"Serius kok pah. Serius banget." Papa langsung senyum begitu mendengar ucapan Jaehyun.
Waduh, perasaan gue gak karuan nih.
"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri?" Tanya mama ke gue. Otomatis semuanya ngeliat ke gue.
"H-hah? Emang aku senyum-senyum? Salah liat kali."Gue berusaha mengelak.
"Bilang aja kali kalau seneng." Mama tuh kenapa ya, jangan depan Jaehyun dong ngomongnya ㅠㅡㅠ
"Cieeee seneng uhuyyy." Jungwoo lagi pake ikut-ikutan ceng-cengin.
"Emang gak boleh seneng?!" Protes gue ke Jungwoo. Ya abis, kan gue udah malu banget ketauan lagi senyum-senyum sendiri gara-gara ucapn Jaehyun barusan.
"Sunhee, Jaehyun." Panggilan papa berhasil membuat satu meja diam dan memperhatikan papa gue yang lagi menatap gue serius.
"Kenapa pa?" Gue menatapnya dengan serius juga. Sama dengan Jaehyun yang lagi menatap papa.
"Papa restuin hubungan kalian."
———————
"Mah, pah! Makasih ya makan malemnya. Hehehe." Kata Jaehyun sambil salam ke mama dan papa lalu memeluk Jungwoo.
"Sama-sama. Hati-hati ya pulangnya! Jaehyun, nyetirnya jangan ngebut. Incesnya bos besar yang kamu setirin." Mama menepuk pundak Jaehyun pelan. Layaknya ibu-ibu ke anaknya aja kayak gimana.
"Aku kan ma maksudnya?" Siapa lagi kalau bukan gue? Incesnya papa ^^
"Bukan lah, incesnya papa sekarang Nara." Jawab papa sambil berjongkok biar sejajar wajahnya dengan Nara.
"Yah Jaeeee, aku jadi kedua. Huhuhuhu." Gue pura-pura nangis. Tapi Jaehyun bukannya gimana malah nepuk pundak gue sambil senyum maksa.
"Sabar ya, pacar aku juga naro Nara di urutan kesayangannya yang pertama. Nggak enak kan jadi yang kedua?" Dia nyindir gue itu, soalnya tadi sore gue bilang kalau kesayangan gue nomor 1 itu Nara, sedangkan Jaehyun nomor 2.
"Makasih Jae atas dukungan dan semangatnya. I really appreciate it." Kata gue ke Jaehyun dengan sarkas.
"Sama-sama loh."
"Mah, pah, Woo, aku pulang dulu yaaa." Sekarang giliran gue yang pamit dan pelukan sama mereka.
"Hati-hati! Oh iya, 3 hari lagi mama, papa, sama Jungwoo mau ke New York. Mau ke Junmyeon, kasian udah lama gak mama samperin. Heechul juga mau ke New York tuh 2 minggu. Kamu mau ikut nggak?" Tanya mama ke gue. Hmm New York, udah lama gue gak kesana.
"Jae, mau nggak ke New York?" Gue nanya Jaehyun dulu. Siapa tau kan dia mau ikut liburan?
"Kapan?" Sambil ngeliat ke gue dan mama.
"Mama, papa, sama Jungwoo sih berangkatnya 3 hari lagi. Kalian mau ikut?"
"Jaehyun sih ayok aja mah. Udah lama juga nggak ketemu sama Junmyeon sama Kak Heechul." Wuidiiiii langsung ayok-ayok aja nih.
"Kamu mau kan?" Sekarang Jaehyun nanya ke gue.
"Aku mau, kangen sama Kak Junmyeon sama Kak Heechul. Udah hampir setengah tahun gak ketemu."
"Yaudah Jaehyun, Sunhee, sama Nara ikut mah. Tapi kayaknya baru bisa berangkat 4 hari lagi, sehari setelah mama, papa, sama Jungwoo berangkat."
"Loh kenapa?" Gue menatap Jaehyun heran.
"Aku ada jadwal operasi 3 hari lagi, jadi kita berangkat sehari setelahnya ya?" Jaehyun menatap gue lembut.
"Oooh, yaudah it's okay." Gue mengangguk pelan.
"Tiketnya mau mama beliin apa gimana?" Tanya mama lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fiksi Penggemar[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
