"Sunhee, Sunhee." Jaehyun membangunkan gue dari tidur gue. Padahal gue tidur baru bentar.
"Kenapa?" Tanya gue setengah tidur. Mata gue setengah terbuka karena ngantuk banget, dan gue melihat Jaehyun udah gak pake baju tidurnya. Malah dia ganti jadi sweater dan jas. Jaehyun mau kemana tengah malem gini?
"Ini jam berapa?" Tanya gue.
"Jam 2 pagi." Kata Jaehyun yang sekarang duduk di pinggir kasur gue.
"Kamu mau kemana?"
"Aku harus ke rumah sakit. Ada pasien VIP yang kecelakaan. Lututnya cedera, jadi aku harus kesana buat operasi dia. Kamu tunggu disini ya? Nanti aku usahain sebelum jam 9 aku udah pulang." Jelasnya.
Gue bangun dari tidur gue.
"Yaudah, hati-hati ya." Gue senyum ke dia.
"Makasih. Sama..." suaranya mengecil.
"Kenapa?"
"Aku mau peluk kamu sama kiss kamu biar aku semangat." Gue langsung ketawa setelah mendengar permintaan Jaehyun. Kayak anak-anak permintaannya.
"Peluk boleh, tapi kalau kiss nggak deh."
"Kenapa kiss nggak boleh?" Jaehyun mengernyitkan dahinya dan menatap gue sedih.
"Aku belum gosok gigi. Aku ngiler tadi."
"Gak apa-apa! Mau kamu ngiler sebanyak apapun, dan bikin pulau seluas apapun aku tetep suka sama kamu kok!" Ucapannya barusan berhasil membuat gue memukul lengannya pelan.
"Peluk aja sini." Gue menarik Jaehyun paksa kedalam pelukan gue. Tapi langsung dia bales pelukan gue.
"Doain ya, operasinya lancar." Ucapnya.
"Aku doain." Jaehyun pun melepaskan pelukannya. Tapi sebelum dia berdiri gue mengecup dia dulu. Kan katanya gak apa-apa gue bau iler juga.
"Sunhee, kamu kenapa sih suka nyium tiba-tiba?"
"The best things happen unexpectedly."
"Bener juga. Aku jadi semangat banget nih! Aku pergi ya." Jaehyun pamit ke gue dan mengecup kepala gue sebelum dia bener-bener keluar kamar gue dan pergi ke rumah sakit.
———————
Tidur gue dibangunkan oleh Nara yang ikut berbaring disebelah gue dan mencium pipi gue berkali-kali.
"Mamaaa." Ucapnya.
"Good morning sayangnya mama." Kata gue sambil melihat ke Nara dan mengelus rambutnya.
"Good molning mama."
"Gimana tidurnya enak?" Tanya gue ke Nara sambil merapikan rambutnya.
"Enaaaak." Jawabnya dengan girang.
Setelah itu gue langsung mengecek jam yang ada di meja disebelah kasur. Waktu udah menunjukan pukul 06:30, masih pagi. Tapi Nara udah bangun.
Oh iya, sekolahnya Nara udah libur ya. Begitu pun dengan kerjaan gue. Cuma Jaehyun aja yang masih harus kerja sampe lusa. Besok juga rencananya pembagian rapot di sekolahnya Nara.
"Mama, Naya mau ke Neyu."
Nara memanggil mama gue dengan sebutan Neyu. Sebenernya agak aneh didengernya, pokoknya gue gak akan lagi-lagi ngikutin saran Jungwoo. Abis suka aneh-aneh dia kalau ngasih saran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
