Jalan atau kencan?

834 57 5
                                        


Entah kenapa aku merasa takut kehilanganmu padahal kamu ada dihadapanku saat ini, apakah ini yang namanya cinta?

***

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

Di hari minggu yang cerah ceria ini, Teo sudah bangun tidur bahkan sejak subuh ia sudah bangun. Teo sedang bersiap untuk kencan pertamanya bersama Salsa, Iya Teo memang menganggap hari ini adalah kencan pertama mereka. Ia tak peduli Salsa menganggapnya apa mungkin saja gadis itu hanya menganggap bahwa ini hanya jalan biasa saja mungkin semacam hangout saja. Tapi karna kenarsisan Teo yang sudah tak tertolong ini, ia tetap saja menganggap hal ini sebagai kencan.

Teo merapikan rambutnya, menyisir rambut hitamnya lalu memakai pomad, intinya ia ingin terlihat rapi hari ini. Setelah selesai dengan rambutnya Teo menatap pantulan dirinya sendiri di dalam cermin. Ia sangat terlihat tampan dengan kaos putih polos yang tampak shirtless di tubuhnya juga celana jeans berwarna navy blue yang ia kenakan sangat terlihat serasi. Lalu ia mengambil snikersnya dan memakainya dengan cepat ia tak mau terlambat menjemput bidadarinya hari ini.

Teo keluar dari kamarnya dengan penampilan yang sudah rapi dan wangi membuat Ibu dan Ayahnya merasa sedikit heran, karna biasanya di hari minggu seperti ini Teo pasti belum bangun.

"Pagi Yah, Bu."ucap Teo sambil duduk di kursi ruang tamu.

"Kamu kesambet nak?"tanya Ayahnya.

"Ya ampun Yah anaknya rajin dibilang kesambet anaknya males diomelin gimana sih."

"Ya Ayah cuma aneh aja sama kamu tumben banget udah rapi gini."

"Iya biasanya juga kalo Ibu bangunin kamu gak mau bangun bilangnya mau hibernasi."

"Enggak dong soalnya hari ini aku mau jalan."

"Cieee anak Ayah udah tau perempuan sekarang."goda sang Ayah.

Ibunya tersenyum."Kamu mau jalan sama siapa?"

"Sama Salsa."ucapnya dengan santai.

Sang Ibu mengernyitkan dahinya."Salsa? Kamu gak takut ketahuan tante Rena?"

"Ya jangan sampe tante Rena tahu dong Bu."
"Ya udah Teo berangkat dulu ya Bu, Yah, Asalamualaikum."

Teo segera keluar dari rumahnya, ia sudah tidak sabar untuk bertemu Salsa hari ini.

Setelah itu Teo juga berpamitan kepada adik adiknya yang sedang bermain di pekarangan rumah."De Kak Teo pergi dulu ya."

"Iya Kak."balas kelima anak tersebut. 

********

Salsa sudah bersiap untuk pergi bersama Teo hari ini. Kali ini Salsa menggunakan kaos berwarna hitam polos yang ia masukan ke dalam hotpants berbahan jeans yang ia pakai. Tak lupa ia membawa jaket yang ia ikatkan di pinggangnya. Rambutnya yang panjang ia kepang satu, setelah selesai mengepang rambutnya Salsa memakai sepatu snikersnya.

My Boyfriend is a GhostTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang