Semuanya berawal dari sebuah kecelakaan yang dialami salsa, kecelakaan yang menghilangkan seluruh ingatanya. Bahkan ia sama sekali tidak bisa mengingat orang tuanya, dan semua kenangan masa kecilnya. Tidak hanya itu kecelakaan yang menimpanyapun mem...
Dulu, kehilanganmu adalah mimpi terburuk yang tak pernah ingin ku ingat lagi.
Tapi kini.....
Kehilanganmu adalah kenyataan terburuk tak pernah sanggup ku lalui.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku kasih bonus fotonya Teo takutnya ada yang kangen hehehe...
Warning!!! Part ini dapat menyebabkan perubahan mood yang cukup drastis.
***
"Jadi mamah dalang dibalik semua ini, dia yang ngelarang kamu buat nemuin aku?"tanya Salsa masih tak percaya dengan apa yang baru saja Teo ceritakan.
Teo tak bersuara dia hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Aku gak habis pikir."
Salsa tak menyangka bahwa mamanya seegois itu. Pantas saja mamanya itu selalu melarang Salsa untuk bertemu dengan Teo dan tak pernah membawa Salsa terapi untuk mnyembuhkan Amnesianya ternyata Renata memang tak mau Salsa sembuh.
Teo bangkit dari duduknya dan menarik tangan Salsa "Ayok."ajaknya
Salsa menatap Teo bingung. "Apa?"
"Kita pulang, ini udah malem."ucap Teo.
Salsa menggeleng.
"Kamu hdah janji loh ya."ujar Teo.
Salsa kembali menggeleng."Tapi aku gak mau pulang."
"Nanti orang tua kamu khawatir."ujar Teo.
"Mereka bukan orang---"
"Jangan ngomong gitu."sergah Teo.
Salsa bangkit dari duduknya lalu menatap Teo lekat."Tapi aku beneran belum siap pulang ke rumah."
"Terus kamu mau ke mana sekarang?"
Salsa terdiam, benar juga apa yang Teo katakan jika tidak pulang ke rumah lalu dia mau pergi kemana larut malam begini."Aku inget."ucap Salsa tiba tiba.
"Hm?"
"Kamu masih punya satu janji sama aku."ucapnya
"Kamu udah janji kalo ingatan aku udah balik, kamu bakalan ceritain kenapa roh kamu bisa keluar dari tubuh."ucapnya lalu tersenyum.
Seketika raut wajah Teo berubah, ia bahkan sudah lupa akan janji itu. Teo pikir Salsa juga sudah melupakan hal itu, sekarang tak ada pilihan lain selain memberitahu Salsa yang sebenarnya."Oh itu."