10. Nightmare

67.5K 8K 407
                                        

Mendengar gue setuju dengan Jaehyun, dia hanya tersenyum ke arah gue.

"Makasih ya." Ucapnya.

"Buat?"

"Setuju sama saya."

"Hahaha, mau gimana lagi? There's no turning back."

Sebenernya ada beberapa hal yang masih gue gak ngerti. Kenapa Jaehyun mau menceritakan kehidupan atau pengalaman privasinya? Walaupun sekarang gue tau, Jaehyun udah tau gue dari jaman dia masih kerja di Rumah Sakit Boston, tapi kan kita ketemu baru seminggu.

Kenapa dia begitu percaya ke gue? Terus darimana dia tau gue itu adiknya kak Junmyeon dan kak Heechul?

Karena gue orangnya kalau belum mendapatkan jawaban gak bisa tidur, gue akhirnya memutuskan untuk nanya lagi ke Jaehyun.

"Jaehyun." Panggil gue dengan volume suara yang pelan.

Jaehyun menatap gue dengan mata ngantuknya itu tapi walaupun ngantuk, tatapannya masih bisa membut orang dag dig dug sendiri.
"Kenapa?"

"Mau nanya lagi, tapi kamu kayaknya udah ngantuk."

Yang tadinya nyender ke kursi, Jaehyun mencondongkan badannya ke depan.
"Tanya aja, daripada gak bisa tidur."

Dia kok tau gue gak bisa tidur kalau masih penasaran? Apa Jaehyun cenayang?

"Hmm oke." Kata gue sebelum kembali menyerangnya dengan pertanyaan.
"Kamu kenapa mau cerita tentang privasi kamu ke saya? You don't know me that well, you never saw me before until a week ago, I guess? Tapi kenapa kamu cerita tentang kehidupan privasi kamu ke orang yang baru kamu temui untuk ketiga kalinya? Gak masuk akal menurut saya."

"Sunhee, sebelumnya kan saya bilang, saya percaya kamu orang baik."

"Atas dasar apa kamu menilai saya?" Gue gak marah. Cuma pengen tau aja kenapa Jaehyun bisa menilai gue sebagai orang yang berperilaku 'baik'.

"I met your brothers. Saya ketemu Junmyeon sering waktu saya masih di Amerika. Ketemu kak Heechul cuma 3 sampai 4 kali, itu juga karena dia ada kerjaan di Amerika saat itu."

Gue masih mendengarkan dia berbicara, gue yakin masih ada lanjutannya.

"Waktu saya ketemu mereka, mereka sering banget ceritain kamu sama adik kamu, Jungwoo. Kakak kamu, terutama Junmyeon, kalau nyeritain kamu kayak bangga banget. Saya bisa liat dari matanya waktu dia cerita tentang kamu. Sering banget muji kalau kamu selalu mendapatkan penghargaan dokter anak terbaik di tingkat internasional maupun nasional."

Gue sama kak Junmyeon emang deket sih, karena dibanding kak Heechul sama Jungwoo, gue lebih deket ke kak Junmyeon. Mungkin usia kita yang gak berbeda jauh? Usianya sama kayak Jaehyun sekarang, 29 tahun. Kak Heechul 31 tahun dan Jungwoo, 20 tahun. Dari kecil kak Junmyeon juga yang sering ngejagain gue.

"Dia juga cerita kamu suka anak-anak dan gak tegaan orangnya. Junmyeon cerita waktu itu ada anak jalanan yang keujanan di deket apartemen kamu. Terus kamu ajak masuk ke dalem dan kasih dia makan." Masih melanjutkan ucapan sebelumnya.

Tatapan gue masih fokus ke Jaehyun yang lagi memainkan cangkir kopinya. Padahal kopinya udah abis.

"Dari situ ada sedikit rasa kagum saya ke kamu. Kamu orangnya baik, padahal kamu nggak kenal anaknya kan?" Gue menggeleng.

"Mereka juga ngasih liat foto kalian berempat, makanya saya tau kamu itu adiknya mereka karena Heechul ngasih liat foto kalian waktu liburan dimana tuh? Positano, Italy? Sebelum saya ke Seoul juga, Junmyeon bilang kalau saya seandainya membutuhkan dokter anak untuk Nara, katanya dia bisa telfonin kamu. Soalnya kan saya gak punya banyak kenalan dokter di Seoul. Dan saya gak bisa percayain Nara ke siapa pun kecuali saya udah tau orang itu."

Dr. Jung | Jung JaehyunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang