"Kak Junmyeoooon." Teriak gue ke speaker handphone.
"Kenapa? Kok kayak yang seneng gitu?" Kata Kak Junmyeon dari balik handphone.
"Emang lagi seneng. Hehe."
Sekarang gue lagi ada di apartemen gue. Gue pulang pagi-pagi sebelum Nara bangun, karena gue baru inget kalau hari ini ada janji sama Hyeji dan Ten untuk sarapan bareng.
Jadi, sebelum Nara bangun dan melarang gue pergi, gue pergi duluan. Maafin mama ya Nara, nanti mama balik lagi kok habis sarapan :(
"Kenapa tuh?"
"Jangan kaget tapi."
"Nggak. Cepetan."
"Aku jadian sama Jaehyun."
"BOHONG."
"Beneran, kok kayak nggak percaya gitu?"
"Serius kamu nerima dia? Aku kira kamu bakal nolak dia loh."
"Serius. Kenapa Kak Junmyeon mikirnya aku bakal nolak dia?"
"Soalnya, dia... duda?" Nadanya kedengeran kalau Kak Junmyeon sedikit ragu.
"Yaaa itu sih aku gak masalah." Karena gue emang nggak mempermasalahkan hal itu.
"Terus kenapa Kak Junmyeon ngiranya aku bohong?" Lanjut gue.
"Karena tipe kamu bukan cowok kayak Jaehyun, Sunhee."
"Udah capek aku nyari cowok yang sesuai sama tipe aku."
"Hahahaha." Kak Junmyeon hanya ketawa. Lalu ada jeda beberapa detik sebelum dia melanjutkan ucapannya. "Selamat ya, adikku sayang. Kamu dan Jaehyun sama-sama beruntung menemukan satu sama lain."
"'Makasih, tapi kenapa?"
"Jaehyun cerita nggak tentang masa lalunya?"
"Yang dia sempet break down?"
"Iya, itu."
"Cerita. Kenapa?"
"Ya menurut kakak sih, dia udah melewati berbagai rintangan dalam hidup walaupun belum banyak. Tapi pengalamannya udah banyak. Jaehyun juga orang yang dewasa, mikirnya jauh nggak dangkal kayak mantan-mantan kamu. Terus orangnya setia, kamu tau kan dari lama dia udah mau nyoba deketin kamu tapi timing-nya selalu gak pas? Kakak suka orang kayak Jaehyun, dia orang baik. Kakak bisa percayain kamu deh intinya ke Jaehyun. Sedangkan Jaehyun beruntung dapet kamu, karena kamu adalah Sunhee. Adik kakak yang pinter, pemberani, suka anak kecil, nggak takut mengambil keputusan, dan cerdas?"
"Kok ngomong cerdasnya kayak yang ragu."
"Soalnya kecerdasan kamu emang diragukan???"
"Kak, tau nggak 2 hari yang lalu Jungwoo kena lempar sandal yang aku pake karena dia ngomongnya ngasal. Kak Junmyeon mau jadi korban selanjutnya?"
"Ih mau banget dong!" Nadanya malah kedengeran girang, emang ngeselin punya kakak macem Kim Junmyeon, tapi walaupun ngeselin, dia ngangenin.
"Bentar aku mau google dulu cara melempar sandal secara virtual."
"Oke, ditungguin ya."
Nyebelin kan?
———————
"JADI LO UDAH RESMI SAMA DOKTER JUNG?" Lagi-lagi Hyeji teriak waktu gue bilang ke dia gue sama Jaehyun resmi menjalin hubungan.
Gue lagi sarapan di cafe di daerah Seongbuk-Dong. Biar gak jauh-jauh banget, Ten juga tinggalnya kan di gedung apartemen yang sama kayak gue. Jadi mau gak mau Hyeji yang ke daerah gue. 2:1 cuy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
