka diem."
Doyoung tergelak. "Hey, ngapain sih? Udah, biarin aja."
"Yaa tapi aku gak bisa tidur." Gerutu Taehee, serius dengan ucapannya. Suara dari kamar sebelah itu benar-benar mengusik pikirannya, bagaimana dia bisa tidur nyenyak dalam situasi begini?
YOU ARE READING
Good Guy or Stupid Guy? | END ✔
RomanceSemua cerita cinta itu indah, tapi gak ada satupun cerita cinta yang sempurna. Contohnya, ceritaku denganmu. Main casts: Kim Doyoung (NCT) : Jung Taehee (OC) ⚠️ bahasa cenderung baku. ⚠️ rated 17+ Start: 121118 End: 220619 Meskip...
